Sukses

  • Home
  • Info Sehat
  • Berapa Lama Kita Bisa Sembuh dari Rasa Sakit Patah Hati? Ini Faktanya

Berapa Lama Kita Bisa Sembuh dari Rasa Sakit Patah Hati? Ini Faktanya

Kenapa seseorang membutuhkan waktu yang lama untuk sembuh dari patah hati? Apa yang harus dilakukan agar patah hati tidak berangsur-angsur lama?

Tidak ada orang yang ingin merasakan patah hati dalam hidupnya. Sayangnya, hampir setiap orang pasti pernah merasakan patah hati. Baik itu karena cinta yang bertepuk sebelah tangan, patah hati akibat putus dengan orang yang dicintai, ataupun karena perceraian. Mirisnya lagi, tidak ada yang tahu kapan pastinya seseorang bisa sembuh dari patah hati.

Sekilas Tentang Sindrom Patah Hati

Patah hati bukan sekadar perumpamaan ketika Anda merasa sakit karena ditinggal oleh orang yang dicintai.

Akan tetapi,  patah hati atau broken heart syndrome merupakan sebuah penyakit atau gangguan yang terjadi pada jantung dan bersifat sementara.

Patah hati seringkali disebabkan oleh situasi stres akibat kehilangan orang yang dicintai atau putus cinta. 

Ketika mengalami patah hati, hal ini akan membuat Anda stres dan tubuh jadi memproduksi hormon adrenalin serta kortisol secara berlebihan.

Akibatnya, denyut jantung akan meningkat secara signifikan, sehingga kesehatan organ jantung juga bisa terancam.

Selain itu, stres akibat patah hati juga bisa menurunkan sistem imun tubuh yang menyebabkan Anda jadi lebih mudah terserang penyakit.

1 dari 3 halaman

Berapa Lama Waktu yang Dibutuhkan Seseorang untuk Sembuh Dari Patah Hati?

Tidak ada yang tahu pasti kapan seseorang bisa bangkit dari patah hati. Namun, dikutip dari Independent, sebuah penelitian dari The Journal of Positive Psychology mengatakan, butuh waktu 11 minggu untuk seseorang merasa lebih baik setelah putus cinta.

Selain itu, sebuah penelitian terpisah menyebutkan 18 bulan adalah waktu yang tepat untuk seseorang pulih dari patah hati karena pernikahan berakhir.

Dalam kenyataannya, patah hati memang proses yang menyedihkan, serta terlihat sangat berbeda untuk semua orang. Tidak ada waktu pasti kapan seseorang bisa pulih atau bangkit dari patah hati.

Artikel Lainnya: Waspadai 5 Tanda Anda Mengalami Patah Hati yang Parah

Hal ini pun juga dibenarkan oleh Ikhsan Bella Persada, M.Psi., Psikolog. Dirinya mengatakan, tidak ada waktu yang pas kapan seseorang bisa pulih.

Meski demikian, ada beberapa fase yang bisa jadi tanda bahwa seseorang sudah pulih dari patah hati.

Pertama, Anda mulai membuka diri dengan orang lain. Umumnya, seseorang yang tengah patah hati akan enggan untuk berkenalan dengan orang baru. Ini dikarenakan Anda masih terpaku dan terfokus pada mantan.

Akan tetapi, jika mulai bisa membuka diri dengan orang lain, maka ini adalah kabar baik untuk diri Anda! Kedua, tidak lagi merasa cemas atau sedih ketika mendengar nama mantan Anda.

Menurut Ikhsan, tahapan sakit hati yang paling parah adalah ketika Anda langsung menangis, stres, cemas, bahkan jantung berdebar ketika mendengar nama orang yang membuat Anda patah hati

Apabila kondisi di atas tidak lagi terjadi, maka ini jadi tanda lainnya Anda telah pulih dari rasa sakit hati. Dan yang terakhir, Anda sudah bisa berdamai dengan diri Anda sendiri.

