Sukses

  • Home
  • Info Sehat
  • Orang Tua Positif Corona, Begini Cara Menjelaskan kepada Anak

Orang Tua Positif Corona, Begini Cara Menjelaskan kepada Anak

Penambahan kasus virus corona dari klaster keluarga terus meningkat. Jika orang tua positif COVID-19, bagaimana memberitahunya kepada anak?

Dalam beberapa hari terakhir, klaster keluarga menjadi salah satu yang mendominasi penularan virus corona di Ibu Kota. Terhitung 7-13 Desember 2020, ada penambahan 3.821 kasus dari klaster tersebut.

Penularan COVID-19 dalam keluarga selama ini telah menjadi perhatian serius oleh pemerintah. Penularannya bisa sangat cepat karena satu sama lain anggota keluarga lazimnya saling kontak erat.

Tatkala salah satu atau kedua orang tua ternyata terinfeksi virus corona, tentu menjadi hal yang dilematis. Terlebih jika mereka memiliki anak yang masih di bawah umur atau yang masih membutuhkan perhatian lebih dari orang tua. 

Lalu, bagaimana cara menjelaskan kepada anak jika orang tua positif COVID-19?

1 dari 3 halaman

Tips Jelaskan kepada Anak saat Orang Tua Positif COVID-19

Menurut psikolog Ikhsan Bella Persada, M.Psi., sebelum menjelaskan kepada anak bahwa orang tua atau keluarga kena positif corona, sangat penting untuk mengedukasi anak tentang virus tersebut.

“Kita perlu jelaskan dulu apa COVID-19 itu, dan bahayanya seperti apa dan proses penularannya seperti apa? Agar anak paham dulu mengenai si virus,” terang Ikhsan.  

Artikel lainnya: Anak Muda Jangan Santuy, Virus Corona Juga Bisa Menginfeksi

Dalam menjelaskan COVID-19 pada anak, beberapa hal perlu diperhatikan, seperti:

  • Berikan poin-poin penting seputar virus corona dari sumber tepercaya, seperti Kementerian Kesehatan, Satgas COVID-19, WHO, dan lain sebagainya. 
  • Tanyakan kepada anak apa yang telah mereka ketahui dan yang ingin ditanyakan, serta kekhawatiran yang dimiliki. Jawab pertanyaan anak dengan bahasa yang disesuaikan dengan umur mereka.

Jika ada pertanyaan yang tidak bisa dijawab oleh orang tua, sebaiknya dikatakan secara jujur kepada anak.

  • Beri tahu anak bahwa di luar sana ada hoaks atau informasi palsu mengenai COVID-19. Oleh karena itu, anak perlu memastikan informasi tersebut kepada orang tua atau keluarga.

Setelah sudah diberikan penjelasan, sampaikan kepada anak bahwa orang tuanya terinfeksi virus corona. 

“Sampaikan kepada anak bahwa orang tua perlu menjaga jarak dengan anak dan tidak bisa bersama dalam jangka waktu tertentu,” Ikhsan menjelaskan.

Orang tua juga penting untuk tidak menyalahkan kelompok tertentu terkait penyebaran virus corona ini. Sebaiknya, minta anak untuk tetap waspada dengan menerapkan protokol kesehatan yang benar. 

Artikel lainnya: Anak Anda Positif Virus Corona, Ini Cara Tepat Merawatnya!

2 dari 3 halaman

Tips Mencegah Penularan COVID-19 di Lingkungan Rumah

Sehari-hari anak sering kali bermain bersama rekan sebaya atau tetangga di lingkungan rumah. Akan tetapi, saat orang tua positif COVID-19, anak perlu untuk tetap di rumah karena ada kekhawatiran mereka sempat kontak erat. 

“Sebisa mungkin buat suasana rumah tetap nyaman. Kemudian, rencanakan banyak kegiatan yang dapat mendukung kreativitas dan mendukung anak tetap bergerak. Jika tidak, anak akan merasa jenuh terus menerus di rumah,” papar Ikhsan.  

“Selain itu, edukasi tentang virus itu penting sekali biar anak mudah memahami situasi yang dialaminya ini,” Ikhsan menegaskan.

Di satu sisi, orang tua positif COVID-19 kadang memiliki dua pilihan: isolasi di rumah sakit saat bergejala atau isolasi di rumah saat tidak merasakan keluhan apa pun. 

Meski di rumah, orang tua juga perlu menjaga jarak dengan anak. Namun, hal itu tidak berarti orang tua akan putus komunikasi dengan buah hati.

Anda bisa terus berkomunikasi dengan anak melalui video call atau sejenisnya. Dalam komunikasi tersebut, orang tua bisa memberi atau menanyakan kabar serta mendengarkan masalah yang mungkin sedang dihadapi anak.

Dapatkan informasi terbaru seputar virus corona dan vaksinnya dengan mengunduh aplikasi Klikdokter.

[HNS/JKT]

0 Komentar

Belum ada komentar