Sukses

  • Home
  • Info Sehat
  • Perbedaan Jenis Telur Ayam yang Perlu Diketahui dan Manfaatnya

Perbedaan Jenis Telur Ayam yang Perlu Diketahui dan Manfaatnya

Ada banyak jenis telur ayam dijual di supermarket, beberapa di antaranya disebut-sebut bisa memberikan manfaat sehat. Cek fakta medisnya di sini.

Bicara soal jenis telur ayam, mungkin yang langsung terpikir adalah telur ayam negeri dan telur ayam kampung. Namun, tahukah Anda bahwa masih banyak jenis telur ayam yang dijual di pasaran?

Mulai dari yang konvensional sampai yang organik, berikut di bawah ini akan dijelaskan jenis-jenis telur ayam beserta manfaatnya.

 

1 dari 3 halaman

Ragam Jenis Telur Ayam

Sama halnya dengan daging sapi, sumber protein yang satu ini ternyata memiliki beberapa jenis dan harga yang variatif. Keterangan tersebut bisa Anda lihat pada label kemasan telur. Adapun jenis telur ayam yang dimaksud, antara lain sebagai berikut ini.

1. Telur Konvensional

Jenis telur ayam ini merajai pasar karena harganya yang murah dan mudah didapat.

Kendati demikian, proses untuk mendapatkan telur konvensional kurang baik bagi ayam.

Biasanya, ayam-ayam ditempatkan di dalam kandang yang penuh dan sering kali tanpa melihat cahaya matahari.

2. Cage-Free Eggs (Telur Tanpa Kandang)

Jenis telur ayam ini didapat dari ayam-ayam yang tetap hidup di kandang. Hanya saja, ayam-ayam penghasil telur ini hidup di dalam kandang terbuka.

Ayam masih memiliki ruang untuk berkeliaran dan bertengger. Mereka juga memiliki kotak sarang untuk bertelur.

3. Free-Range Eggs (Telur Ayam Bebas)

Berbeda dengan dua jenis telur ayam di atas, telur free-range didapat dari ayam yang tidak hidup di kandang. Mereka dibiarkan berkeliaran bebas dan umumnya berteduh di bawah kanopi saja.

Kebebasan bergerak, udara segar, dan biji-bijian atau serangga yang dimakan oleh ayam dipercaya bisa membuat kualitas telur ayam lebih baik.

Artikel Lainnya: Telur Puyuh vs Telur Ayam, Mana yang Kolesterolnya Lebih Tinggi?

4. Telur Organik

Jenis telur ayam organik didapat dari ayam yang diberikan pakan organik dan tidak mendapat vaksin atau antibiotik. Ayam-ayam ini dipelihara tanpa kandang atau bebas.

Biji-bijian yang mereka makan harus ditanam di lahan yang tidak mengandung pestisida dan bahan kimia beracun setidaknya selama tiga tahun.

5. Telur Vegetarian

Jenis telur ayam ini berasal dari ayam yang diberikan makanan vegetarian. Ayam betina dipelihara di dalam ruangan dan dilarang mematuk cacing atau serangga di tanah.

6. Telur yang Dipasteurisasi

Jenis telur yang satu ini dipanaskan 60 derajat Celsius selama 3½ menit sehingga bisa membunuh bakteri apa pun tanpa dimasak dulu.

Jenis telur ayam ini ideal untuk wanita hamil, anak-anak, dan mereka yang memiliki sistem kekebalan lemah. Karena, proses pasteurisasi secara signifikan mengurangi risiko penyakit dari makanan yang mungkin terdapat Salmonella.

7. Telur yang Diperkaya Omega-3

Pakan ayam dilengkapi dengan sumber asam lemak omega-3, seperti biji rami atau ikan untuk meningkatkan jumlah omega-3 yang dikandung dalam telur.

Artikel Lainnya: Makan Telur Bisa Bikin Bisulan?

2 dari 3 halaman

Apakah Jenis Telur Ayam Selain Telur Konvensional Lebih Bermanfaat?

Sementara itu, ada studi yang membandingkan antara telur organik, telur konvensional, dan telur yang diperkaya omega-3.

Hasil dari studi tersebut menunjukkan, telur organik memiliki kadar protein, kalium, dan tembaga yang lebih tinggi. Telur konvensional mengandung lebih banyak magnesium dan zat besi. Lalu, telur omega-3 mengandung mangan dan kalsium yang lebih tinggi.

Mengubah pakan ayam ternyata bisa mengubah kandungan nutrisi pada telurnya. Namun, tak bisa dipilih telur yang paling sehat. Ini karena ketiganya memiliki kelebihan nutrisi yang berbeda-beda (semuanya baik untuk kesehatan tubuh).

Menanggapi jenis-jenis telur dan ciri-cirinya, dr. Devia Irine Putri mengatakan, “Secara keseluruhan, kebaikan dan manfaat telur-telur ayam di atas sama. Telur merupakan sumber protein dan omega-3 yang baik. Hal yang membedakan hanya perlakuannya saja ke ayam.”

“Kalau memang mau mengonsumsi telur jenis lain tidak masalah, kok. Karena, tetap saja kebutuhan nutrisi kita juga harus terpenuhi dari makanan yang lain, tidak cuma telur,” ungkapnya.

Perlu diketahui juga, harga telur ayam selain telur ayam konvensional agak lebih mahal. Bila Anda memiliki budget yang cukup dan ingin memberikan kehidupan yang lebih baik kepada hewan penghasil telur, tak ada salahnya untuk memilih jenis telur cage-free eggsfree-range, atau organik.

Ingin bertanya seputar konsumsi telur ayam dan makanan lainnya? Jangan ragu untuk berkonsultasi langsung dengan dokter lewat fitur LiveChat 24 Jam di aplikasi Klikdokter.

(FR/AYU)

0 Komentar

Belum ada komentar