Sukses

  • Home
  • Info Sehat
  • Mengoleskan Es Batu ke Cacar Air Lebih Baik Daripada Menggaruk!

Mengoleskan Es Batu ke Cacar Air Lebih Baik Daripada Menggaruk!

Stop menggaruk cacar air! Ketimbang digaruk, oleskan saja es batu ke area yang gatal. Secara medis, itu lebih baik lho!

Rasa gatal saat terkena cacar air memang sulit ditahan. Terkadang kita harus tarik napas dalam agar lebih tenang dan tak tergoda untuk menggaruknya.

Sudah mencari cara sana-sini, bertemulah dengan informasi yang bilang kalau es batu itu ampuh untuk meredakan gatal cacar air. Lantas, apa benar begitu?

1 dari 4 halaman

Bintil Cacar Air Tidak Boleh Digaruk!

Sebelum mendapatkan jawaban soal benar atau tidaknya es batu dapat menjadi “obat gatal” cacar air, sebaiknya Anda pahami dulu hal yang satu ini.

Selain gatal, munculnya bintil di sekujur tubuh, nyeri otot, dan sakit kepala juga hadir saat terkena cacar air. Bintil tersebut berdinding tipis dan berisi cairan, sehingga mudah sekali dipecahkan. Apalagi kalau rasa gatalnya luar biasa, keinginan untuk menggaruk dan memecahkan bintil akan semakin tinggi!

Sayangnya, keinginan itu harus dapat Anda tahan. Bintil cacar air pada akhirnya akan pecah sendiri. Apabila Anda sengaja memecahkan bintil tersebut dengan cara digaruk, risiko infeksi sekunder jadi lebih besar.

Misalnya, berisiko terinfeksi bakteri Staphylococcus aureus atau Streptococcus pyogenes dalam bentuk impetigo. Selain memicu infeksi, jaringan parut seperti keloid juga bisa muncul akibat menggaruk cacar air.

Keloid adalah jaringan yang tumbuh tidak normal dan menonjol. Awalnya, keloid bekas cacar berwarna merah muda. Tetapi lama-kelamaan, jaringan yang menonjol itu bisa berubah menggelap dan mengganggu penampilan Anda.

Karena itulah, sangat penting untuk mengingatkan diri sendiri bahwa separah apapun gatal cacar yang Anda rasakan, sebaiknya jangan digaruk. Carilah alternatif untuk meredakan rasa tidak nyaman tersebut, salah satunya dengan memanfaatkan es batu untuk cacar air.

Artikel Lainnya: Cacar Air, Sebaiknya Mandi Air Hangat atau Air Dingin?

2 dari 4 halaman

Mengapa Es Batu untuk Cacar Air Lebih Disarankan?

Dilansir dari laman Pedia Clinic, jika Anda tidak memiliki losion calamine, ada dua alternatif yang bisa dilakukan untuk meredakan gatal, yaitu mandi air dingin atau memberikan kompres es batu. Kenapa yang dingin-dingin, ya, disuruhnya?

Nah ternyata, dr. Valda Garcia mengatakan, “Kompres dingin memang bisa membantu mengurangi peradangan yang terjadi di kulit. Memberikan cooling sensation bisa menurunkan keinginan untuk menggaruk bintil cacar Anda.”

Untuk mandi dengan air dingin, Anda bisa melakukannya selama 10 menit. Sedangkan, untuk mendapatkan manfaat es batu, bungkus dulu es tersebut dalam kain bersih. Lalu, tempelkan di bagian yang paling gatal selama kurang lebih 10 menit juga.

Apakah kompres es batu untuk cacar air juga bisa mencegah cacar air membekas di kulit?  Menurut dr. Valda, hubungan yang terjadi sebenarnya tidak langsung.

“Kalau untuk mencegah cacar membekas parah, kompres es batu tidak memberi efek secara langsung. Kira-kira hubungannya seperti ini, karena mendapat sensasi dingin, keinginan Anda untuk menggaruk menjadi berkurang. Tidak menggaruk sama saja dengan menurunkan risiko peradangan kronis di kulit,” jelasnya.

“Garukan itu sendiri, selain bisa menyebabkan infeksi, bisa mengubah warna kulit menjadi hiperpigmentasi atau kehitaman setelah kena cacar,” tambah dr. Valda.

Artikel Lainnya: Ciri-ciri dan Gejala Cacar Air pada Bayi

Selain mengaplikasikan yang dingin-dingin ke kulit, Anda juga bisa mengonsumsi minuman dingin selama kena cacar air. Dikutip dari laman Seattle Children’s, mulut dan tenggorokan penderita cacar bisa terasa nyeri, kering, dan tidak enak sekali.

Dengan mengonsumsi air putih dingin, jus buah, milkshake, atau popsicles, itu bisa membantu meredakan gejala di area tersebut

Artikel Lainnya: Kiat agar Tidak Muncul Bekas Cacar Air di Kulit

3 dari 4 halaman

Selain Es Batu, Cara Ini Juga Bisa Atasi Gatal Cacar Air

Dalam penelitian yang berjudul A Systematic Review Study of Therapeutic Effects of Matricaria Recutita Chamomile, gatal akibat cacar air dapat diredakan dengan teh bunga kamomil.

Studi yang dipublikasikan dalam jurnal Electric Physician tahun 2016 itu menerangkan, teh kamomil memiliki khasiat antiseptik dan antiinflamasi saat dioleskan ke kulit. Anda bisa merebus 2 hingga 3 kantong teh kamomil lalu didinginkan.

Setelah itu, ambil kapas dan celupkan ke teh kamomil yang sudah dingin, lalu kompres ke area yang gatal. Jangan lupa untuk tetap dikeringkan dengan tisu bersih sambil ditepuk-tepuk perlahan.

Selain kompres dingin dan teh di atas, Anda juga bisa mengoleskan losion calamine. Losion yang satu ini memang sudah terbukti bisa mengurangi gatal di kulit. Jangan lupa untuk memotong pendek kuku Anda. Sehingga, saat kelepasan menggaruk, gesekan kuku tak sampai menyebabkan luka.

Itu dia alasan mengapa penggunaan es batu untuk cacar air lebih direkomendasikan daripada menggaruk. Apabila masih ada pertanyaan seputar cara mengatasi cacar air, langsung saja konsultasikan hal tersebut kepada dokter kami lewat fitur Live Chat di aplikasi Klikdokter.

(OVI/JKT)

0 Komentar

Belum ada komentar