Sukses

Mengenal Jenis Kekambuhan Kanker dan Penanganannya

Waspada, kondisi kanker kambuh bisa terjadi. Berikut ini jenis-jenis kekambuhan kanker yang perlu Anda pahami dan perawatannya.

Kondisi kanker kambuh menjadi sebuah mmok bagi para penyintas kanker. Meski sudah dinyatakan sembuh, kekambuhan kanker bisa saja terjadi. Kekambuhan yang terjadi pun bisa sangat bervariasi, misalnya dari jenis dan stadium. 

Mengapa kanker bisa muncul kembali? Dokter Astrid Wulan Kusumoastuti menjelaskan, “Kekambuhan kanker bisa terjadi akibat adanya sel kanker yang tersisa setelah perawatan.”

“Namun perlu diingat, kekambuhan ini berbeda dengan second cancer. Second cancer merupakan jenis kanker berbeda dari yang pertama. Kondisi ini bukan kambuh, melainkan kanker baru,” tambahnya.

Artikel lainnya: Baking Soda Bisa Atasi Kanker, Benarkah?

1 dari 3 halaman

Jenis Kekambuhan Kanker

Kanker yang kambuh bisa kembali muncul di tempat yang sama. Jika kanker ditemukan lagi setelah Anda dirawat untuk satu jenis kanker, maka tes akan dilakukan untuk melihat apakah kanker tersebut merupakan jenis yang sama atau justru jenis baru (second cancer). 

Menurut American Cancer Society, jenis-jenis kekambuhan kanker terdiri dari: 

  1. Kekambuhan Lokal 

Kanker telah kembali di tempat yang sama seperti pertama kali muncul. 

  1. Kekambuhan Regional

Sel kanker muncul di kelenjar getah bening dekat lokasi kanker pertama muncul.

  1. Distant Recurrence 

Distant recurrence atau kekambuhan jauh berarti kanker kembali di bagian lain pada tubuh. Lokasinya agak jauh dari tempat pertama muncul. Sering kali, kanker terdapat di paru-paru, hati, tulang, atau otak. 

Agar lebih memahami kondisi kekambuhan kanker, terdapat beberapa istilah lainnya yang perlu diketahui. Dilansir dari Very Well Health, berikut rinciannya: 

  • Remisi: Dalam kondisi ini, penyakit kanker dinyatakan “menghilang”, bukan sembuh. 

Ada dua jenis remisi. Remisi lengkap berarti kanker tidak terdeteksi melalui pemeriksaan fisik, pencitraan (imaging), atau tes laboratorium. Sedangkan, remisi parsial artinya kanker masih dapat dideteksi tetapi ukurannya mengecil. 

  • Penyakit metastatik: Mengacu pada penyebaran sel kanker dari lokasi aslinya ke bagian lain. 
  • Progersi: Kanker memburuk atau telah menyebar setelah perawatan. Banyak ahli onkologi percaya, kanker yang kambuh dalam waktu 3 bulan merupakan perkembangan, bukan kekambuhan.
  • Respons parsial: Tumor berkurang setidaknya 30 persen dari ukurannya, lalu masih dapat dideteksi dan belum hilang sepenuhnya. Kondisi ini juga disebut regresi parsial.
  • Penyakit stabil (statis): Tumor tidak banyak berubah. Hal ini juga dapat mengartikan bahwa tidak ada tumor baru dan belum menyebar ke bagian lain. 

Artikel lainnya: Potensi Daun Kelor untuk Atasi Penyakit Kanker

2 dari 3 halaman

Pencegahan Kanker Kambuh

Pengobatan untuk kanker berulang tergantung dari beberapa faktor, misalnya jenis kekambuhan, berapa lama waktu telah berlalu sejak pengobatan awal, lokasi perkembangan baru, dan kesehatan pasien secara keseluruhan.

Cara mencegah kanker kambuh bisa dilakukan dengan minum obat yang sudah dianjurkan dokter secara rutin. 

Selain itu, terapkan pola hidup sehat. Makan makanan bergizi, hindari rokok dan alkohol, kelola stres, serta cukupi waktu tidur.

Bila ingin tanya lebih lanjut seputar pengobatan kanker, konsultasi ke dokter onkologi lewat Live Chat.

(FR/JKT)

0 Komentar

Belum ada komentar