“Berdamailah dengan diri sendiri. Bukan orang lain. Stop salahkan diri sendiri atas apa yang sudah terjadi dengan hubungan Anda dan pasangan. Semakin cepat Anda berdamai dengan diri sendiri, semakin cepat juga rasa sakit hati akan hilang. Anda tidak bisa memaafkan atau berdamai dengan orang lain, jika Anda belum berdamai dengan diri sendiri,” ujar Ikhsan.

2 dari 3 halaman

Agar Tidak Terlalu Lama Bersedih, Lakukan Ini Saat Patah Hati

Jika Anda adalah satu dari banyak orang yang sedang mengalami sakit hati, berikut beberapa cara yang bisa dilakukan agar rasa sedih tidak ‘menguasai’ diri Anda setiap harinya:

  1. Lakukan Me Time

Ambil waktu untuk diri sendiri merupakan obat yang manjur untuk mengatasi masalah sakit hati.

Bukan dengan berdiam diri di kamar sambil mendengar lagu sedih, tapi pilihlah aktivitas yang menyenangkan seperti jalan-jalan atau travelling ke luar kota atau luar negeri.

Jika kondisi sedang tidak memungkinkan untuk pergi travelling, cukup jalan-jalan ke mal sambil berbelanja atau memanjakan diri di salon, itu juga sudah cukup.

Artikel Lainnya: Benarkah Wanita Rentan Meninggal karena Patah Hati?

  1. Ngobrol dengan Teman

Jika merasa segan untuk bercerita dengan orang tua, Anda bisa curhat kepada sahabat baik Anda. Meluapkan isi hati Anda pada orang lain biasanya akan buat hati jadi lebih lega dan tenang.

  1. Menangis

Siapa bilang menangis itu salah? Tentu tidak. Menurut Ikhsan, menangis adalah satu cara yang juga ampuh atasi rasa sakit hati akibat putus cinta.

“Menangislah jika kamu ingin menangis. Tidak perlu ditahan-tahan. Wajar jika seseorang menangis akibat putus cinta. Tapi perlu diingat, jangan sampai berlebihan dan terlalu berlarut-larut. Sebisa mungkin, setelah Anda menangis, Anda langsung mandi dan mencari kegiatan lain. Hindari mengunci diri di rumah atau mendengar lagu sedih,” kata Ikhsan.

  1. Mandi

Terdengar sedikit aneh, sih, tapi mandi dengan menggunakan air dingin atau air hangat justru bisa bantu Anda jadi lebih tenang dan rileks, lho.

Biasanya, kadar emosi seseorang akan segera menurun ketika tubuh bersentuhan langsung dengan air dingin atau hangat. Tidak percaya? Coba sendiri, ya!

  1. Berusaha untuk Ikhlas

Meski terlihat mudah diucap di bibir, tapi segenap hati amat sulit dilakukan, Ikhsan tetap menyarankan Anda untuk coba mengikhlaskan kejadian yang Anda alami.

“Pahami dulu kondisi Anda sekarang. Coba intropeksi lagi apa yang salah dari hubungan Anda dengan pasangan. Jika memang ada kesalahan pada diri Anda yang membuatnya pergi, coba perbaiki itu. Tapi, jika masalah datang dari pasangan Anda, ingat lagi rasa sakit yang Anda rasakan. Lalu, tanamkan dalam pikiran, ‘Apakah saya benar-benar worth it untuk dia?’,” kata Ikhsan.

Setelah Anda lakukan introspeksi, tahap selanjutnya adalah berusaha menerima dan ikhlas dengan kondisi yang sekarang sedang terjadi. Memang sulit, tapi jika Anda mau mencoba, usaha Anda pasti akan ada hasilnya.

Meskipun hampir semua orang mengalaminya, namun bukan berarti sembuh dari patah hati adalah hal yang tidak mungkin, ya. Minta pertolongan dari tenaga profesional seperti psikolog atau psikiater untuk membantu Anda. Mudahnya, Anda bisa konsultasi ke psikolog langsung lewat fitur Live Chat di aplikasi KlikDokter.

(OVI/AYU)

0 Komentar

Belum ada komentar