Sukses

Bolehkah Creambath Saat Hamil? Ini Kata Dokter

Saat hamil, rasanya ibu ingin di-creambath agar kepala jadi lebih relaks dan penat pun hilang. Tetapi, bolehkah creambath dilakukan saat hamil?

Creambath merupakan salah satu perawatan rambut yang banyak digemari wanita. Creambath dilakukan dengan memberikan krim khusus ke rambut, mulai dari kulit kepala hingga ujung batang rambut.

Saat proses creambath, bagian kepala dan beberapa tubuh lain juga akan dipijat. Pijatan di kepala ini dapat membantu meredakan stres dan membuat relaks tubuh wanita, termasuk untuk ibu hamil.

Namun, apakah ibu hamil boleh melakukan treatment creambath? Adakah bahaya yang timbul jika ibu hamil di-creambath?

1 dari 3 halaman

Bolehkah Creambath Saat Hamil?

Menurut dr. Astrid Wulan Kusumoastuti, ibu boleh saja melakukan perawatan creambath saat hamil. Akan tetapi, pemilihan produk atau krim perawatan rambutnya harus diperhatikan.

“Sebelum creambath, pilih produk krim rambut yang aman untuk ibu hamil. Produk yang akan dipilih bisa dikonsultasikan kepada obgyn yang merawat atau gunakan produk bebas bahan kimia berbahaya, misalnya bebas amonia,” kata dr. Astrid.

Selain itu, perawatan rambut ini sebaiknya dilakukan pada usia kehamilan trimester dua. Sebab, trimester awal merupakan masa penting dan rentan bagi pertumbuhan janin.

Jadi, untuk menghindari risiko kesehatan yang dapat berdampak kepada ibu dan janin, sebaiknya jangan melakukan treatment apa pun, terlebih perawatan yang menggunakan bahan kimia.

Lalu, menurut dr. Astrid, pemijatan di bagian pundak serta lengan saat creambath bisa melancarkan aliran darah dan membuat tubuh terasa lebih bugar. “Rileks dan membantu meredakan nyeri otot pegal yang kerap dialami ibu hamil,” ungkapnya.

Artikel Lainnya: 5 Perawatan Kecantikan yang Perlu Dihindari Saat Hamil

2 dari 3 halaman

Perhatikan Hal Ini Kalau Bumil Mau Creambath

Tak dimungkiri, rasa relaks, senang, dan bahagia saat di-creambath memberikan efek positif kepada ibu hamil dan janin di dalam kandungan. Kendati boleh menerima treatment creambath, ada tiga hal penting yang harus ibu perhatikan. Berikut rinciannya:

1. Gunakan Produk Berbahan Alami

Seperti yang sudah disinggung di atas, pastikan perawatan rambut selama kehamilan tidak menggunakan produk yang berbahan kimia.

Dikutip dalam The Health Site saat hamil, fungsi indra penciuman ibu akan meningkat. Apabila produk yang digunakan mengandung bahan kimia dengan aroma kuat, dikhawatirkan ibu bisa mual dan muntah.

Solusinya, ibu bisa memilih creambath menggunakan minyak esensial dari bahan alami, seperti buah alpukat, seledri, atau lidah buaya.

Penggunaan bahan-bahan alami memiliki risiko efek samping yang lebih kecil untuk ibu dan janin. Selain itu, aroma dari bahan alami tidak menusuk di hidung, menenangkan, dan membuat ibu relaks.

Artikel Lainnya: Kondisi yang Mengharuskan Ibu Hamil Jalani Bed Rest

2. Pijat Pelan-Pelan

Bila melakukan creambath di salon, ibu perlu memastikan pijatan yang diberikan oleh terapis dilakukan dengan benar.

Pastikan ibu memposisikan tubuhnya dengan nyaman. Di samping itu, penting untuk tidak melakukan pemijatan di bagian perut. Pemijatan juga tidak disarankan dilakukan dalam posisi berbaring atau sampai menindih perut.

3. Tak Perlu Pakai Hair Tonic

Ketika creambath di salon, hindari dulu penggunaan hair tonic. Produk perawatan ini memang bagus untuk mengurangi kerontokan dan membuat helai rambut jadi wangi.

Namun, hair tonic mengandung bahan kimia yang cukup tinggi sehingga ditakutkan dapat membahayakan kondisi kehamilan.

Apabila punya pertanyaan lain mengenai masalah kehamilan, Anda bisa konsultasi dengan dokter lewat layanan Live Chat di aplikasi Klikdokter.

(OVI/JKT)

0 Komentar

Belum ada komentar