Sukses

Fungsi Hati Manusia yang Wajib Diketahui

Sebagai kelenjar terbesar, fungsi hati tidak main-main. Apa saja sih? Mari kita cari tahu fungsi dan manfaat organ hati bagi tubuh di sini.

Mungkin belum banyak yang menyadari arti penting fungsi hati atau liver bagi tubuhnya. Ketika sudah sakit atau menurun fungsinya, barulah Anda menyadari betapa vitalnya peran organ hati.

Jadi, jangan tunggu hingga sakit hingga Anda menjaga kesehatan hati. Kita kenali lebih jauh fungsi organ hati manusia.

 

1 dari 3 halaman

Mengenal Fungsi Organ Hati

Hati adalah kelenjar terbesar dalam tubuh manusia, beratnya bisa mencapai 2-3 persen dari bobot tubuh manusia.

Organ ini terletak di kuadran kanan atas rongga perut, atau tepatnya di bawah hemidiafragma kanan. Posisi liver dilindungi oleh tulang rusuk.

Organ hati punya peran di hampir setiap sistem organ tubuh. Antara lain, liver berinteraksi dengan sistem endokrin dan gastrointestinal dengan membantu pencernaan dan metabolisme. 

Hati adalah tempat penyimpanan vitamin yang larut dalam lemak dan menangani homeostasis kolesterol. Organ ini juga menyimpan zat besi dan tembaga.

Artikel Lainnya: Hindari! Ini 8 Makanan yang Buruk untuk Hati

Selain itu, fungsi organ hati lainnya adalah:

1. Menghancurkan Sel Darah Merah yang Tua

"Fungsi hati itu ada banyak, tapi yang paling utama adalah menghancurkan sel darah merah yang usianya sudah tua. Kemudian, sisanya akan menjadi semacam pewarna cokelat di feses. Jadi kalau ada kelainan, tinja kita jadi pucat atau urine lebih gelap," ujar dr. Muhammad Iqbal Ramadhan.

"Misalnya, Anda kena hepatitis, salah satu kondisi penurunan fungsi hati. Bakal berdampak pada tinja pasien yang pucat atau kencing jadi pekat," sambungnya.

Kondisi itu juga bisa akibat terjadinya penumpukan bilirubin atau hasil penguraian hasil sisa hemoglobin tadi.

Hemoglobin adalah senyawa dalam sel darah merah yang timbul ketika sel darah merah tadi sudah diuraikan.

2. Menguraikan Gas Amonia

Fungsi lain organ liver adalah menguraikan metabolisme protein dari amonia menjadi urea.

Amonia adalah gas berbahaya dan hati menguraikannya menjadi zat yang lebih aman, yakni urea.

3. Memproduksi Kolesterol

"Organ hati juga berperan dalam memproduksi kolesterol dan trigliserida serta protein pembawanya agar bisa dialirkan ke dalam darah," ujar dr. Iqbal.

4. Memproduksi Albumin

Hati memproduksi protein seperti albumin. Fungsi albumin sendiri menjaga sirkulasi cairan dalam tubuh.

"Kalau ada masalah dalam fungsi hati, maka sirkulasi cairan dalam tubuh menjadi tidak baik," jelas dr. Iqbal.

5. Memproduksi Cairan Empedu

Manfaat organ hati bagi tubuh berikutnya adalah membantu memproduksi cairan empedu. Cairan ini diperlukan dalam memproses makanan.

6. Menyimpan Energi

"Fungsi penting hati lainnya adalah menyimpan energi untuk tubuh dalam bentuk glikogen, lalu mengubahnya menjadi glukosa saat kadar glukosa darah rendah. Jadi, nantinya (glukosa ini) akan sebagai cadangan," kata dr. M. Iqbal.

7. Detoksifikasi

"Liver juga berperan untuk mendetoksifikasi darah dari senyawa berbahaya, seperti obat-obatan, racun, dan alkohol," dr. Iqbal menambahkan.

Artikel Lainnya: Hati-Hati, Deretan Obat Herbal Ini Bisa Picu Penyakit Hati

2 dari 3 halaman

Cara Menjaga Kesehatan Fungsi Hati

Anda sudah melihat betapa pentingnya organ hati bagi tubuh. Itu sebabnya, sangat penting untuk menjaga fungsinya seoptimal mungkin. Bagaimana caranya? Berikut beberapa cara menjaga kesehatan fungsi hati:

1. Pertahankan Berat Badan yang Sehat

Jika Anda mengalami obesitas atau bahkan agak kelebihan berat badan, Anda berisiko mengalami perlemakan hati.

Mengapa demikian? Ini karena ukuran berat tubuh Anda memengaruhui banyak tidaknya lemak yang ada di organ liver atau hati.

Menurut dr. Alvin Nursalim, Sp. PD, Perlemakan hati harus dihindari karena berisiko menurunkan fungsi organ tersebut.

2. Diet yang Seimbang

Ada baiknya Anda menjaga berat dan kesehatan tubuh dengan cara diet seimbang. Lalu, apa saja yang bisa dikonsumsi saat diet sehat?

Pastinya, Anda harus menghindari makanan yang tidak sehat. Misalnya, yang tinggi kalori, karbohidrat, dan berlemak tidak baik (lemak jenuh). Anda juga harus memastikan makanan yang dikonsumsi sudah matang. 

Biasakan untuk konsumsi makanan kaya serat dan batasi keinginan makan daging merah. Anda juga bisa memilih susu rendah lemak yang lebih rendah kalorinya.

Jangan lupa untuk banyak konsumsi cairan. Terutama, mengonsumsi air putih minimal delapan gelas dalam sehari.

3. Berolahraga secara Teratur

Olahraga secara konsisten dapat membantu menurunkan kadar trigliserida, sekaligus mengurangi lemak hati.

Artikel Lainnya: 7 Tanda Gangguan Hati yang Perlu Anda Waspadai

4. Jangan Konsumsi Alkohol

Konsumsi alkohol dalam jumlah banyak dan dalam jangka panjang dapat menyebabkan gangguan hati, termasuk sirosis hati. Itu sebabnya, hindari minum alkohol atau batasi jumlahnya.

5. Vaksin Hepatitis

Pastikan Anda mendapatkan vaksin untuk mencegah hepatitis B dan C. Sebab, hepatitis B dan C dapat berkembang menjadi kondisi kronis yang pada akhirnya dapat merusak hati. Virus ini bisa ditularkan melalui darah dan cairan tubuh lainnya.

Sementara itu, agar terhindar dari hepatitis A, sebaiknya jaga kebersihan tangan dan makanan, serta tubuh secara keseluruhan. Sebab, hepatitis A menyebar melalui kontak dengan makanan atau air yang terkontaminasi.

Yuk, jaga kesehatan fungsi hati Anda. Lima cara di atas bisa dipraktikkan agar liver selalu terpelihara.

Jika ada masalah atau gangguan terkait hati, jangan segan untuk memeriksakannya kepada dokter.

Dapatkan informasi lainnya seputar penyakit, nutrisi, dan gaya hidup dengan mengunduh aplikasi Klikdokter.

(HNS/AYU)

0 Komentar

Belum ada komentar