Sukses

  • Home
  • Info Sehat
  • Perlu Tahu, Ini Harapan Hidup Penderita Kanker Kolon Stadium 3

Perlu Tahu, Ini Harapan Hidup Penderita Kanker Kolon Stadium 3

Ada yang bisa bertahan lama, ada juga yang tidak. Lalu, bagaimana penjelasan dokter mengenai waktu bertahan hidup dari penderita kanker kolon stadium 3?

Meninggalnya Chadwick Boseman sungguh mengagetkan masyarakat dunia. Tampil sebagai superhero yang kuat dan gagah, ternyata pria kelahiran 1976 tersebut menderita penyakit kanker kolon stadium 3 sejak tahun 2016.

Dilihat dari rekam jejak penyakitnya, pria yang kerap disapa Chad itu ternyata sempat menjalani aktivitas syuting guna berperan dalam film Black Panther serta Avengers: Endgame ketika sel kanker menggerogoti tubuhnya secara diam-diam.

Chadwick Boseman dan Penyakit Kanker

Perlu diketahui, kanker kolon atau kanker usus besar merupakan penyebab kematian oleh kanker nomor dua di Amerika Serikat. Dilansir NY Times, kasus kanker kolon di usia muda bahkan terus mengalami peningkatan.

Penampilan Chadwick Boseman dalam film Black Panther memang tidak seperti orang yang sedang sakit. Tubuhnya masih kelihatan segar, bugar, dan berotot. Perubahan pada tubuhnya mulai terlihat oleh publik sejak tahun lalu.

Berat badannya menurun drastis, sehingga ia nampak tidak segar karena terlalu kurus. Banyak yang menghujat, tetapi tak sedikit juga yang bertanya, “ada apa sebenarnya?”. Ternyata, kondisi kanker kolon stadium 3 yang dialaminya kian memburuk.

1 dari 4 halaman

Pasien Kanker Kolon Stadium 3 Masih Bisa Beraktivitas seperti Biasa

Mengapa seorang penderita kanker kolon stadium 3 masih beraktivitas seperti biasa, bahkan syuting film-film besar? Apakah tubuhnya tidak lemas saat bekerja ketika mengalami penyakit mengerikan tersebut?

Menanggapi pertanyaan di atas, dr. Sepriani Timurtini Limbong mengatakan, penderita kanker jenis apa pun memang bisa dimotivasi untuk beraktivitas seperti biasa jika kondisi tubuhnya masih kuat.

“Tujuannya apa? Supaya mereka punya semangat hidup. Melanjutkan pekerjaan, melakukan hobi, bertemu dengan teman-teman, itu sebenarnya berdampak positif buat kualitas hidup dan kondisi si pasien,” kata dr. Sepriani.

“Tapi, kembali lagi dengan kondisi kekuatan tubuhnya, ya. Kalau memang lemas dan tak kuat, jangan dipaksa. Kalau masih kuat, bisa dilakukan,” sambungnya.

Lebih lanjut, dr. Sepri juga berujar, kualitas hidup dari pasien kanker memang harus tetap dijaga, salah satunya dengan melakukan aktivitas yang telah disesuaikan dengan kondisi tubuhnya.

Artikel Lainnya: Efektifkah Olahraga Menangkal Kanker Usus?

2 dari 4 halaman

Berapa Lama Harapan Hidup Pasien Kanker Kolon Stadium 3?

Dampak kanker usus besar stadium 3 (3A, 3B, 3C), ternyata juga bisa sampai menyerang kelenjar getah bening di sekitar tumor.

“Bertahan atau tidaknya, itu istilahnya ada 5 years survival rate alias berapa persen orang dengan kondisi tersebut bisa bertahan dalam kurun waktu 5 tahun sejak kanker didiagnosis atau sejak terapinya dimulai,” tutur dr. Sepri.

“Pada pasien keganasan kolorektal stadium 3, 5 years survival rate miliknya adalah sekitar 70 persen. Hal ini tentu tergantung dari pengobatan, respons tubuh pasien terhadap pengobatan, nutrisi pasien, hingga jenis sel kankernya,” lanjutnya.

Untuk kasus Chadwick Boseman, ia didiagnosis kanker kolon stadium 3 pada 2016. Kemudian di tahun ini, dia meninggal dunia dengan kondisi kanker kolon stadium 4 di usianya yang menginjak 44 tahun. Dengan demikian, ia bertahan kurang lebih selama 4 tahun.

Artikel Lainnya: Benarkah Kopi dan Teh Bisa Sebabkan Kanker Kolon?

3 dari 4 halaman

Tips Pola Hidup untuk Mengurangi Dampak Kanker Usus Besar

Faktor risiko kanker kolon dan jenis lainnya ada yang tidak dapat dimodifikasi, seperti genetik, usia, jenis kelamin, dan riwayat penyakit.

Namun, ada pula faktor risiko kanker yang bisa dimodifikasi, misalnya gaya hidup dan kondisi lingkungan. Terkait faktor risiko kanker yang dapat dimodifikasi, berikut ini adalah anjurannya.

  • Hindari makanan tinggi lemak dan rendah serat. Perbanyak konsumsi sayur dan buah-buahan.
  • Perbanyak gerak, khususnya olahraga secara rutin. Hindari malas-malasan dan terlalu sering berbaring.
  • Raih dan pertahankan berat badan di rentang ideal.
  • Hindari rokok, minuman beralkohol, dan paparan zat-zat yang dapat merusak kesehatan.
  • Rutin melakukan pemeriksaan kesehatan secara umum di rumah sakit, terutama Anda yang sudah berusia 35 tahun ke atas dan memiliki risiko penyakit radang usus.
  • Kelola stres dengan baik.

Bila memang kondisi psikis menurun, pasien kanker juga bisa mendapatkan terapi pendukung dari psikolog.

“Ini bisa mendukung kegiatan apa yang masih bisa dia lakukan. Terapi makna hidup juga bisa diberikan,” kata psikolog Ikhsan Bella Persada, M. Psi.

“Pasien kanker biasanya memiliki rasa hancur terkait makna dan tujuan hidupnya. Ini bisa dibangun lagi agar kualitas hidupnya meningkat. Dukungan dari keluarga juga sangat diperlukan,” pungkasnya.

Dampak kanker usus besar sangatlah mengerikan. Karenanya, lakukan tindakan pencegahan sejak dini agar risiko Anda mengalami penyakit mengerikan tersebut bisa lebih diminimalkan.

Jika Anda punya pertanyaan mengenai kanker atau masalah kesehatan lainnya, jangan sungkan untuk berkonsultasi langsung pada dokter lewat fitur LiveChat 24 Jam di aplikasi Klikdokter.

(NB/AYU)

0 Komentar

Belum ada komentar