Sukses

Makanan Sehat untuk Penderita Kanker Payudara

Penderita kanker payudara wajib menjaga pola makan sehari-hari. Ingin tahu apa saja makanan sehat untuk penderita kanker payudara? Simak faktanya di artikel berikut ini!

Penderita kanker payudara wajib menjalani pengobatan oleh dokter agar penyakitnya tidak semakin parah. Tidak cukup hanya dengan itu, mereka juga mesti mengonsumsi makanan yang tepat guna mendukung proses kesembuhan.

Faktanya, American Cancer Society mengatakan bahwa mengonsumsi makanan bernutrisi dapat membantu pasien kanker payudara terhindar dari efek samping pengobatan.

Selain itu, mengonsumsi makanan yang tepat selama mengalami kanker payudara juga dapat membantu meningkatkan energi dan menurunkan risiko perburukan kondisi.

Lantas, apa saja yang termasuk sebagai makanan untuk penderita kanker payudara? Berikut ini beberapa di antaranya:

1 dari 4 halaman

1. Buah dan Sayuran

Buah dan sayuran memiliki fitokimia antioksidan yang diduga memiliki sifat antikanker. Fitokimia adalah senyawa alami yang ditemukan pada tumbuhan, seperti buah-buahan, sayuran, dan biji-bijian. 

Selain itu, dr. Muhammad Iqbal Ramadhan juga mengatakan bahwa buah dan sayur juga punya kandungan antioksidan tinggi yang disebut flavonoid dan karotenoid.

Artikel Lainnya: Benarkah Santan Bisa Picu Kanker Payudara?

“Kedua senyawa tersebut dapat menangkal radikal bebas dan mencegah penyebaran sel kanker,” dr. Iqbal.

“Anda bisa menemukan kandungan tersebut pada buah beri, wortel, dan sayuran hijau,” sambungnya.

Menurut Johns Hopkins Medicine, pasien kanker payudara mesti menargetkan setidaknya 5 porsi buah dan sayuran per hari. 

Prioritaskan pula pada sayuran silangan, seperti brokoli, kembang kol, kangkung, dan kubis Brussel, karena tinggi senyawa fitokimia antioksidan.

2 dari 4 halaman

2. Protein Tanpa Lemak

Melansir Livestrong, profesor di Arizona State University, Christy Alexon, PhD, RD,  mengatakan bahwa sumber protein tanpa lemak yang berasal ikan dan unggas juga penting untuk diet sehat pada pasien kanker payudara. 

Menurut Christy Alexon, ikan juga secara alami mengandung asam lemak omega-3 yang tinggi. Senyawa tersebut penting untuk membantu menjaga massa otot, mendukung penyembuhan jaringan, dan mengatasi peradangan. 

Selain dari sumber hewani, Anda juga bisa mendapatkan asupan protein dari sumber nabati, seperti tahu, tempe, dan edamame. 

Berdasarkan ahli diet yang berspesialisasi dalam onkologi, Nicole Giller, kedelai tidak terbukti dapat meningkatkan risiko kanker. 

Sumber protein nabati ini justru aman dikonsumsi, dan disinyalir dapat mengurangi risiko kanker dan kekambuhannya. 

Artikel Lainnya: Mengenal Prosedur Mastektomi Ganda untuk Kanker Payudara

3 dari 4 halaman

3. Gandum Utuh

Gandum utuh mengandung karbohidrat kompleks, juga kaya akan fitokimia dan serat. Peningkatan asupan serat diduga bermanfaat untuk menurunkan sirkulasi estrogen pada pasien kanker payudara, yang pada gilirannya dapat membantu mencegah kekambuhan penyakit. 

Berdasarkan dr. Iqbal, kandungan serat dalam gandum utuh juga bisa melancarkan ekskresi estrogen dalam tubuh penderita kanker. 

Selain itu, kandungan fitokimia di dalamnya juga disinyalir dapat menurunkan risiko penyebaran sel kanker.

4. Lemak Sehat 

Lemak sehat atau tidak jenuh merupakan juga makanan untuk penderita kanker payudara. 

Asupan ini bisa menemukan pada beberapa jenis buah-buahan, seperti alpukat; dan makanan laut, seperti ikan. 

Asam lemak omega-3 yang berasal dari ikan bahkan dipercaya dapat menghambat pertumbuhan tumor pada payudara. 

Artikel Lainnya: Filler Payudara, Amankah dilakukan?

Di samping mengonsumsi makanan-makanan yang telah disebutkan, pasien kanker payudara juga sebaiknya asupan berasa manis, khususnya yang mengandung gula buatan.

Tak hanya itu, pasien kanker payudara juga tetap wajib menjalani pengobatan sesuai dengan prosedur yang telah ditetapkan oleh dokter. 

Karena pada dasarnya, makanan sehat untuk penderita kanker payudara hanya bersifat sebagai penunjang.

Memiliki pertanyaan seputar makanan untuk penderita kanker payudara? Ingin tahu fakta medis lain langsung dari ahlinya? 

Anda bisa berkonsultasi secara langsung kepada dokter melalui LiveChat 24 jam atau di aplikasi Klikdokter.

(NB/AYU)

0 Komentar

Belum ada komentar