Sukses

Cara Melatih Anak agar Lebih Bertanggung Jawab

Semua orangtua berharap anaknya tumbuh dengan rasa tanggung jawab yang tinggi. Namun bagaimana cara melatih tanggung jawab pada anak? Berikut tipsnya.

Sedari dini, orang tua perlu mengajarkan perilaku bertanggung jawab kepada anak-anaknya. Hal tersebut penting agar si kecil tidak bertindak sembrono dan berperilaku sesuka hati di masa depannya. 

Hal yang pertama perlu dilakukan, seperti dijelaskan oleh psikolog Ikhsan Bella Persada, M.Psi., jelaskan dulu apa itu arti tanggung jawab. 

“Orang tua perlu memastikan dulu anak paham (apa itu tanggung jawab). Coba gunakan kata-kata atau bahasa yang sesuai dengan usia anak atau mudah dipahami,” kata Ikhsan.

Artikel lainnya: Dampak Buruk Memarahi Anak di Depan Umum

Selanjutnya, berikut beberapa cara melatih tanggung jawab pada anak:

1 dari 4 halaman

1. Mengajarkan Dengan Memberi Contoh

Dijelaskan oleh Ikhsan, cara mengajarkan tanggung jawab pada anak tidak bisa hanya melalui kata-kata. Orangtua harus terlebih dulu memberikan contoh nyata.

Contohnya, jika Anda ingin mereka menepati janjinya, maka tepati dulu janji yang telah Anda buat. Contoh lainnya, jika Anda ingin mereka mengendalikan amarahnya, berikan contoh Anda juga dapat mengendalikan emosi Anda.

Gunakan teknik pernapasan dan menjauhlah saat Anda merasa kesal. Katakan sejujurnya pada anak, jika Anda butuh waktu untuk menenangkan diri saat sedang emosi.

Dengan itu, anak akan melihat bagaimana cara memperlakukan orang lain dalam urusan menepati janji, mengendalikan amarah, dan bersikap saat marah. Ingatlah, anak bagai sebuah cermin yang akan meniru apa yang Anda lakukan. 

2. Libatkan Anak dalam Pekerjaan Rumah

Untuk melatih rasa tanggung jawab anak, orang tua dapat mengajak anak berpartisipasi dalam pekerjaan di rumah.

Misalnya, ajak dia merapikan tempat tidur, membersihkan kamar, mencuci piring, memberi makan kucing, atau merapikan meja belajarnya. 

Artikel lainnya: Pilihan Aktivitas untuk Melatih Kemampuan Menulis Anak

2 dari 4 halaman

3. Tingkatkan Tanggung Jawab Anak Sesuai Usianya

Menurut Ikhsan, orang tua juga perlu mempertimbangkan kemampuan anak saat memberikan tugas padanya. Misalnya, seorang anak berusia 5 tahun tidak dapat mencuci piring tanpa menjatuhkan atau memecahkannya.

Cobalah beri anak peran lebih yang disesuaikan dengan usianya, supaya mereka bisa semakin mengembangkan tanggung jawabnya. Misalnya, sebelumnya Anda menugaskannya merapikan mainan, seiring bertambahnya usia Anak bisa diberi tanggung jawab menyiram tanaman.

“Kegiatan untuk melatih tanggung jawab anak bisa seperti membersihkan rumah. Merawat tanaman dari bibit sampai tumbuh atau memelihara binatang juga bisa bantu anak untuk mengembangkan tanggung jawabnya,” ucap Ikhsan.

4. Beri Anak Pujian Saat Menyelesaikan Tugasnya

Jangan lupa untuk memberikan ucapan terima kasih saat mereka menyelesaikan pekerjaannya. Jangan juga sungkan untuk memberi pujian saat mereka berhasil mengerjakan pekerjaan dengan baik.

“Beri pujian ketika anak berhasil menjalankan tanggung jawabnya. Misalnya, saat habis main anak langsung merapikan mainannya. Orang tua bisa berikan pujian dengan mengatakan anak yang pintar atau memeluknya,” kata Ikhsan.

5. Ingatkan soal Konsekuensi

Tanggung jawab tak bisa jauh-jauh dari konsekuensi dan risiko. Itu sebabnya, jelaskan akibat yang bisa muncul jika sesuatu tidak atau abai mereka lakukan.

Misalnya, jika lupa mengerjakan PR sekolah, anak akan dihukum oleh guru; atau jika terlambat memberi makan, hewan peliharaan bisa sakit. 

6. Percaya pada Kemampuan Anak

Biarkan anak Anda mencoba melakukan hal-hal baru. Misalnya, ketika si kecil mencoba Menyusun buku pelajarannya sendiri atau mengikat tali sepatunya sendiri.

Awasi kegiatan mereka. Jika tampaknya benar-benar kesulitan, tanyakan apakah mereka membutuhkan bantuan. Jika mereka mengatakan tidak, duduk dan biarkan mereka terus mencoba.

Artikel lainnya: Perlukah Anak Belajar Bahasa Kedua Sejak Dini?

3 dari 4 halaman

7. Sabar

Melatih Anak berperilaku bertanggung jawab butuh proses panjang. Itu sebabnya, orang tua dituntut untuk sabar dan memberikan waktu kepada anak untuk belajar menyelesaikan tugasnya.

8. Pastikan Kebutuhan Anak Terpenuhi

Anak-anak akan berperilaku lebih baik jika mereka cukup makan dan cukup istirahat. Oleh karena itu, orang tua perlu memastikan untuk memberikan makanan dengan gizi seimbang. Berikan juga waktu tidur yang cukup kepada anak. 

Itu dia cara-cara melatih tanggung jawab pada anak. Lakukan secara bertahap, sabar, dan berikan teladan. Bila masih saja kesulitan, tak ada salahnya berkonsultasi dengan psikolog anak.

Konsultasikan masalah kesehatan buah hati Anda dengan melalui layanan Live Chat dari aplikasi KlikDokter.

[HNS/JKT]

1 Komentar