Sukses

Catat! Ini Deretan Sayuran Merah Kaya Manfaat

Anda bosan makan sayuran hijau? Ini saatnya memasukkan sayuran merah dalam menu Anda. Yuk, kita cari tahu manfaat sehatnya.

Selama ini, sayuran hijau kerap disebut-sebut yang paling sehat dan kaya nutrisi. Padahal, sayuran berwarna lain tak kalah juga kandungan gizinya. Sayur merah, contohnya.

Bahkan, warna merah pada sayuran dipercaya sebagai tanda kandungan vitamin yang melimpah!

Kok Bisa Sayuran Berwarna Merah?

Fitonutrien adalah alasan di balik warna merah pada sayuran dan juga buah. ​ Senyawa alami ini diketahui memiliki banyak manfaat kesehatan.

“Fitonutrien itu sumber nutrisi yang berasal dari tumbuhan. Jenisnya banyak, seperti karotenoid, flavonoid, dan fitoestrogen. Semua antioksidan itu digunakan untuk menangkal radikal bebas dalam tubuh, termasuk menjaga sistem imun,” ujar dr. Arina Heidyana.

Dikutip dari Healthline, fitonutrien bahkan terbukti membantu mencegah kanker, dan melawan penyakit kronis lainnya.

Selain fitonutrien, sayur merah juga mendapatkan warna dan nutrisi dari likopen dan antosianin.

“Likopen adalah antioksidan yang masuk ke dalam jenis karotenoid, yang berfungsi juga sebagai antioksidan,” dr. Arina menjelaskan.

Senyawa ini terbukti dapat mengurangi risiko penyakit jantung, melindungi mata, melawan infeksi, dan melindungi dari kerusakan akibat asap tembakau.

Peneliti juga menduga potensi likopen untuk mencegah terjadinya kanker prostat dan tumor lainnya.

Sementara itu, antosianin dipercaya dapat melindungi hati, meningkatkan penglihatan, serta menurunkan tekanan darah dan peradangan.

Sayangnya, terlepas dari manfaat sayuran merah tersebut, menurut National Cancer Institute, 95 persen orang dewasa belum banyak mengonsumsinya.

Artikel Lainnya: Ini 9 Hal yang Terjadi pada Tubuh akibat Kurang Makan Sayur

1 dari 3 halaman

6 Sayuran Merah Bernutrisi Tinggi

Itulah sebabnya, jangan melulu makan sayuran hijau. Yuk, perkaya khazanah asupan harian Anda dengan deretan sayuran berwarna merah berikut!

1. Bit

Berdasarkan United States Department of Agriculture (USDA), Amerika Serikat, bit sebenarnya sayuran yang punya kandungan antioksidan. Sayur merah ini mengandung potasium, serat, folat, zat besi, dan nol kolesterol.

Jika Anda konsumsi bit, bisa mengurangi tekanan darah, aliran darah, serta daya tahan tubuh.

Bit ini bisa dicampurkan  dengan buah-buahan serta sayuran untuk meningkatkan rasa dan menambah lebih banyak nutrisi.

2. Kol Merah

Mengapa kol bisa berwarna merah? Warna tersebut berasal dari antosianin. Menurut sebuah penelitian, antosianin adalah antioksidan kuat yang dapat mengurangi penyakit kardiovaskular, gangguan otak, serta kanker.

Secangkir kubis merah sudah memenuhi 85 persen kebutuhan vitamin C harian, 42 persen kebutuhan vitamin K harian, dan 20 persen kebutuhan vitamin A harian.

Sayur merah ini juga merupakan sumber serat, vitamin B6, kalium, dan mangan yang baik.

Artikel Lainnya: Hati-hati, Makan Sayuran Mentah Tak Selalu Sehat

3. Paprika Merah

Siapa tak kenal paprika merah? Buah berbentuk lonjong ini adalah sumber vitamin A, vitamin C, vitamin B6, vitamin E, dan folat.

Anda yang ingin meningkatkan kekebalan tubuh dan mendapatkan kulit yang sehat, mengonsumsi paprika merah bisa jadi jawaban. Konsentrasi vitamin C yang tinggi juga akan bantu melindungi Anda dari infeksi.

4. Lobak Merah

Selain serat dan karbohidrat, lobak merah juga sumber vitamin C yang sangat baik dengan 17 miligram per 1 cangkir. Jumlah tersebut merupakan 23 persen dari kebutuhan harian wanita dan 19 persen dari kebutuhan harian pria.

Jenis sayuran berwarna merah ini juga mengandung folat dan vitamin B6, serta mineral kalium, mangan, dan kalsium.

5. Tomat

Sebagian besar orang Indonesia mungkin sudah tak asing lagi dengan tomat. Ya, buah bulat berwarna merah ini adalah sumber likopen, vitamin C, dan kalium yang bagus.

Menurut National Institutes of Health, sekitar 85 persen likopen dalam makanan kita berasal dari tomat segar dan produk tomat.

6. Selada Merah

Sayuran berdaun merah dan gelap umumnya lebih tinggi nutrisi, seperti antioksidan dan vitamin B6.

Secangkir selada daun merah parut memiliki hampir setengah dari kebutuhan harian Anda akan vitamin A dan K. Daunnya juga membantu Anda tetap terhidrasi karena 95 persennya terdiri dari air.

Artikel Lainnya: 8 Jenis Sayuran untuk Diet yang Bisa Anda Coba

2 dari 3 halaman

Jangan Lupa Kombinasikan Asupannya!

Ternyata banyak juga sayuran merah di sekitar kita, yang ternyata adalah sumber vitamin dan mineral yang baik. Sekarang Anda tertarik ingin mengonsumsinya?

Tentu boleh! Hanya saja, menurut penuturan dr. Devia Irene Putri, mengombinasikan sayuran merah dengan beragam asupan lainnya akan jauh lebih baik bagi kesehatan.

“Jangan lupa untuk mengombinasikan sayuran berwarna merah ini dengan sumber lain. Misalnya, sumber protein yang didapat dari kacang-kacangan, tahu, tempe, ikan, telur; atau lemak mislanya dari daging,” ujar dr. Devia.

Dengan begini, nutrisi yang didapatkan tubuh lebih komplit dan sempurna. Perpaduan rasa yang dihasilkan juga akan lebih menarik bagi lidah.

Ingin tahu kandungan nutrisi di dalam sayuran berwarna lainnya? Dapatkan informasinya di aplikasi Klikdokter.

(AYU/ARM)

0 Komentar

Belum ada komentar