Sukses

Anak Temukan Kondom di Rumah, Orang Tua Harus Apa?

Ada kalanya Anda ceroboh dan meletakkan kondom sembarangan. Kalau sampai anak menemukan dan memegangnya, ini yang perlu dilakukan orang tua menurut psikolog.

Dari sekian banyak momen kikuk antara orang tua dan anak usia TK atau SD, mungkin yang satu ini cukup susah dicari penjelasannya. Ya, anak menemukan beberapa kondom di rumah bahkan sampai dibuka kemasannya! 

Duh, kecolongan! Mau panik dan langsung ambil, tapi nanti anak malah kaget, bingung, dan merasa bersalah. Mau jelaskan yang sebenarnya, tapi belum menyiapkan jawaban yang baik. 

Salah-salah, anak malah tak puas dengan jawaban Anda dan mencari tahu sendiri. Harus apa kalau sudah begini?

1 dari 4 halaman

Tidak Perlu Menghindar, Pendidikan Seks Itu Perlu

Kendati demikian, orang tua sebenarnya tidak perlu terlalu ketakutan dengan momen seperti itu. 

Pada dasarnya, suatu hari alat kontrasepsi seperti kondom juga akan dipakai olehnya atau pasangannya nanti. 

Karena itulah, sangat penting bagi orang tua untuk membekalinya pendidikan seksual demi kesehatan dan keselamatan anak. 

Dengan begitu, ia bisa lebih bijak dalam mengambil sikap dan belajar bertanggung jawab atas dirinya sendiri.

Menurut Gracia Ivonika, M.Psi., Psikolog, pendidikan seksual memang sangat penting untuk diberikan sejak dini. Tetapi, harus dengan penyampaian dan konten informasi yang disesuaikan dengan usia anak. 

“Apabila anak menemukan kondom di rumah, orang tua tidak perlu menghindar atau berbohong. Sebaliknya, ini adalah momen untuk membantu anak memperoleh pemahaman yang tepat atas rasa ingin tahunya,” jelas psikolog yang kerap disapa Ivon itu.

Dirinya menambahkan, “Orang tua sekaligus bisa menanamkan nilai dalam konteks seksualitas yang sesuai dengan budaya yang dianut. Anda perlu siap dengan pertanyaan yang diberikan anak seputar seksualitas. Kuncinya tetap tenang. Bila Anda tenang, penjelasan yang dikeluarkan jadi lebih terarah dan tepat sesuai usianya.”

Artikel Lainnya: Dampak Anak Melihat Orang Tua Berhubungan Seks dan Cara Meresponsnya

2 dari 4 halaman

Penjelasan Kontrasepsi Ini Bisa Digunakan Orang Tua

Selain mengontrol diri supaya lebih tenang, beberapa hal yang bisa dijelaskan oleh orang tua bila anak menemukan atau bertanya soal kondom yaitu:

  • Anak Masih Kecil, Jelaskan Khusus untuk Siapa Benda Itu

“Pada anak yang masih kecil, orang tua cukup menjelaskan bahwa benda tersebut hanya boleh digunakan oleh orang berpasangan, seperti mama dan papa, tante dan om, kakek dan nenek. Lalu, hanya boleh digunakan orang dewasa,” saran Psikolog Ivon. 

  • Anak Pra-Remaja, Jelaskan Fungsinya

Beda usia, beda pula penjelasannya. Ivon menyarankan, “Saat anak memasuki usia pra-remaja, orang tua dapat menjelaskan secara lebih spesifik bahwa kondom digunakan untuk mencegah penyakit menular seksual dan kehamilan bagi para pasangan suami-istri.”

  • Anak Remaja, Jelaskan Fungsi dan Hubungan Seks dalam Konteks Sains

Anda bisa menjelaskan, hubungan seksual merupakan sesuatu yang alami, normal, dan suci, sehingga hanya boleh dilakukan pasangan yang sudah menikah. 

“Ketika berhubungan seks, pria akan mengeluarkan sperma dari penis dan cairan tersebut bisa masuk ke vagina. Dari situlah, pasangan bisa memiliki anak. Kondom berfungsi untuk mencegah kondisi tersebut.”

“Pasangan suami-istri yang sudah sepakat menunda atau mencegah kehamilan, atau menghindari risiko penularan penyakit seksual bisa menggunakan kondom,” tambahnya. 

Apabila anak remaja ingin mencari tahu lebih lanjut soal kondom di internet, Anda bisa mendampingi (bersama anak) dan mengarahkan anak untuk mencari informasi di situs-situs kesehatan resmi. Jadi, penjelasan yang diberikan tidak menuju ke arah pornografi.

Artikel Lainnya: Anak Akui Sudah Berhubungan Seks, Apa yang Harus Ortu Lakukan?

3 dari 4 halaman

Orang Tua Tidak Boleh Teledor Lagi

Meski sudah ada beberapa rekomendasi penjelasan kontrasepsi untuk anak, Anda sebagai orang tua sebaiknya juga tidak teledor lagi saat meletakkan kondom. Beberapa hal yang perlu diingat yaitu:

  • Simpan kondom di tempat yang gelap dan tidak terlalu dingin atau panas. Misalnya, laci meja samping tempat tidur, laci pakaian, dompet, atau tas. 
  • Bila perlu, simpan kondom dalam kotak kedap udara sebelum diletakkan di laci atau lemari dalam ruangan sejuk.
  • Kondom bekas bisa dibungkus dulu dengan beberapa lapis tisu sebelum dibuang ke tempat sampah yang tertutup. 

Kini Anda sudah tak bingung lagi kan harus jawab apa ketika anak menemukan kondom di rumah? 

Bila ada pertanyaan seputar pendidikan seksual untuk anak, konsultasikan kepada dokter dan psikolog lewat fitur LiveChat di aplikasi Klikdokter. 

(FR/AYU)

0 Komentar

Belum ada komentar