Sukses

  • Home
  • Info Sehat
  • Hamil di Masa Pandemi Bikin Stres? Redakan dengan Cara Ini

Hamil di Masa Pandemi Bikin Stres? Redakan dengan Cara Ini

Pandemi COVID-19 membuat Ibu hamil rentan terkena stres, untuk menghindari stres saat pandemi, sebaiknya ibu hamil menyimak tips berikut ini, ya.

Saat hamil, ibu diwanti-wanti agar jangan sampai mengalami stres. Sebab, stres bisa menimbulkan dampak buruk bagi kesehatan ibu dan janin. 

Kendati begitu, di masa pandemi seperti sekarang ini rasanya sulit untuk tidak merasakan stres dan khawatir soal masa depan atau situasi. 

1 dari 3 halaman

Cara Mengatasi Stres pada Ibu Hamil

Agar si kecil lahir sehat dan mental tetap terjaga, ibu harus mengetahui bagaimana cara mengelola stres yang tepat. Berikut adalah cara sederhana yang ampuh untuk meredakan stres menurut psikolog.

1. Self Care

Di tengah pandemi, mungkin ibu hamil kerap pemikiran mengenai aman atau tidaknya proses melahirkan nanti, bagaimana cara membesarkan anak di saat pandemi, dan hal lainnya. 

Menurut Gracia Ivonika, M.Psi., Psikolog, ibu hamil boleh-boleh saja punya pemikiran seperti itu. Namun, jangan sampai ibu jadi lengah, ya. 

Untuk menjaga kesehatan diri sendiri dan kandungannya, ibu disarankan untuk melakukan self care. Self care bisa dilakukan dengan menerapkan pola hidup sehat.

“Ibu hamil bisa melakukan self care selama pandemi, seperti makan makanan sehat dan bernutrisi untuk si janin, mengatur pola istirahat yang cukup, olahraga yang disesuaikan juga dengan kondisi ibu, dan sebisa mungkin semua dilakukan di rumah,” kata Gracia

2. Fokus Dengan Apa yang Bisa Dilakukan dan Dikontrol

Meskipun vaksin COVID-19 sudah tersedia, tetap saja pandemi masih menimbulkan rasa cemas dan khawatir. Menurut Gracia, perasaan itu wajar dialami oleh ibu hamil. Terlebih, emosi saat hamil memang sering tidak stabil.

Oleh karena itu, psikolog Gracia mengajak ibu hamil untuk fokus kepada apa yang bisa dikontrol dan abaikan hal yang tidak bisa dikendalikan.

“Usahakan tetap mindful, yaitu fokus kepada here and now. Jadi apa yang terjadi saat ini dan apa yang kita bisa lakukan saat ini, karena banyak hal yang tidak bisa kita kontrol selama pandemi. Kita perlu fokus dengan apa yang bisa kita lakukan dan persiapkan,” jelasnya.

Artikel Lainnya: Pentingnya Swab Test Virus Corona Sebelum Persalinan

3. Tetap Aktif dan Produktif

Jangan sampai pandemi menurunkan produktivitas ibu hamil. Ketika produktivitas menurun, waktu luang akan tersedia lebih banyak dan ibu rentan memikirkan hal-hal yang tak penting.  

“Lakukan hal atau kegiatan positif, contohnya membaca buku kehamilan atau lainnya, nonton film, beresin rumah atau kamar misalnya. Apa pun yang bisa dilakukan ibu untuk tetap produktif meskipun di rumah saja,” ungkap psikolog Gracia.

4. Usahakan Terus Berpikir Positif

Apabila tanda-tanda stres muncul, misalnya mulai banyak pikiran, merasa gelisah, sedih, atau takut, alihkan hal tersebut ke pikiran hal yang lebih positif.

Psikolog Gracia mengatakan, “Sebisa mungkin alihkan pikiran dari sumber stres. Lakukan cara paling dasar seperti atur napas dan relaksasi. Bisa juga mendengarkan musik yang menenangkan. Intinya adalah berusaha mengalihkan ketika ada tanda stres muncul dan sebisa mungkin redakan hal tersebut.” 

Artikel Lainnya: Positif COVID-19 saat Hamil Tua, Ini yang Harus Dilakukan!

5. Tetap Terhubung dengan Orang-orang Tersayang

Meskipun sedang pandemi, bukan berarti hubungan atau relasi sosial ibu dengan orang lain jadi terhambat. Bersosialisasi dengan orang lain itu penting. Tidak hanya berbincang bersama suami, luangkan waktu untuk menelepon atau sekadar chat dengan sahabat dan keluarga. 

“Sekarang, kan, sudah ada teknologi yang membantu kita untuk tetap terhubung dengan orang-orang terdekat. Ibu juga bisa ikut support group untuk bertukar pikiran atau pengalaman dengan sesama ibu hamil,” kata Gracia

6. Ketahui Pemicu Stres 

Ibu perlu mencari tahu apa yang memicu stres saat pandemi. Misalnya, stres muncul saat melihat berita pandemi, maka ibu perlu mengurangi atau membatasi waktu membaca berita. Sebisa mungkin jauhkan diri dari sumber atau paparan stres saat pandemi. Alihkan kepada kegiatan yang positif. 

Artikel Lainnya: Bolehkan Ibu Hamil Menerima Vaksin Corona?

2 dari 3 halaman

Dampak Stres Berkepanjangan saat Hamil

Menurut penelitian yang diterbitkan oleh National Center for Biotechnology Information stres saat hamil menimbulkan dampak buruk untuk janin. Stres dapat menyebabkan persalinan prematur dan kondisi bayi yang lahir kurang sehat. 

Dokter Atika pun menyuarakan hal yang sama. Menurutnya, stres menyebabkan ibu mengalami sakit kepala kronik, gangguan tidur, gangguan makanan, dan risiko peningkatan tekanan darah.

“Lalu ada juga yang meneliti bahwa stres berkepanjangan saat hamil punya efek jangka panjang. Efeknya meningkatkan risiko masalah kognitif dan emosional pada anak di kemudian hari,” kata dr. Atika  

Karena itu psikolog Gracia juga menyarankan ibu hamil untuk jangan ragu meminta bantuan profesional seperti psikolog atau dokter bila sudah merasakan tanda-tanda stres saat kehamilan.

Psikolog bisa menemukan cara tepat untuk meredakan stres sesuai penyebab masing-masing dan dokter memberikan penanganan tepat sesuai kondisi kehamilan.

Nah, itu dia tadi beberapa tips mengatasi stres ibu hamil saat pandemi. Konsultasikan perihal stres atau masalah kesehatan mental lainnya dengan psikolog melalui fitur Live Chat di aplikasi KlikDokter.

(OVI/JKT)

0 Komentar

Belum ada komentar