Sukses

Hindari Mengucek Mata Saat Pandemi COVID-19

Virus corona berpotensi menular melalui mata. Karena itu, penting untuk menjaga kesehatan mata Anda dengan baik, termasuk menghindari mengucek mata.

Hingga saat ini, COVID-19 telah menjadi momok bagi semua negara di seluruh dunia. Berbagai informasi terkait cara pencegahan penularan virus corona ini telah tersebar di mana-mana. Namun, tahukah Anda bahwa virus ini juga berpotensi menular melalui mata?

Ya, virus ini dapat menginfeksi Anda melalui lapisan mukosa di mata. Sebuah penelitian yang dilakukan di Hubei, Tiongkok, menunjukkan bahwa 12 dari 38 pasien COVID-19 menunjukkan gejala-gejala gangguan pada mata, seperti produksi air mata berlebihan, mata merah, dan pembengkakan kelopak mata.

Gejala-gejala tersebut ditemukan pada mereka yang memiliki gejala COVID-19 yang berat.

Mengucek Mata Tingkatkan Risiko Transmisi Virus dan Bakteri

Sebenarnya bukan hanya COVID-19 yang berpotensi menular melalui mata, tetapi berbagai bakteri dan virus lain juga memiliki potensi yang sama.

Bagian mata Anda terdiri atas bola mata dan mukosa atau bagian dalam dari kelopak mata yang serupa dengan lapisan saluran pernapasan. Karena itulah, jika mukosa mata Anda terpercik oleh droplet (percikan air liur dan lendir) yang mengandung virus, maka Anda dapat tertular penyakit ini.

Perlu diingat, ketika virus corona keluar dari tubuh manusia melalui droplet, virus ini dapat tetap hidup selama beberapa hari di berbagai permukaan benda. Misalnya, ponsel, laptop, meja, dan lainnya.

Ketika Anda menyentuhnya dan tanpa sadar mengucek-ngucek mata tanpa sebelumnya mencuci tangan, maka Anda akan berisiko untuk terinfeksi COVID-19.

Artikel Lainnya: Ini Waktu yang Diperlukan Virus Corona untuk Hidup di Benda Mati

1 dari 3 halaman

Penyebab Orang Mengucek Mata

Kadang-kadang, mengucek mata bukanlah hal yang Anda sadari. Saat terbangun di pagi hari, hal pertama yang kerap dilakukan adalah mengucek mata untuk sekadar membantu Anda merasa lebih segar. Atau ketika Anda merasakan gatal di mata akibat terkena debu atau asap rokok.

Terlalu lama menatap layar laptop atau bermain gadget akan menyebabkan mata menjadi kering, gatal, dan merah. Hal tersebut juga membuat Anda cenderung ingin mengucek mata.

Berada dalam ruangan ber-AC terlalu lama juga meningkatkan risiko mata kering, sehingga Anda “tergoda” untuk mengucek mata. Begitu pula dengan penggunaan lensa kontak.

Namun, mengingat wabah COVID-19 ini tampaknya masih akan berlangsung cukup lama dan berpotensi menular melalui mata, maka cobalah membiasakan diri untuk menjaga kesehatan dan kebersihan mata mulai dari sekarang. 

2 dari 3 halaman

Tips Menjaga Kesehatan Mata di Tengah Pandemi Virus Corona

Sebenarnya, tubuh memiliki mekanisme sendiri untuk melindungi mata Anda, seperti protein antibakteri dan pelumasan alami. Namun, untuk memberikan perlindungan yang lebih terhadap mata, berikut ini adalah berbagai hal yang bisa Anda lakukan:

1. Rutin Mencuci Tangan

Seperti yang dijelaskan di atas, virus corona dapat hidup selama beberapa hari pada permukaan benda. Jika tangan Anda menyentuh permukaan benda tersebut lalu mengucek mata tanpa mencuci tangan sebelumnya, maka Anda bisa terinfeksi.

Oleh karena itu, pastikan Anda mencuci tangan secara rutin, termasuk ketika ingin menyentuh bagian wajah. 

2. Gunakan Pembersih Kelopak Mata (Eyelid Hygiene)

Bukan hanya tangan, Anda juga harus memperhatikan kebersihan mata. Sebisa mungkin hindarilah menyentuh mata untuk mencegah penularannya. Jika Anda merasakan rasa tidak nyaman atau iritasi di kelopak mata, daripada mengucek Anda bisa menggunakan pembersih kelopak mata seperti gel Blephasep.

Gel Blephasep mengandung minyak babassu yang dapat melembapkan kelopak mata dan memiliki sifat anti radang.

Karena itu, gel ini dapat mencegah pertumbuhan berbagai bakteri dan virus, termasuk virus corona di kelopak mata Anda. Gel pembersih kelopak mata ini dapat Anda gunakan dua kali dalam sehari agar manfaatnya lebih terasa.

Selain itu, gel Blephasep dapat membantu mengatasi masalah pada kelopak mata, seperti hordeolum (bintitan) dan blefaritis (radang kelopak mata). Menjaga kebersihan kelopak mata dan bulu mata akan mengurangi frekuensi kekambuhan hordeolum dan blefaritis.

3. Gunakan Air Mata Buatan (Artificial Tears)

Saat terlalu lama bermain gadget atau bekerja di depan laptop, mata bisa terasa kering dan gatal. Daripada mengucek mata, Anda bisa menggunakan air mata buatan untuk mengatasi gejala tak nyaman tersebut. 

Salah satu produk yang bisa Anda gunakan adalah tetes mata Navitae yang mengandung sodium hyaluronate, vitamin A, dan vitamin E yang sangat baik untuk kesehatan mata. Tetes mata Navitae dapat membantu membasahi dan melembapkan mata kering dan lelah.

Selain itu, kandungan vitamin dalam tetes mata Navitae bermanfaat sebagai antioksidan yang melindungi mata dari radikal bebas dan mempercepat proses penyembuhan luka pada permukaan mata.

Navitae juga dapat membantu meredakan rasa tidak nyaman jika terjadi iritasi ringan pada mata atau akibat pemakaian lensa kontak.

Teteskan satu atau dua tetes pada setiap mata Anda tanpa perlu melepaskan lensa kontak. Anda bisa menggunakannya hingga 6 kali sehari atau sesuai dengan petunjuk dokter.

Jika keluhan pada mata Anda terus berlanjut walaupun sudah menggunakan gel dan tetes mata tersebut, segeralah berkonsultasi dengan dokter spesialis mata.

Dengan begitu, kesehatan dan kebersihan mata Anda dapat terus terjaga di tengah pandemi virus corona ini. Semoga bermanfaat.

[RS]

1 Komentar