Sukses

Ini Cara Memberitahu soal Kondisi Keuangan pada Anak!

Masa pandemi virus corona membuat kondisi keuangan beberapa keluarga seret. Mari ketahui cara memberitahu soal kesulitan ekonomi pada anak.

Pembatasan untuk pergi keluar selama pandemi virus corona, tak pelak membuat kondisi keuangan ikut seret. Misalnya, pemotongan gaji atau bahkan PHK. Kebiasaan yang umum dilakukan jelang hari raya pun, seperti membeli baju baru, harus ditangguhkan sementara.

Diam-diam, hal ini dapat menimbulkan pertanyaan di benak anak. Sebagai orang tua, bagaimana sih cara terbaik menyampaikan kondisi keuangan rumah tangga kepada si Kecil?

Mengapa Kondisi Keuangan Keluarga Juga Harus Diketahui si Kecil

Kondisi perekonomian yang mencekik bukan hanya dihadapi Anda saja. Banyak keluarga lain juga harus menghadapi kondisi serupa. Itu sebabnya, Anda tidak boleh menutupi kondisi tersebut dari anak, terutama anak yang sudah lebih besar.

Hal ini turut dijelaskan psikolog Ikhsan Bella Persada, M.Psi. Menurutnya, komunikasi pada anak terkait kondisi keuangan yang sebenarnya baik dilakukan. Sebab, sebenarnya mereka tahu apa yang terjadi. Menutupi sesuatu justru bisa membuat anak memandang orang tuanya tidak jujur.

Artikel Lainnya: Perhatikan, Ini 5 Gejala Virus Corona yang Tidak Biasa

"Sebenarnya, walaupun coba ditutupi, pasti anak akan merasa adanya perubahan kondisi. Misalnya, ada perubahan dari lauk pauk yang dimakan. Biasanya bisa makan enak, jadi biasa saja. Nah, anak-anak bisa membaca itu," ujar Ikhsan saat dihubungi KlikDokter.

"Jangan sampai bilang 'baik-baik saja', padahal jelas-jelas sedang tidak baik. Akhirnya anak malah cemas dan merasa tidak dilibatkan. Jangan sampai mereka merasa seperti itu," ungkapnya.

1 dari 4 halaman

Seberapa Detail Informasi Keuangan Tersebut Diberikan kepada Anak?

Anda memang disarankan untuk bicara jujur terkait kondisi keuangan pada si Kecil. Tapi seberapa banyak yang bisa diberitahukan?

Terkait hal ini, Anda bisa menyesuaikannya dengan usia anak. Pada anak yang sudah agak besar, seperti beranjak remaja, bisa diajak bicara lebih detail. Tapi kalau masih usia sekolah dasar atau bahkan TK, katakan saja bahwa Anda sedang kesulitan ekonomi dan harus menabung untuk keperluan lebih penting nanti.

Namun, Ikhsan menjelaskan, jangan menyampaikannya dengan ketus atau marah-marah. Beritahu mereka bahwa Anda akan berusaha mengusahakan agar segala sesuatunya lebih baik di masa depan.

"Jelaskan juga kenapa keuangan menurun. Misalnya, karena pandemi corona, gaji dipotong. Jelaskan apa adanya saja," tuturnya.

Dengan memberikan informasi sejelas-jelasnya,  si Kecil jadi bisa merasakan dampaknya dan belajar untuk mengerti apa yang terjadi. Hal ini akan membantu meringankan beban Anda sebagai orang tua.

Artikel lainnya: Hati-Hati, Kondisi Keuangan Bisa Picu Serangan Jantung

2 dari 4 halaman

Adakah Dampak Bila Orang Tua Tidak Jujur Soal Kondisi Keuangan?

Menurut Ikhsan, jelas ada! Dampaknya, hubungan keluarga menjadi tidak harmonis.

"Takutnya kalau tidak jujur dari awal, ini bisa jadi masalah. Misalnya anak yang kebutuhannya selalu dipenuhi, tapi sekarang tidak mendapatkan keinginannya karena ekonomi turun. Akhirnya anak merengek, marah, dan kesal," kata Ikhsan.

"Ini akhirnya juga bisa membuat orang tua jadi marah dan merasa anak tidak pengertian. Makanya, dari awal jujur saja kalau lagi tidak bisa memenuhi kebutuhan anak," saran Ikhsan.

Dengan jujur, Anda sekaligus mengedukasi mereka terkait keuangan pada anak. Si Kecil juga bisa belajar mengelola keuangan dan menabung.

"Ajak dan ajari anak untuk menabung. Akhirnya, mereka tidak hanya meminta, tapi belajar untuk mengusahakan apa yang diinginkannya," katanya.

3 dari 4 halaman

Cara Memberi Tahu Kondisi Keuangan Keluarga pada Anak

Ada beberapa cara yang bisa Anda lakukan untuk memberi tahu kondisi keuangan pada anak, yakni:

  • Awali dengan Jujur

Sudah dijelaskan di atas, jujur adalah kuncinya. Pasalnya, anak sebenarnya juga bisa tahu apa yang terjadi. Jadi, jujur adalah awal mencegah ‘keriuhan’ di rumah tangga.

  • Pakai Bahasa yang Mudah Dimengerti 

Menurut Ikhsan, Anda bisa mengajak si Kecil berbicara berdua, lebih intim dari hati ke hati. Dengan begitu, anak juga jadi lebih paham dengan kondisi yang terjadi sekarang ini.

  • Cari Waktu yang Tepat

"Usahakan juga untuk mencari waktu bicara yang tepat, misalnya saat bermain bersama. Saat tersebut, mood si Kecil sedang baik. Sekali lagi, jangan marah-marah saat memberitahu," pungkas Ikhsan.

Tak ada salahnya memberi tahu anak soal kondisi keuangan yang merosot di tengah pandemi virus corona ini. Dengan penjelasan yang baik, si Kecil akan bisa menerima bahkan turut mendukung Anda menghadapi situasi sulit tersebut.

KlikDokter bersama dengan Kemenkes RI dan BNPB merilis cek risiko virus corona online dan rapid test COVID-19 gratis yang bisa Anda manfaatkan.

[HNS/ RH]

0 Komentar

Belum ada komentar