Sukses

Mengenal Struktur Kulit Manusia

Selain dunia per-skincare-an, tak ada salahnya Anda Kenal lebih dalam tentang lapisan kulit manusia? Seperti apa anatominya, berikut penjelasannya.

Bicara soal organ, mungkin pikiran Anda langsung menuju ke jantung, paru-paru, ginjal, dan organ dalam lainnya. Namun, tahukah Anda bahwa kulit sebenarnya juga termasuk organ?

Bahkan, kulit menjadi organ terluas yang dimiliki manusia. Kulit juga terdiri atas beberapa lapisan atau struktur, sehingga mampu membungkus dan melindungi tubuh. 

Tiga lapisan kulit manusia yang utama, yakni epidermis, dermis, dan hipodermis. Folikel rambut dan batangnya, kelenjar minyak, kelenjar keringat, serta pembuluh darah hingga ujung saraf juga termasuk bagian kulit. Tetapi nama-nama yang disebutkan belakangan itu berada di dalam lapisan dermis.

Artikel lainnya: Manfaat Calendula untuk kesehatan kulit Anda

Detail dari masing-masing struktur kulit akan dijelaskan sebagai berikut. 

1 dari 4 halaman

1. Epidermis 

Anatomi kulit yang satu ini merupakan bagian yang letaknya paling luar. Jika Anda bertanya di mana pergantian sel kulit mati ke kulit baru, maka jawabannya adalah di lapisan epidermis.

Selain membentuk sel kulit baru, fungsi lapisan ini adalah memberi warna pada kulit. Yang tak kalah penting,  lapisan iini juga bertugas melindungi lapisan lain yang letaknya lebih dalam dari berbagai kuman dan suhu. 

Epidermis juga terdiri atas beberapa lapisan, yakni: 

  • Stratum korneum
  • Stratum lucidum
  • Stratum granulosum
  • Stratum spinosum
  • Stratum germinativum 

Lapisan-lapisan itulah yang nantinya akan memproduksi keratin serta lemak. Tiga sel lain yang berada di epidermis ialah melanosit (pemberi pigmen), langerhans (pertahanan), dan merkel (reseptor).

Artikel lainnya: Macam-macam Terapi Luka di Kulit yang Bisa Anda Pilih

2 dari 4 halaman

2. Dermis

Lanjut tepat ke struktur kulit lain yang terletak di bawah epidermis, yaitu dermis. Lapisan yang terdiri atas banyak kolagen ini merupakan bagian yang paling tebal karena berisi:

  • Folikel Rambut dan Batang Rambut

Folikel merupakan kantong kecil tempat tumbuhnya rambut di seluruh tubuh. Rambut membantu kita mengontrol suhu tubuh dengan mudah. Folikel juga terhubung dengan otot rambut kecil yang bisa berkontraksi, sehingga rambut bisa tegak ketika merinding. 

  • Kelenjar Minyak 

Kelenjar yang punya nama lain sebasea ini berfungsi untuk memproduksi sebum atau minyak untuk folikel rambut. Minyak ini akan melindungi batang rambut agar tidak kering.

  • Kelenjar Keringat

Sesuai dengan namanya, kelenjar yang satu ini memproduksi keringat. Ada dua jenis kelenjar keringat. Pertama, pertaekrin (kelenjar utama) yang terletak di dahi, telapak tangan, dan kaki. Fungsi kelenjar ini menjaga tekstur keringat agar tetap encer dan tak berbau. 

Adapun kelenjar keringat yang satunya lagi adalah apokrin. Meski bukan yang utama, ukuran kelenjar apokrin lebih besar. Kelenjar ini ada di area ketiak dan alat kelamin dan menghasilkan keringat yang lebih beraroma. 

  • Pembuluh Darah dan Ujung Saraf

Nutrisi dan oksigen di kulit dialirkan oleh pembuluh darah. Bagian ini juga akan membantu kulit mengeluarkan kotoran dan karbon dioksida.

Di sisi lain, tugas ujung saraf adalah merasakan sensasi nyeri, sentuhan, gatal, dingin, hingga terbakar.

3 dari 4 halaman

3. Hipodermis 

Lapisan kulit manusia yang terakhir adalah hipodermis atau lapisan subkutan. Hipodermis terletak paling bawah dan paling dalam.

Bagian ini memiliki jaringan penghubung, jaringan lemak, dan elastin, yakni sejenis protein yang membantu jaringan kulit tetap elastis usai meregang. 

Artikel lainnya: Mau Kulit Lebih Kencang? Coba Lakukan Treatment HIFU

Lapisan lemak dalam hipodermis berfungsi melindungi tubuh dari suhu dingin dan panas. Lapisan tersebut akan menyimpan cadangan energi. Lemak  juga berfungsi menjadi bantalan yang mampu mencegah cedera serta melindungi organ dalam, termasuk otot dan tulang.

Tak cuma dermis, hipodermis rupanya juga memiliki banyak pembuluh darah. 

Sementara itu, dr. Devia Irine Putri juga menjelaskan bahwa dua di antara tiga lapisan ini menjadi lokasi terjadinya penyakit kulit. “Ya, jika seseorang terkena penyakit kulit, biasanya, lapisan yang terganggu adalah epidermis atau dermisnya,” ujarnya.

Penyakit yang menyerang struktur kulit manusia biasanya tidak mematikan. Namun, hal tersebut sangat bisa menimbulkan ketidaknyamanan dan menurunkan kualitas hidup. Selalu jaga kebersihan dan kelembapannya agar kesehatan kulit Anda tidak terganggu. 

Masih ada pertanyaan seputar kesehatan kulit? Jangan sungkan untuk berkonsultasi pada dokter kami lewat fitur Live Chat di aplikasi KlikDokter. 

[HNS/JKT]

0 Komentar

Belum ada komentar