Sukses

Hidup Sendiri Lebih Terhindar dari Depresi, Benarkah?

Hidup sendiri disebut bisa menghindarkan Anda dari depresi dibanding orang yang berpasangan. Benarkah demikian? Kita cari tahu pendapat psikolog!

Hidup sendiri dan melajang menjadi pilihan sebagian orang. Mereka bisa bebas menjalani yang disukai, serta tidak punya tanggungan kepada pasangan, suami, istri, dan anak.

Bahkan, disebut-sebut, hidup sendiri bisa lebih terhindar dari depresi ketimbang orang yang hidup berpasangan! Coba cek pendapat psikolog berikut.

 

1 dari 3 halaman

Hidup Sendiri Lebih Bisa Terbebas dari Depresi?

Menurut psikolog Ikhsan Bella Persada, M.Psi., anggapan hidup sendiri lantas terbebas dari depresi tidaklah mutlak. Sebaliknya juga begitu, orang yang berpasangan juga tidak berarti selalu bahagia.

"Akan tetapi, memang ada penelitian terkait hidup sendiri atau tidak menikah lebih bahagia ketimbang mereka yang punya pasangan,” kata Ikhsan.

"Itu karena mereka yang hidup sendiri bisa fokus akan kebahagiaan diri sendiri dan lebih mengetahui hal-hal yang dibutuhkan," psikolog itu menambahkan. 

Selain itu, Ikhsan menjelaskan, mereka yang hidup sendiri juga relatif tidak memiliki banyak tanggungan, baik dalam hal finansial atau tanggung jawab kepada pasangan dan anak. 

Susan Winter, penulis buku Allowing Magnificence: Living the Expanded Version of Your Life,  menambahkan, memiliki sebuah hubungan punya “harga yang mahal” untuk kesehatan mental.

Artikel Lainnya: Jangan Judging, Lebih Suka Menyendiri Bukan Berarti Depresi

“Punya hubungan dengan seseorang bakal menyita banyak ruang di kepala Anda. Anda pun jadi sulit fokus pada kebutuhan sendiri," kata dia.

Misalnya, akan timbul pertengkaran kecil atau mengkhawatirkan pasangan. Hal-hal semacam ini, menurut Winter, bisa memicu stres atau bahkan depresi yang pada akhirnya dapat menghambat kebahagiaan diri.

"Namun, ini semua kembali pada nilai hidup dan kebutuhan individu masing-masing. Ada yang merasa butuh orang lain untuk bahagia dan meningkatkan kesejahteraan psikologisnya," sambung Ikhsan.

Artikel Lainnya: Hidup Sendiri, Ini Tips Hidup Sehat dan Aman untuk Penderita Epilepsi

2 dari 3 halaman

Pola Hidup agar Terbebas dari Depresi

Jadi, apa pun pilihan hidup Anda, menikah atau melajang, tidak berarti bisa menjamin Anda terbebas dari depresi.

Kunci untuk menghindari depresi adalah kombinasi dari pengelolaan stres yang baik menjalani gaya hidup sehat.

Bagaimana cara mencegah depresi yang terbaik? Berikut adalah pola hidup yang bisa membebaskan Anda dari depresi:

1. Pahami Sumber Stres

Psikolog Ikhsan menjelaskan bahwa sebisa mungkin Anda mesti pahami dulu apa saja yang bisa menjadi sumber stres.

"Itu penting agar nanti ketika kita berhadapan dengan stresor tersebut, kita sudah punya persiapan agar lebih resisten atau kuat. Tekanan tersebut juga tidak langsung membuat mental kita jatuh," jelas psikolog Ikhsan.

2. Memanjakan Diri

Tidak ada salahnya mengambil waktu untuk memanjakan diri Anda. Hal ini sebagai bagian dari self-care dan membuat mental Anda lebih baik ke depannya.”

"Kemudian, rutin lakukan self-care, yaitu kegiatan yang menyenangkan diri sendiri. Saat ini dilakukan pada saat yang tepat, emosi dan pikiran Anda bisa menjadi lebih positif," kata Ikhsan.

Nantinya, kalau emosi dan pikiran lebih positif, itu membuat kita bisa menghadapi stresor dengan lebih terkendali dan tenang.

Artikel Lainnya: Tinggal Sendirian Tingkatkan Risiko Gangguan Mental?

3. Tidur Cukup

Jangan salah, tidur yang cukup juga bisa membebaskan kita dari depresi. Bahkan, beberapa ahli menyarankan Anda tidur cukup supaya fisik dan mental tetap terjaga.

"Anda bisa atur waktu tidur yang cukup setiap hari. Saat waktu tidur kurang, emosi bisa ikut terpengaruh, sehingga Anda kurang optimal dalam menghadapi stres yang ada," tutur Ikhsan.

Orang dewasa rata-rata membutuhkan waktu istirahat malam 7-8 jam setiap hari. Kalau durasi tidur Anda masih jauh di bawah standar itu, yuk perbaiki mulai sekarang.

Hidup sendiri atau tidak bukan berarti Anda bisa terbebas dari depresi. Stres dan tekanan bisa datang kapan saja kepada siapa saja, tanpa mengenal status. Namun setidaknya, Anda bisa menangkalnya tiga cara di atas.

Jika Anda membutuhkan bantuan untuk mengatasi depresi yang dialami, jangan tunda untuk menemui profesional seperti dokter dan psikolog.

Dapatkan informasi menarik seputar kesehatan mental lainnya, unduh aplikasi Klikdokter di sini.

(HNS/AYU)

0 Komentar

Belum ada komentar