Sukses

Bahaya Sering Telat Makan Saat Hamil

Karena sibuk mengurus keperluan bayi, ibu hamil jadi sering lupa makan. Apa sih bahaya telat makan saat hamil? Cari tahu penjelasannya di sini.

Menjaga pola makan sehat dan teratur wajib dilakukan oleh semua orang, tak terkecuali ibu hamil. Pasalnya, ibu hamil harus memenuhi asupan nutrisi untuk dua tubuh sekaligus, yaitu dirinya sendiri dan janin yang dikandung.

Tapi bagaimana jadinya jika sering telat makan saat hamil bahkan lupa untuk mengisi perutnya akibat terlalu sibuk. Adakah dampak bahayanya? 

1 dari 3 halaman

Bahaya Telat Makan Saat Hamil

Selama mengandung, nutrisi dari makanan merupakan sumber utama gizi janin dan ibu. Makanya, meski sering mual muntah, dan tidak nafsu makan, bumil tetap wajib makan dengan teratur.

Jika ibu terus telat makan atau bahkan tidak mau makan karena tidak nafsu, akan ada beberapa dampak yang merugikan ibu dan bayi. Apa saja bahaya telat makan saat hamil? Berikut penjelasannya menurut dr. Sara Elise Wijono:

  1. Dampak bagi Janin

Beberapa dampak yang bisa dirasakan janin saat ibu serinng terlambat makan antara lain:

  • Bayi Lahir dengan Berat Badan Rendah 

Janin yang tidak mendapatkan asupan nutrisi yang cukup berisiko lahir dengan berat badan rendah.

Kondisi ini cukup mengkhawatirkan karena bayi yang lahir dengan berat badan rendah berisiko mengalami pertumbuhan yang terhambat, dan memiliki sistem imunitas rendah.

  • Berisiko Kelahiran Prematur 

Karena tidak mendapatkan asupan kalori yang cukup, kemungkinan bayi lahir sebelum waktunya akan lebih besar. Kondisi ini disebut juga dengan kelahiran prematur.

Untuk mencegah kondisi tersebut, ibu diminta untuk memenuhi asupan nutrisi terutama kalorinya agar perkembangan bayi terjamin kesehatannya. 

Artikel lainnya: Ibu Hamil Malas Makan, Apa Pengaruhnya pada Janin?

  1. Dampak bagi Ibu Hamil

Sementara itu, dampak menahan lapar saat hamil yang  mungkin dirasakan ibu adalah:

  • Risiko Timbul Keluhan Mag 

Karena tidak makan secara teratur, kemungkinan ibu hamil mengalami mag pun akan tinggi.

“Perut ibu jadi terasa nyeri, perih. Bahkan tidak sedikit keluhan mag yang menyebabkan mual dan muntah. Pada akhirnya, kondisi ini hanya buat ibu hamil jadi semakin tidak nafsu makan dan nutrisi yang masuk pun akan semakin sedikit,” ujar dr. Sara Elise.

  • Tubuh Ibu Lemas 

Karena kurangnya nutrisi, ibu hamil berisiko mengalami lemas dan pingsan. Hal ini tentu sangat membahayakan. Jika ibu sampai terjatuh, risiko keguguran dan pendarahan pun bisa terjadi, terutama jika ibu jatuh telungkup.

  • Anemia

Anemia pada ibu hamil terjadi karena kurangnya asupan zat besi. Beberapa risiko anemia pada masa kehamilan di antaranya berat badan lahir bayi rendah, cacat fisik, keguguran, dan kelahiran prematur. 

Untuk mencegahnya, ibu hamil wajib memenuhi asupan zat besi dengan mengonsumsi suplemen atau makanan sumber zat besi, seperti sayuran dan daging. 

Artikel lainnya: Ibu Hamil Malas Makan, Ini Solusinya

2 dari 3 halaman

Tips agar Tidak Telat Makan Saat Hamil

Karena memenuhi asupan makan selama kehamilan itu penting, berikut beberapa cara yang bisa dilakukan agar ibu hamil tidak telat makan:

  • Pasang Alarm di Waktu Sibuk

“Jika Anda sedang sibuk bekerja hingga lupa waktu, coba pasang alarm sebagai penanda sudah waktunya makan. Anda bisa menyediakan makanan di dalam kotak makan, agar tidak perlu repot menyiapkan makan siang dan malam saat sedang sibuk bekerja,” jelas dr. Sara. 

  • Bawa Camilan 

Selalu sediakan juga camilan di dalam tas atau di atas meja kerja. Hal ini guna mencegah ibu hamil kelaparan dan setidaknya bisa mengganjal perut jika ibu sampai telat makan. 

Sediakan camilan sehat seperti kacang-kacangan atau biji-bijian. Jika Anda bekerja di rumah, sediakan kotak berisikan buah potong dalam kulkas sebagai camilan sehat lainnya. 

Artikel lainnya: Panduan Makan Sehat untuk Ibu Hamil

  • Siapkan Menu yang Disukai 

Agar tidak lupa makan, coba buat planning Anda ingin masak apa hari ini. Jika sudah menyiapkan bahan-bahannya, kemungkinan untuk telat makan pasti tidak akan terjadi. Anda jadi punya semangat untuk masak atau makan makanan yang disukai. 

  • Biasakan untuk Makan Teratur 

Jangan biasakan diri makan tidak teratur. Selalu tetapkan jadwal makan harian dengan benar agar kemungkinan makan terlambat tidak akan terjadi.

Itulah beberapa tips yang bisa dilakukan untuk mencegah telat makan saat hamil. Tetap waspadai dampak telat makan, dan segera hubungi dokter kandungan jika terjadi gangguan kesehatan.

Bila Anda masih ada pertanyaan seputar menahan lapar saat hamil, langsung konsultasikan pada dokter melalui Live Chat di aplikasi KlikDokter.

[HNS/JKT]

0 Komentar

Belum ada komentar