Sukses

  • Home
  • Info Sehat
  • Langkah Cepat Atasi Gangguan Pernapasan si Kecil di Rumah

Langkah Cepat Atasi Gangguan Pernapasan si Kecil di Rumah

Gangguan pernapasan pada anak bisa berakibat fatal jika terjadi berkelanjutan. Jangan tunda, segera lakukan cara mengatasi gangguan pernapasan pada anak berikut ini.

Klikdokter.com, Jakarta Perubahan cuaca yang makin tidak menentu turut meningkatkan risiko terjadinya batuk pilek pada anak. Risiko ini bisa makin tinggi jika terdapat anggota keluarga yang sebelumnya sudah mengalami keluhan serupa.

Faktanya, daya tahan tubuh anak tidak sekuat orang dewasa. Oleh karena itu, di musim pancaroba seperti sekarang ini, anak-anak adalah yang menjadi target utama dari kuman-kuman penyebab penyakit.

Di antara yang lainnya, hidung merupakan anggota tubuh yang rentan kemasukan kuman penyebab penyakit. Jika hal ini sampai terjadi, gangguan pernapasan pada anak tak bisa dihindari lagi.

Kenali Gangguan Pernapasan pada si Kecil

Saluran pernapasan manusia terdiri atas bagian atas dan bawah. Bagian atas meliputi hidung dan rongga sinus hingga tenggorokan bagian trakea, sedangkan bagian bawah meliputi bronkus hingga paru-paru.

Karena pembagian tersebut, gangguan pernapasan terbagi lagi menjadi dua: infeksi saluran pernapasan atas dan infeksi saluran pernapasan bawah.

Beberapa penyakit yang masuk dalam infeksi saluran pernapasan atas adalah pilek, sinusitis, tonsillitis, dan laringitis. Sementara itu, penyakit yang termasuk dalam infeksi saluran pernapasan bawah adalah pneumonia, bronkiolitis, dan bronkitis.

Infeksi saluran pernapasan ini terjadi akibat adanya infeksi virus maupun bakteri. Di antara keduanya, virus merupakan penyebab yang paling umum. Beberapa jenis virus yang paling sering menjadi biang keladinya, yaitu rhinovirus, influenza dan parainfluenza, serta respiratory syncytial virus (RSV).

Terkait dengan gejalanya, infeksi saluran pernapasan biasanya menimbulkan beberapa keluhan sebagai berikut:

  • Batuk dan pilek yang ditandai dengan hidung berair dan tersumbat
  • Demam
  • Nafsu makan berkurang
  • Badan lemas dan mudah lelah
  • Nyeri pada tenggorokan
  • Gangguan tidur
  • Anak menjadi lebih rewel

Pada keadaan yang berat, gangguan pernapasan bisa mencetuskan gejala sesak napas pada anak. Kondisi ini ditandai dengan adanya cuping hidung yang kembang kempis, suara napas tambahan seperti ‘ngik-ngik’, sela iga tampak masuk ke dalam saat bernapas, dan muncul kebiruan di sekitar bibir maupun ujung jari.

1 dari 3 halaman

Jangan Buru-Buru Memberi Obat!

Sebagai orang tua, saat tahu si Kecil mengalami batuk pilek tentu muncul perasaan khawatir. Namun, jangan buru-buru panik. Karena pada dasarnya, batuk pilek yang terjadi akibat infeksi virus bisa membaik dan sembuh dengan sendirinya dalam waktu 7-14 hari.

Faktanya, batuk pilek pada anak tidak selalu membutuhkan pemberian obat dengan segera. Hal ini khususnya berlaku bagi anak-anak di bawah usia 2 tahun, karena mereka tidak diperkenankan untuk diberikan obat bebas tanpa pengawasan dari dokter. Pemberian obat secara sembarangan justru bisa memberikan efek samping yang membahayakan si Kecil.

2 dari 3 halaman

Tips Atasi Gangguan Pernapasan pada si Kecil

Ingat, jangan buru-buru memberikan obat saat terjadi batuk pilek pada anak. Lebih baik terapkan cara mengatasi gangguan pernapasan yang lebih alami seperti berikut ini:

1. Berikan Rasa Nyaman

Keluhan demam yang disertai dengan batuk dan hidung tersumbat bisa membuat si Kecil tidak nyaman saat tidur. Karenanya, usahakan untuk membuat ruangan terasa lebih hangat dan nyaman.

Dampingi si Kecil dan berikan pelukan untuk membuatnya merasa lebih nyaman. Anda dapat memberikan bantal tambahan, agar posisi kepala si Kecil lebih tinggi sehingga meringankan keluhan sulit bernapas akibat hidung tersumbat.

2. Bantu Redakan Gejala yang Muncul

Bantu redakan gejala demam pada si Kecil dengan memberikan kompres hangat di dahinya. Perhatikan betul-betul suhu kompres yang diberikan, agar kulit anak tidak mengalami iritasi.

Lalu, untuk meringankan gejala hidung tersumbat, Anda bisa melakukan beberapa cara. Pertama, sediakan baskom yang berisi air panas dan minta si Kecil untuk menghirup uapnya. Kedua, Anda bisa menyedot lendir yang ada pada hidung si Kecil dengan alat pengisap cairan hidung atau nasal aspirator secara berkala.

3. Berikan Makanan Bergizi dan Minum Cukup

Anak-anak yang mengalami batuk pilek cenderung enggan untuk makan ataupun minum. Sebagai orang tua, Anda tentu tidak bisa membiarkan hal tersebut terjadi. Anda tetap harus berupaya untuk memberikan asupan makanan dan cairan yang cukup.

Pastikan si Kecil tetap mengonsumsi makanan yang bergizi meski hanya sedikit. Berikan juga air putih, jus, maupun susu lebih sering agar ia terhindar dari dehidrasi. Bagi bayi yang masih berusia di bawah 6 bulan, berikanlah ASI lebih sering supaya proses pemulihan berlangsung lebih cepat.

4. Menjaga Kelembapan Udara

Anda dapat meletakkan humidifier di ujung ruangan untuk menjaga kelembapan udara, sehingga mukosa hidung dan bibir si Kecil tidak mudah kering. Tidak hanya untuk alasan tersebut, humidifier juga berguna untuk menjaga kualitas udara yang ada.

Jangan lupa untuk mengganti air humidifier setiap hari dan selalu buka jendela, agar terjadi sirkulasi udara yang optimal. Hindari merokok di dalam ruangan karena paparan asap rokok dapat memperburuk kondisi si Kecil.

5. Pijat Lembut dengan Balsam Khusus

Sentuhan ibu merupakan obat yang tak tergantikan. Karena itu, berikan pijatan lembut pada si Kecil menggunakan balsam khusus bayi dan anak. Anda dapat memilih balsam yang terbuat dari bahan-bahan seperti eucalyptol (minyak kayu putih), chamomile, mentol, camphor, dan minyak sage.

Oles dan pijat lembut si Kecil dengan menggunakan balsam khusus tersebut di sekitar leher, dada dan punggung. Hal ini dapat membantu meredakan keluhan hidung tersumbat dan memberikan kehangatan padanya.

Itu dia cara mengatasi gangguan pernapasan pada anak yang bisa Anda praktikkan sendiri di rumah. Dengan demikian, kesehatan pernapasan si Kecil bisa kembali seperti sedia kala tanpa perlu berobat ke dokter ataupun minum obat sembarangan.

[RS]

0 Komentar

Belum ada komentar