Sukses

  • Home
  • Info Sehat
  • Anak Sehat Selama di Rumah, Ibu Harus Siapkan Perlengkapan Medis Ini!

Anak Sehat Selama di Rumah, Ibu Harus Siapkan Perlengkapan Medis Ini!

Walaupun tidak menyenangkan, masalah yang mengganggu kesehatan anak pasti akan dialami oleh orang tua. Sebelum panik saat anak sakit, mari siapkan perlengkapan medis di rumah.

Anak-anak dianggap memiliki sistem kekebalan tubuh yang belum matang sempurna selayaknya orang dewasa, sehingga lebih rentan terkena penyakit. Sebagai orang tua yang merupakan pengasuh utama anak, sebaiknya bersiap jika anak mengalami gangguan kesehatan.

Di tengah pandemi virus corona, pemerintah mengimbau masyarakat untuk lebih banyak beraktivitas di dalam rumah saja. Tentunya imbauan ini dimaksudkan agar anak-anak terlindungi dari penularan infeksi yang mungkin terjadi saat berdekatan dengan orang lain.

Walaupun sudah berusaha untuk mengurangi penularan penyakit, terkadang masalah kesehatan anak tetap muncul. Untungnya, berbagai pertolongan pertama dapat Anda siapkan di rumah untuk meredakan keluhan yang muncul.

Jadi, alat kesehatan anak apa saja yang sebaiknya disiapkan?

  1. Termometer

Demam merupakan salah satu gejala yang paling sering menyerang anak-anak. Menurut IDAI, demam merupakan penyebab dari sekitar 1/3 kunjungan ke dokter. Sering kali, orang tua dengan mudah menyadari badan anak panas dengan perabaan, misalnya pada dahi.

Namun, untuk memastikan, sebaiknya orang tua melakukan pengukuran suhu dengan termometer jika anak teraba panas. Suhu tubuh yang normal umumnya berkisar antara 36,5-37,5 derajat Celsius.

  1. Kotak P3K

Dengan memiliki anak yang aktif, tidak heran jika risiko jatuh atau tergores kerap terjadi. Luka ringan pun menjadi masalah kesehatan anak yang sering ditemui.

Kabar baiknya, luka ringan bisa diatasi sendiri di rumah, sehingga penting bagi orang tua untuk menyediakan kotak pertolongan pertama pada kecelakaan (P3K) di rumah.

Saat anak jatuh dan terluka, misalnya, bersihkan area luka dengan sabun dan air. Jika masih terjadi perdarahan, Anda dapat menghentikannya dengan menekan area yang berdarah menggunakan kain bersih, kasa, atau tisu.

Setelah perdarahan diatasi, Anda dapat menggunakan plester untuk menutup luka. Pada luka yang lebih besar bisa menggunakan kasa.

  1. Peralatan Kebersihan

Kebersihan merupakan salah satu cara utama menghindari penularan penyakit. Untuk itu, pastikan Anda memiliki peralatan kebersihan yang lengkap, mulai dari sabun, cairan pembersih sayur dan buah (sabun food grade), hingga disinfektan.

Biasakan untuk membersihkan seluruh bagian tubuh anak dengan sabun saat mandi dua kali sehari. Bagian tubuh tertentu, khususnya tangan, perlu dicuci dengan lebih sering. Ajak anak untuk mencuci tangan sebelum makan, setelah menggunakan toilet, setelah bermain di luar ruangan, dan sebagainya.

Sabun cuci food grade bisa Anda gunakan untuk menjaga higienitas saat mengolah makanan. Misalnya, untuk mencuci buah dan sayur sebelum diolah. Semua permukaan yang bersentuhan dengan bahan makanan saat mengolah makanan pun perlu dibersihkan dengan sabun.

Tak lupa, gunakan cairan pembersih disinfektan untuk mengelap berbagai permukaan benda-benda di rumah, seperti meja, kursi, mainan anak, dan lainnya.

  1. Oralit

Masalah pencernaan, seperti diare, juga kerap dialami anak. Hal pertama dan utama yang bisa dilakukan orang tua adalah dengan menjaga agar anak tidak dehidrasi akibat banyaknya cairan yang keluar.

Oleh karena itu, orang tua dapat menyiapkan oralit sebagai cairan rehidrasi oral. Oralit boleh diberikan setiap kali anak BAB untuk menggantikan cairan yang terbuang. 

  1. Balsam

Balsam merupakan perlengkapan medis sederhana yang memiliki banyak keuntungan. Pada kasus anak dengan batuk pilek serta hidung tersumbat, balsam dapat dioleskan pada dada dan leher anak.

Anda dapat memilih balsam yang terbuat dari bahan-bahan alami seperti eucalyptol, chamomile, menthol, camphor, dan minyak sage. Salah satunya adalah Transpulmin Balsam.

Selain itu, Transpulmin juga dapat meredakan nyeri, seperti nyeri punggung atau nyeri kepala. Bahkan bisa dioleskan pada perut yang kembung. Jika anak digigit serangga seperti nyamuk, balsam juga dapat dioleskan pada area yang muncul bentol.

Tekstur Transpulmin tidak lengket dan mudah meresep sehingga nyaman untuk bayi serta anak-anak. Aromanya juga memberikan efek relaksasi.

Jika anak Anda newborn sampai usia 2 tahun, bisa menggunakan Transpulmin Baby. Tetapi jika anak Anda berusia di atas 2 tahun, pakailah Transpulmin Kids. 

Jadi, saat Anda memiliki anak di rumah, terutama di masa pandemi virus corona seperti saat ini, penting untuk memiliki perlengkapan medis di rumah yang bermanfaat untuk kesehatan anak.

Dengan demikian, Anda selalu siap memberikan pertolongan pertama jika sewaktu-waktu anak sakit.

[RS]

0 Komentar

Belum ada komentar