Sukses

  • Home
  • Info Sehat
  • Arti Kesehatan di Balik Kebiasaan Bayi Menjulurkan Lidah

Arti Kesehatan di Balik Kebiasaan Bayi Menjulurkan Lidah

Kebiasaan bayi menjulurkan lidah ternyata bisa mengindikasikan suatu kondisi kesehatan. Apa saja kondisi yang dimaksud? Simak penjelasannya!

Gerak-gerik sang buah hati pasti bikin orang tua gemas. Apalagi kalau si kecil menjulurkan lidahnya sambil tertawa. Rasanya ingin sekali menggigit pipinya yang gembul itu.

Bicara soal bayi menjulurkan lidah, sudah tahukah Anda bahwa ternyata kebiasaan tersebut bisa didasari oleh kondisi medis tertentu?

1 dari 3 halaman

Penyebab Bayi Suka Menjulurkan Lidah

Menurut dr. Reza Fahlevi, Sp.A, bayi yang baru lahir memang sering menjulurkan lidahnya. Kebiasaan tersebut bisa dikategorikan normal maupun abnormal. 

  • Arti Bayi Menjulurkan Lidah yang Normal

Beberapa kondisi normal yang dapat ditunjukkan oleh bayi saat mereka menjulurkan lidah, yaitu:

  • Refleks Fisiologis

“Pada bayi yang baru lahir, ada yang namanya refleks fisiologis sehingga dia sering menjulurkan lidahnya. Kondisi ini muncul pada bayi baru lahir hingga usia 4 bulan,” jelas dr. Reza.

"Pada usia 4 bulan, normalnya, refleks lidahnya sudah berkurang,” sambungnya.

  • Belum Siap Menerima MPASI

Berkurangnya refleks menjulurkan lidah pada bayi di usia 4 bulan menandakan dirinya sudah mulai siap menerima makanan pendamping ASI (MPASI). 

“Kalau refleks tersebut masih dominan, artinya dia belum siap menerima MPASI. Kalau paksa dikasih (MPASI), dia akan memuntahkan makanan tersebut,” tutur dr. Reza. 

  • Meniru 

Dilansir Mom Junction, banyak orang dewasa menjulurkan lidah mereka saat bercanda dan bermain bersama bayi. 

Hal tersebut dapat memberikan bayi contoh, sehingga ia akan menirunya untuk bersenang-senang.

Artikel Lainnya: Ketika Bayi Menderita Tongue-tie

  • Arti Bayi Menjulurkan Lidah yang Tidak Normal 

Ada juga penyebab bayi sering menjulurkan lidah versi abnormal. Kondisi ini menetap, dan penyebabnya meliputi:

  • Hipotiroid dan Down Syndrome

“Pada bayi yang hipotiroid, mereka cenderung memiliki lidah yang besar. Selain itu, anak dengan sindrom down juga punya lidah yang demikian. Kalau lidahnya seperti itu, otomatis dia akan menjulur ke luar,” ucap dr. Reza. 

Tanda yang bisa terlihat dari hipotiroid adalah bayi selalu tampak lemas. Sedangkan pada bayi sindrom down dapat dilihat dari bentuk wajahnya yang berbeda. 

Oleh karena itu, dokter menyarankan orang tua membawa si kecil ke dokter untuk diperiksa hormon tiroidnya serta ada/tidaknya potensi sindrom-sindrom lain pada dirinya.

  • Rahangnya Terlalu Kecil (Pierre Robin Syndrome)

Bayi yang memiliki rahang kecil sering membuat lidahnya menjulur keluar. Kondisi ini disebut sebagai Pierre Robin Syndrome, dan diduga terjadi saat si kecil masih dalam kandungan. 

Penelitian yang diterbitkan di National Center for Biotechnology Information (NCBI), U.S. National Library of Medicine melaporkan, penyebab sindrom ini diduga karena faktor genetik.

  • Facies Adenoid

Adenoid adalah organ yang terletak di bagian paling belakang saluran hidung, 

“Bayi membutuhkan oksigen lebih banyak ketika saluran napasnya tertutup jaringan adenoid dan tonsil. Akhirnya, refleksnya si bayi adalah dengan membuka mulut. Kondisi ini disebut facies adenoid,” papar dr. Reza. 

Dengan dia membuka mulut dan menjulurkan lidah, oksigen yang masuk menjadi lebih banyak. 

Artikel Lainnya: Masalah Kesehatan Mulut yang Sering Terjadi pada Bayi

2 dari 3 halaman

Bayi Menjulurkan Lidah, Kapan Orang Tua Harus Khawatir?

Bayi yang menjulurkan lidah dan keadaannya selalu lemas dikhawatirkan memiliki masalah tiroid. 

Oleh sebab itu, dr. Reza tadi menyarankan ayah dan bunda untuk segera memeriksakan si kecil ke dokter jika mengalami tanda-tanda tersebut. 

Dikutip Medical News Today, orang tua juga sebaiknya membawa bayi ke dokter jika ia sering menjulurkan lidah tanpa alasan yang jelas dan menunjukkan gejala-gejala atau gangguan pertumbuhan lainnya.

Perubahan apa pun pada perilaku bayi dapat memperingatkan adanya sebuah masalah. 

Misalnya, bayi yang terus-menerus kelaparan padahal baru saja disusui. Dikhawatirkan, kondisi tersebut terjadi karena bayi kesulitan menyerap gizi dari makanannya.

Perubahan perilaku bayi yang terjadi setelah trauma di kepala atau di bagian tubuh lainnya juga bisa dianggap sebagai keadaan darurat. 

Oleh sebab itu, orang tua harus segera memeriksakan bayi ke dokter untuk mendapatkan penanganan medis.

Banyak hal yang dapat menjadi penyebab bayi menjulurkan lidah. Ada yang normal, ada juga yang tidak normal. Jika Anda curiga atau terkendala mendeteksinya, jangan sungkan untuk membawa si kecil berobat ke dokter.

Anda juga bisa berkonsultasi pada dokter menggunakan layanan LiveChat 24 jam atau dengan mengunduh aplikasi Klikdokter sebagai langkah deteksi dini masalah tumbuh kembang pada bayi.

(NB/AYU)

0 Komentar

Belum ada komentar