Sukses

Ini yang Terjadi saat Virus Corona Menginfeksi Mulut

Gejala infeksi virus corona juga bisa dirasakan di area mulut. Lantas, seperti apa gejalanya dan perlukah pengobatan khusus?

Virus SARS-CoV-2 memang menyerang saluran pernapasan. Namun, gejalanya tak cuma fokus di batuk dan sesak napas. Di bagian tubuh lain pun, virus yang satu itu mampu bergerilya, salah satunya di mulut.

Untuk tahu informasi lengkap seputar proses infeksi dan gejala yang terjadi di bagian tubuh tersebut, berikut penjelasannya. 

1 dari 4 halaman

Bagaimana Virus Corona Bisa Menginfeksi Mulut?

Ada alasan mengapa masker digunakan untuk menutupi mulut dan hidung Anda. Pasalnya, droplet serta virus paling sering masuk dan keluar lewat kedua area tersebut. 

Terutama saat orang-orang berbicara, bernyanyi, bersin, dan batuk. Virus corona dapat masuk ke tubuh kita lewat selaput lendir (membran mukosa). 

Nah, selaput lendir itu sendiri ada di bagian mata, hidung, dan mulut. Karena itulah ketiga bagian ini wajib dilindungi dengan masker dan face shield ketika kita berada di lingkungan yang ramai. 

Sebuah studi terbaru yang dipublikasikan dalam medRxiv: Preprint Server for Health Sciences mencari tahu jaringan mulut mana yang paling rentan terhadap virus corona. Tim peneliti memeriksa RNA, yaitu materi genetik pembuat protein. 

Mereka menemukan, dibanding dengan jaringan mulut lainnya, sel-sel kelenjar ludah, lidah, dan amandel paling banyak memiliki RNA yang cocok dan “dibutuhkan” oleh virus corona untuk menginfeksi! 

Reseptor ACE2 dan enzim TMPRSS yang ada di dalam tiga area tersebut juga memungkinkan virus corona menyatukan membrannya dengan membran sel inang tubuh kita.

Artikel Lainnya: Ternyata Membunuh Virus Corona Bisa Pakai Obat Kumur, Apa Ampuh?

2 dari 4 halaman

Apa Gejalanya Jika Infeksi Virus Corona Sudah Terjadi di Mulut?

Semakin banyak virus di dalam sel mulut, semakin besar juga kemungkinan Anda untuk hilang kemampuan dalam mengecap rasa dan aroma. 

Maka itu, kondisi hilangnya kemampuan mengecap rasa dan mulut pahit kini dikategorikan sebagai gejala dari COVID-19. 

Hal senada juga dilontarkan oleh dr. Alvin Nursalim, Sp.PD. Menurutnya, ketika mulut sudah terinfeksi virus corona, gejala yang dapat timbul adalah penurunan  fungsi indra pengecap. 

Artikel Lainnya: Pemerintah Sarankan Pakai Masker Kain, Efektifkah Hadapi Virus Corona?

“Selain itu, ada pula laporan ilmiah yang mengatakan bahwa ulkus atau sariawan bisa muncul,” terangnya. 

Kendati demikian, dr. Alvin tetap mengingatkan bahwa tak semua penurunan kemampuan mengecap rasa dan sariawan adalah kasus COVID-19. Sebab hingga saat ini, gejala virus corona seperti radang tenggorokan yang masih paling sering ditemukan. 

Di sisi lain, peneliti menemukan banyak sekali sel terinfeksi, khususnya di jaringan mulut pasien COVID-19 yang telah meninggal dunia.

Dokter Kevin Byrd, Peneliti di American Dental Association Science and Research Institute menjelaskan kondisi tersebut kepada Live Science

“Studi kami pada akhirnya menunjukkan bahwa mulut adalah jalur infeksi sekaligus inkubator virus SARS-CoV-2,” jelasnya. 

Bahkan menurutnya, ketika kelenjar ludah minor sudah terinfeksi, ada kemungkinan kelenjar tersebut membuat virus sendiri. 

Namun, untuk pernyataan yang satu itu, tim peneliti masih membutuhkan sampel yang lebih banyak lagi (masih hipotesis). 

Artikel Lainnya: Waspada! Perokok Pasif Juga Berisiko Tinggi Terinfeksi Virus Corona

3 dari 4 halaman

Mulut Mulai Terasa Tak Enak, Kapan Harus ke Dokter?

Ketika Anda mengalami penurunan daya untuk mengecap rasa, coba perhatikan juga gejala yang lain. Apakah Anda demam? 

Apakah tenggorokan juga terasa sakit, kering, dan jadi sering batuk? Apa badan ikut pegal-pegal dan muncul ruam di kulit?

Jika ada beberapa gejala sekaligus, lebih baik Anda segera memeriksakan diri ke dokter. Dari situ, tenaga kesehatan akan melakukan tes untuk menentukan diagnosis. 

Bila Anda terbukti terinfeksi virus corona, penyakit COVID-19-nya itulah yang akan diatasi terlebih dulu. 

“Sisanya, dokter akan memberikan pengobatan sesuai gejala yang dirasakan. Untuk mulut, pasien yang direkomendasikan untuk meningkatkan kebersihan mulutnya, berkumur dengan obat kumur, atau jika ada sariawan bisa diberikan salep mulut khusus,” jelas dr. Alvin. 

Itu dia penjelasan bagaimana virus corona bisa menginfeksi mulut dan apa gejala lanjutannya. 

Bila masih ada pertanyaan seputar COVID-19, langsung saja konsultasikan hal tersebut kepada dokter kami lewat fitur LiveChat di aplikasi Klikdokter.

(OVI/AYU) 

0 Komentar

Belum ada komentar