Sukses

Penglihatan Kabur saat Hamil, Kenali 5 Penyebabnya

Ada hal lain yang bikin bumil susah beraktivitas selain bobot tambahan di perutnya, yakni penglihatan kabur. Apa penyebab hal ini terjadi, ya?

Ibu hamil memang akan mengalami sejumlah perubahan pada tubuh akibat fluktuasi hormon dan jumlah cairan yang terus meningkat. Dua hal tersebut memberikan efek tertentu pada seluruh organ, tak terkecuali pada mata. Ya, meski mata tak minus, bumil rupanya juga berpotensi alami penglihatan kabur!

Mata Buram Saat Hamil

Menurut penelitian dalam Deutsches Ärzteblatt International, perubahan penglihatan terjadi pada sekitar 15% kehamilan dan sebagian besar di antaranya tidak berbahaya.

Kondisi mata buram umumnya dialami bumil saat memasuki trimester kedua. Namun, masalah ini dapat terjadi juga pada usia kandungan berapa pun.

Gangguan ini dapat disertai dengan gejala mual pada pagi hari, seperti mual, pusing, dan muntah. Tapi, tenang saja, hampir semua gangguan penglihatan yang disebabkan oleh kehamilan sembuh segera setelah bayi Anda lahir.

Namun, pada kasus yang cukup parah, misalnya saat proses persalinan si ibu sangat kelelahan, risiko untuk mengalami mata buram seterusnya akan semakin tinggi. Saat hal ini terjadi, segeralah berbicara dengan dokter Anda.

Artikel Lainnya: Sering Pusing Saat Hamil, Haruskah Khawatir?

Penyebab Mata Buram pada Bumil

Untuk mengurangi hal tersebut, akan lebih baik bila Anda mengetahui penyebab penglihatan kabur pada ibu hamil. Adapun beberapa faktor yang bisa jadi penyebab mata buram saat mengandung, antara lain berikut ini.

1. Punya Masalah Diabetes

Hati-hati jika sedari awal, Anda sudah memiliki masalah diabetes. Sebab, menurut dr. Atika dari KlikDokter, itu bisa memunculkan retinopati diabetik jika gula darah tidak terkontrol! Penyakit tersebut menyerang pembuluh darah kecil di retina mata. 

“Untuk mengetahui apakah bumil mengalami retinopati diabetik atau tidak, perlu dilakukan funduskopi (pemeriksaan retina). Tidak hamil saja ini sebenarnya sudah bisa membuat penglihatan kabur. Jika ditambah dengan kondisi hamil, retinopati akan semakin buruk,” katanya.

Karena itu, ibu hamil yang punya riwayat kencing manis sangat disarankan untuk selalu mengontrol gula darah, minum obat teratur, dan rutin memeriksakan kesehatan ke dokter. 

Artikel Lainnya: Awas, Diabetes Gestasional dan Diabetes Pregestasional Saat Hamil

2. Migrain Aura

Aura adalah gejala awal sebelum migrain terjadi. Gejala aura pada migrain sebenarnya cukup beragam dan salah satunya, mata buram.

Pada awalnya, bumil akan merasakan mata berkunang-kunang, sensitif terhadap cahaya, lalu terjadilah keburaman itu. Tak lama setelah itu, penglihatan akan hilang sebentar, kemudian diikuti dengan sakit kepala.

Agar hal ini tidak terjadi, sebaiknya ibu hamil tidak bekerja berat dahulu atau terpapar cahaya matahari menyengat secara langsung. Hindari juga stres berlebih karena kondisi ini dapat mencetuskan migrain dan bikin penglihatan jadi buram.

3. Penumpukan Cairan

Seperti yang sudah disinggung di atas, ibu hamil juga mengalami penumpukan cairan di dalam tubuhnya. Nah, kondisi tersebut rupanya bisa mengubah ketebalan dan bentuk kornea mata sehingga penglihatan menjadi jadi kabur.

Jika mata buram hanya disebabkan oleh kondisi ini, maka sifatnya hanya sementara. Artinya, setelah melahirkan, penglihatan Anda akan berangsur pulih dengan sendirinya.

Untuk meredakan gejalanya, Anda bisa mengompres mata dengan kompres dingin dan beri pijatan di sekitar pelipis, dahi, serta antara batang hidung dan alis.

Artikel Lainnya: Mengungkap Risiko Hamil di Bawah Usia 20 Tahun

4. Preeklampsia Postpartum

Bukan cuma ibu dengan kadar gula darah tinggi saja yang berpotensi kena gangguan penglihatan. Mereka yang punya riwayat darah tinggi juga mesti hati-hati! Sebab, bumil yang tekanan darahnya mencapai lebih dari 140/90 mm Hg bisa menyebabkan beberapa hal ini.

  • Sesak napas.
  • Nyeri perut bagian atas. 
  • Gangguan fungsi hati. 
  • Kaki bengkak.
  • Trombosit turun. 
  • Mual muntah.
  • Volume air kencing berkurang.
  • Hingga gangguan penglihatan (mata buram dan sensitif terhadap cahaya).

Risiko terburuknya, perkembangan janin juga jadi terhambat. Karena itu, kontrol terus tekanan darah Anda. Kurangi asupan garam dan jangan lupa periksakan kesehatan secara rutin kepada dokter kandungan. 

5. Produksi Air Mata Berkurang

Lho, kok bisa? Ternyata, kondisi hormon yang tidak stabil bisa sampai membuat produksi air mata berkurang!

Akibatnya, mata bumil akan kering dan penglihatan pun terganggu. Untuk mengakalinya, teteskan artificial tears yang dijual secara bebas.

Supaya gejala mata kering tak semakin parah, hindari menatap layar gawai terlalu lama. Bila perlu, gunakan kacamata antiradiasi saat Anda bekerja dengan laptop atau tablet.

Hindari menatap ponsel terlalu dekat, supaya cahayanya tak semakin menyiksa mata.

Itu dia beberapa penyebab penglihatan kabur saat hamil. Bila Anda masih memiliki pertanyaan seputar mata buram ataupun sakit mata saat hamil, konsultasikan langsung pada dokter melalui fitur Live Chat di aplikasi KlikDokter.

[HNS/AYU]

0 Komentar

Belum ada komentar