Sukses

Manfaat Istimewa Daun Kratom bagi Kesehatan

Mungkin daun kratom terdengar masih asing di telinga Anda. Namun, ada banyak manfaat daun kratom bagi kesehatan, lho! Apa saja, sih?

Pernah mendengar tentang daun kratom? Pohon tropis yang masuk dalam famili kopi ini banyak tumbuh di Indonesia, Malaysia, Thailand, hingga wilayah Asia Selatan. Di Indonesia, daun hijau ini dikenal dengan nama daun purik ataupun ketum. 

Tanaman dengan nama latin Mitragyna speciosa ini biasa dikeringkan dan diseduh sebagai teh. Terkadang, ekstrak daun ketum dijual sebagai suplemen. Oleh beberapa orang, daun kratom kering juga sering diisap seperti tembakau.

Bagi kesehatan, daun ini juga kerap dipakai untuk mengatasi keluhan dan penyakit tertentu. Untuk mengetahui manfaat daun kratom lainnya, simak di artikel ini.

1 dari 3 halaman

Manfaat Daun Kratom

Sebelum membahas khasiat daun kratom lebih jauh, kita bahas dulu kandungannya. Dua kandungan yang paling aktif dari daun kratom adalah mitragynine dan 7-hydroxymitragynine

Dengan kandungan itu, berikut manfaat daun kratom:

1. Meredakan Rasa Nyeri

Ada tiga varietas daun kratom berbeda, yakni varietas vena putih, vena hijau, dan vena merah. Meski berbeda, semuanya adalah pereda nyeri kronis yang efektif.  

Senyawa 7-hydroxymitragynine di dalam daun kratom bahkan diketahui 13 kali lebih kuat daripada morfin.

Artikel lainnya: Manfaat Daun Pegagan untuk Kesehatan Tubuh

2. Meningkatkan Libido

Dinukil dari WebMD, kratom sudah diteliti sebagai suplemen peningkat hasrat seksual yang potensial.

Peneliti memeriksa beberapa studi klinis. Mereka melaporkan temuan mengenai efek afrodisiak (peningkat hasrat seks) dari kratom. Mereka menyimpulkan bahwa kratom adalah penambah seksual nabati yang efektif.

3. Meningkatkan Mood

Daun kratom punya efek meningkatkan mood. Menurut sebuah laporan, kratom adalah pengobatan yang efektif untuk kecanduan opioid. Herbal ini sudah terbukti membantu meringankan efek putus obat.

Penelitian lain menunjukkan, daun kratom berpotensi sebagai antidepresan dan penekan rasa lapar. Dalam sebuah penelitian pada hewan, peneliti menentukan bahwa kratom menurunkan kadar kortikosteron pada tikus. Tingginya kadar kortikosteron berhubungan dengan depresi.

Namun, diperlukan lebih banyak penelitian kepada manusia untuk memastikan manfaat daun kratom ini.

Artikel lainnya: Sederet Manfaat Daun Kelor untuk Kecantikan Wajah

4. Meningkatkan Fokus

Salah satu fungsi daun kratom adalah meningkatkan fokus. Mengonsumsi herbal ini diketahui bisa membantu melepaskan asetilkolin.

Asetilkolin adalah neurotransmitter yang berperan penting dalam meningkatkan fokus dan mengurangi nyeri, kontraksi otot, serta pengaturan sistem endokrin. 

Menurut penelitian, asetilkolin meningkatkan memori dan fokus dengan meningkatkan kemampuan sirkuit kortikal untuk merespons rangsangan sensorik.

Daun kratom juga menginduksi pelepasan serotonin dan dopamin. Keduanya berhubungan dengan peningkatan fokus dan rentang perhatian.

Meskipun demikian, dr. Sara Elise Wijono, M. Res menjelaskan kalau manfaat-manfaat di atas belum diteliti secara mendalam. Khasiat daun kratom di atas, menurutnya, juga belum diterima dalam pengobatan medis. 

"Jadi memang info manfaatnya belum pasti. Selain itu, efek sampingnya juga belum diketahui dengan jelas," ujar dr. Sara Elise.

Artikel lainnya: Manfaat Istimewa Daun Binahong untuk Kesehatan

2 dari 3 halaman

Waspadai juga Bahaya Daun Kratom

Meski masih legal di Indonesia, penggunaan daun kratom nyatanya dilarang di beberapa negara, seperti Amerika Serikat, Jepang, dan Korea Selatan.

Penggunaan kratom memang masih menjadi kontroversi di seluruh dunia. Dikutip dari Healthline, dalam dosis rendah, kratom bekerja seperti stimulan. Penggunanya akan merasa lebih banyak energi.

Namun, dalam dosis tinggi, kratom berefek seperti obat penenang, menghasilkan efek euforia, serta menghilangkan emosi.

Menurut satu penelitian tahun 2016 yang dilakukan pada hewan, mitragynine—bahan psikoaktif utama dalam kratom—diduga memiliki sifat adiktif.

Kecanduan juga dapat menyebabkan efek samping lain, seperti mual, berkeringat, gemetar, sulit tidur, dan halusinasi.

Selain itu, beberapa efek samping yang bisa muncul setelah mengonsumsi daun kratom, yakni:

  • Sembelit
  • Kehilangan nafsu makan
  • Penurunan berat badan yang parah
  • Insomnia
  • Perubahan warna pipi

Meski ada beberapa manfaat daun kratom untuk kesehatan, herbal ini belum bisa disebut sebagai obat. Penelitian pendukung masih dibutuhkan untuk membuktikan khasiat kratom lebih besar dibandingkan risiko kesehatannya. 

Bila Anda masih penasaran soal manfaat dan efek samping kratom, dapat berdiskusi langsung dengan dokter melalui fitur Live Chat dari Klikdokter.

[HNS/JKT]

0 Komentar

Belum ada komentar