Sukses

  • Home
  • Info Sehat
  • Perubahan Bentuk Vagina Sebelum Hamil dan Setelah Melahirkan

Perubahan Bentuk Vagina Sebelum Hamil dan Setelah Melahirkan

Suka tidak suka, akan terjadi perubahan vagina saat hamil dan setelah melahirkan. Seperti apa perubahannya? Berikut ulasannya!

Tidak hanya perubahan berat badan saja yang terjadi ketika sedang hamil. Perubahan vagina saat hamil juga sangat mungkin terjadi, bahkan berlanjut hingga setelah melahirkan.

Efeknya, tak sedikit wanita menjadi cemas dan tidak percaya diri terkait perubahan di organ kewanitaannya itu. Apa saja perubahan vagina saat hamil dan setelah melahirkan?

 

1 dari 3 halaman

Perubahan Vagina Sebelum dan Sesudah Hamil

Dokter Atika juga tak menampik kalau memang ada perubahan bentuk vagina sebelum dan setelah melahirkan. 

“Kalau bentuk vagina sebelum dan selama masa kehamilan, rasanya relatif sama. Perubahan justru bisa terlihat ketika ibu baru saja melahirkan, terutama pada ibu yang menjalani persalinan normal,” ujar dr. Atika. 

“Kenapa terjadi perubahan vagina setelah melahirkan? Karena proses persalinan, terutama ketika persalinan normal, melibatkan relaksasi dari otot-otot polos yang ada di vagina, serta otot dasar panggul,” kata dr. Atika.

“Relaksasi otot polos ini diperlukan agar ada jalur atau jalan yang lebih lebar untuk lewatnya bayi saat persalinan. Inilah fungsinya relaksasi otot-otot tadi, jadi ada ruang lebih lebar untuk lajur bayi,” dia menambahkan.

Artikel Lainnya: Bentuk Vagina Bisa Dilihat dari Bentuk Bibir?

Selain bentuk, beberapa perubahan berikut bisa terjadi selama masa kehamilan dan setelah melahirkan:

  • Vagina Muncul Varises 

Dilansir dari Medical News Today, kehamilan adalah penyebab paling umum dari varises vagina atau vulvar varicosities.

Sebuah studi tahun 2017 memperkirakan bahwa 18-22 persen dari semua wanita hamil dan 22-34 persen wanita yang memiliki varises di dekat panggul mengembangkan varises vagina. 

Selain itu, diperkirakan 4 persen wanita memiliki varises vulva. Varises ini biasanya terjadi selama kehamilan dan biasanya hilang dengan sendirinya dalam 6 minggu setelah melahirkan.

  • Vagina Membengkak 

Dikutip dari Parents, darah ekstra yang mengalir melalui area vagina dapat membuat organ intim tersebut terasa penuh dan berat. Selain itu, vagina juga bisa mengalami perubahan warna.

Pada umumnya, vagina berwarna merah muda. Namun, pada ibu hamil, vagina dapat berubah menjadi kebiruan. Hal ini terjadi karena adanya peningkatan aliran darah menuju vagina. 

  • Vagina Kentut 

Terdengar aneh, tapi vagina kentut benar adanya. Penumpukan udara selama kehamilan di vagina bisa membuat organ intim Anda mengeluarkan gas dan suara seperti kentut.

Ini bukanlah pertanda yang buruk, jadi jangan panik atau merasa cemas terlebih dahulu. 

  • Vagina Terasa Gatal 

Vagina terasa gatal juga bisa jadi perubahan pada vagina yang terjadi saat masa kehamilan. Hal ini bisa disebabkan oleh adanya perubahan hormon yang terjadi saat hamil.

Perlu diingat, ketika vagina gatal ibu hamil tidak boleh menggaruknya terlalu keras. Waspadai risiko iritasi dan luka pada vagina saat digaruk terlalu keras.

Artikel Lainnya: Sering Pakai Pembersih Vagina, Adakah Efeknya pada Janin?

2 dari 3 halaman

Hal yang Mungkin Terjadi pada Vagina Pasca-Melahirkan 

Selain perubahan tersebut, ada juga beberapa perubahan yang juga bisa terjadi pada vagina setelah melahirkan, seperti: 

  • Vagina Terasa Longgar 

“Vagina terasa berubah itu biasanya lebih sering dialami oleh ibu yang melahirkan secara normal. Vagina longgar merupakan keluhan yang paling sering dimiliki oleh banyak wanita setelah melahirkan,” kata dr. Atika.

“Hal ini disebabkan oleh adanya otot relaksasi yang terbuka lebih lebar untuk lajur lewat bayi,” ujar dr. Atika. 

  • Sensitivitas Vagina Berkurang 

Dijelaskan dr. Atika, sensitivitas yang dimiliki vagina setelah melahirkan juga bisa sangat berkurang.

Hal ini tentunya dapat memengaruhi kehidupan seksual Anda dan pasangan dalam beberapa bulan setelah melahirkan. 

  • Berhubungan Seks Tidak Nyaman

Setelah melahirkan, vagina akan terasa jadi lebih kering dan sulit untuk mendapatkan rangsangan seksual.

Hal ini akan menyebabkan rasa tidak nyaman bahkan nyeri saat berhubungan seks. Di saat yang bersamaan, rendahnya kadar estrogen juga bisa membuat libido jadi rendah. 

Artikel Lainnya: Vagina Gatal saat Hamil, Normal atau Tidak?

Itulah beberapa fakta seputar bentuk dan perubahan pada vagina sebelum dan sesudah melahirkan.

Meski bisa mengganggu aktivitas sehari-hari, perubahan tersebut bukanlah kondisi yang mematikan dan tidak bisa diatasi.

“Anda bisa melakukan senam kegel dan fisioterapi secara rutin untuk mengembalikan bentuk vagina seperti semula. Biasanya, jika dilakukan secara rutin dan benar, bentuk vagina akan kembali seperti normal dalam kurun waktu yang cukup cepat,” kata dr. Atika.

“Jadi, jangan panik dan langsung cemas dulu bentuk vagina tidak bisa kembali seperti semula,” dia menambahkan.

Jangan ketinggalan info terbaru seputar penyakit, nutrisi, dan gaya hidup dengan mengunduh aplikasi Klikdokter.

(HNS/AYU)

0 Komentar

Belum ada komentar