Sukses

Dicoba Bunda, Ini Olahraga yang Aman saat Program Hamil

Bagi Anda yang sedang program hamil, olahraga juga diperlukan. Mari ketahui olahraga yang aman dilakukan saat program hamil.

Tidak semua pasangan mudah mendapatkan keturunan. Mereka yang kesulitan  akhirnya memilih opsi program hamil. Saat sedang program hamil, kondisi tubuh perlu dijaga. Olahraga adalah salah satu kegiatan yang tetap perlu dilakukan.

Beberapa calon ibu mungkin sangat berhati-hati bila ingin beraktivitas dan berolahraga ketika menjalani program hamil karena takut usahanya gagal. Padahal, tak perlu khawatir soal ini.

Pada dasarnya, olahraga adalah aktivitas sehat untuk setiap orang. Kalau dilakukan dengan benar, hasilnya pun akan sangat baik bagi ibu yang sedang promil.

1 dari 3 halaman

6 Jenis Olahraga untuk Program Hamil

Menurut dr. Devia Irine Putri, olahraga justru disarankan untuk membantu promil.

"Olahraga juga bermanfaat untuk membantu menstabilkan hormon dan membantu melancarkan peredaran darah," ungkapnya.

Kalau hormonnya bagus, maka potensi Anda untuk bisa hamil bisa meningkat. Tapi, ketahui juga jenis-jenis olahraga yang bagus untuk promil, yakni:

  1. Berenang

Aktivitas olahraga ini sangat menyenangkan dan disukai banyak orang. Berenang ialah salah satu jenis kardio yang baik untuk Anda yang sedang program hamil.

Kuncinya adalah lakukan olahraga dengan intensitas ringan dan sedang saat program hamil. Nah, berenang termasuk intensitas yang sedang.

Jika melakukan olahraga dengan intensitas berat, maka tubuh malah stres dan akhirnya kurang baik untuk proses pembuahan.

  1. Jogging

Olahraga ini juga disarankan oleh dr. Devia Irine. Bisa juga dipadukan dengan jalan sehat.

Jogging adalah olahraga intensitas sedang yang bagus. Lakukan setidaknya 30 menit per hari dan rasakan manfaatnya untuk kadar hormon yang baik.

Artikel Lainnya: Jangan Lakukan! Olahraga Ini Berbahaya untuk Ibu Hamil

  1. Yoga

Kesuburan jadi hal paling utama dan akan berjalan baik kalau para ibu yang sedang program hamil tidak stres. Nah, manfaat utama yoga adalah mengurangi stres dengan gerakan yang lembut dan intensitasnya tidak terlalu tinggi.

  1. Zumba

Selain yoga, zumba bisa jadi opsi olahraga menarik yang bisa mengurangi stres. Oleh karena itu, sangat baik dilakukan saat program hamil.

Zumba menggunakan gerakan yang ceria dan musik yang berirama. Pada akhirnya, olahraga ini bisa membuat Anda bahagia dan mendukung produksi hormon bahagia (endorfin) yang sangat memengaruhi kesuburan.

  1. Menari

Kalau Anda senang menari, aktivitas ini juga sangat baik. Kalau Anda bahagia, kesuburan bisa lebih baik dan akhirnya membuat program hamil lebih berhasil.

  1. Pilates

Mirip seperti yoga, jenis olahraga ini membantu Anda terbebas dari stres.

Artikel lainnya: 6 Manfaat Sehat dari Olahraga saat Hamil

2 dari 3 halaman

Apa yang Harus Diperhatikan saat Olahraga dalam Program Hamil?

Jangan karena boleh olahraga, Anda jadi sembarangan melakukannya. Tetap harus tahu batasan dan menjaga kondisi tubuh dengan baik.

Menurut dr. Devia Irine, mengetahui kemampuan diri adalah kunci penting supaya olahraga untuk promil baik-baik saja. Selain itu, jangan sampai olahraga membuat Anda stres, karena memengaruhi hormon juga.

"Tahu batasan atau kemampuan diri. Misalnya, hanya bisa jogging 30 menit, tidak masalah. Asalkan rutin dilakukan dan tetap konsisten," ujar dr. Devia Irine.

"Justru kalau dipaksakan, bisa membuat ibu kelelahan, tubuh jadi stres, dan hormon bisa berubah. Harus nyaman dan bahagia saat berolahraga," saran dr. Devia Irine.

Selain olahraga, dr. Devia Irine mengingatkan calon ibu untuk memenuhi kebutuhan nutrisi dengan benar, misalnya, sumber karbohidrat, protein, dan lemak baik.

"Olahraga memang bisa membantu berat badan ideal. Tapi, jangan fokus pada berat badan saja yang akhirnya malah memforsir tubuh agar BB-nya semakin ideal," jelas dr. Devia Irine.

Jadi, tak perlu ragu untuk berolahraga saat menjalani program hamil. Sesuaikan jenis dan durasi olahraga dengan kondisi diri, serta berkonsultasilah kepada dokter.

Pakai Live Chat dari KlikDokter untuk konsultasi ke dokter kandungan lebih cepat. Anda pun bisa pakai Kalender Kesuburan untuk membantu mengetahui masa subur.

(FR/JKT)

0 Komentar

Belum ada komentar