Sukses

Mengenal H1N2, Tipe Flu Babi yang Langka

Laporan kasus flu babi langka dengan jenis H1N2 terjadi di Kanada. Apa dan bagaimana gejalanya? Mari kenali penyakit ini lebih jauh.

Laporan infeksi flu babi langka yang disebut H1N2 secara mengejutkan muncul di wilayah Alberta, Kanada. Kasus ini adalah laporan pertama kasus H1N2 di negara tersebut, Rabu (4/11).

“Virus terdeteksi pada pertengahan Oktober lalu. Saat itu, seorang warga di Provinsi Alberta mencari perawatan medis dengan gejala mirip influenza,” rilis pernyataan resmi pemerintah Alberta. 

“Penderita dengan gejala ringan tersebut dites, lalu sembuh dengan cepat. Meski demikian, belum ada bukti bahwa virus telah menyebar lebih jauh,” tambah pernyataan tersebut, Kamis (5/11).

Temuan ini sedikit mengejutkan karena H1N2 adalah tipe flu babi yang kasusnya langka ditemukan pada manusia.

1 dari 3 halaman

Mengenal H1N2, Virus Penyebab Flu Babi Langka di Kanada

Berbeda dengan pendahulunya H1N1, virus flu H1N2 sebenarnya sudah ada sejak 2005. Dalam catatan Badan Kesehatan Dunia (WHO), gejalanya penyakit ini ringan.

Virus flu babi bersirkulasi pada populasi babi di banyak wilayah di dunia. Akan tetapi, bergantung pada lokasi geografis, karakteristik genetik dari virus ini bisa berbeda-beda. 

Sebagian besar kasus pada manusia disebabkan oleh paparan virus flu babi melalui kontak dengan babi yang terinfeksi atau lingkungan yang terkontaminasi. 

Karena virus ini terus terdeteksi pada populasi babi di seluruh dunia, kasus infeksi pada manusia bisa terjadi.

Menurut dr. Devia Irine Putri, cara penularan virus flu babi lewat droplet, yakni batuk dan bersin penderita yang terhirup atau menempel ke mukosa hidung, mata, mulut orang sehat.

"Virus ini bisa menular kalau seseorang kontak erat dengan hewan babi yang terinfeksi atau berada di lingkungan yang terkontaminasi virus ini," ungkap dr. Devia Irine.

Artikel Lainnya: Waspada Virus Influenza A-H1N1 di Indonesia

Untuk gejalanya, dr. Devia Irine mengatakan, kurang lebih sama dengan virus flu babi H1N1 yang lebih sering ditemukan. Akan tetapi, penderita yang terpapar H1N2 akan merasakan gejala yang lebih ringan, yaitu:

- Nyeri tenggorokan.

- Badan terasa nyeri (mialgia).

- Sakit kepala.

- Pilek, hidung tersumbat.

- Demam, menggigil.

- Batuk.

- Lemah.

Gejala di atas sebenarnya mirip dengan flu biasa. Cukup sulit bagi orang awam untuk menebaknya sebagai H1N2. Oleh karena itu, pemeriksaan lebih lanjut oleh dokter perlu dilakukan.

2 dari 3 halaman

Tips Mencegah Penularan Flu Babi H1N2

Namun, sama seperti masalah kesehatan lainnya, flu babi tipe H1N2 ini sebenarnya bisa dicegah. Berikut beberapa cara pencegahan yang bisa dilakukan:

1. Gunakan Pakaian Lengkap

"Bagi yang bekerja di peternakan, sebaiknya gunakan alat pelindung diri (APD) yang memadai, seperti masker dan sarung tangan," jelas dr. Devia Irine.

2. Cuci Tangan

Selalu cuci tangan dengan air mengalir dan sabun. Hindari juga menyentuh wajah dengan tangan yang kotor. 

3. Hindari Kontak dengan Suspek

"Hindari kontak dengan orang yang sakit, terutama yang dicurigai terinfeksi flu babi," kata dr. Devia Irine.

Artikel Lainnya: Flu Babi, Virus yang Menginfeksi Ratusan Orang di Berbagai Negara

4. Hindari Bepergian

Tunda dulu bepergian ke tempat yang sedang ada wabah flu babi. Kalaupun harus, terapkan protokol kesehatan yang ketat.

5. Isolasi Diri

"Melakukan perawatan dan tetap dirumah jika memang sedang terinfeksi flu babi agar tidak menularkan ke orang lain," ucap dr. Devia Irine.

6. Lakukan Vaksinasi

Lakukan vaksinasi influenza, terutama bagi orang-orang yang risiko tinggi, misalnya anak-anak, para lanjut, punya penyakit kronis, wanita hamil, dan orang yang bekerja di peternakan.

Bukan hanya menekan penularan flu babi, tindakan sederhana di atas dapat menghindarkan Anda dari beragam penyakit akibat virus dan penyakit. 

Untuk membaca terkait penyakit dan pencegahannya, download aplikasi Klikdokter via PlayStore atau AppsStore.

(HNS/AYU)

0 Komentar

Belum ada komentar