Sukses

Scrub Badan Dilarang Dipakai di Wajah, Kenapa?

Sama-sama scrub, tapi jenis yang untuk badan tidak boleh digunakan ke wajah? Apa alasannya sama seperti sabun mandi yang tidak boleh dipakai di wajah?

Mendapatkan kulit lembut dan cerah, baik wajah maupun badan, tak bisa diwujudkan bila hanya mengandalkan sabun. Sebab, sabun tak punya kemampuan untuk mengangkat sel kulit mati, terutama sabun mandi. Dibutuhkan scrub badan untuk melakukan hal tersebut.

Lebih Kasar dan Bahan Aktifnya Terlalu Kuat

Nah, bicara soal scrub badan, terkadang ada juga yang mengaplikasikannya ke wajah karena bahan yang dipakai merupakan bahan alami, seperti gula, kopi, atau garam, serta bahan-bahan lainnya. Sehingga, ada pemikiran, hal itu tidak apa-apa dilakukan dan minim efek samping.

Kenyataannya, mengaplikasikan scrub badan ke wajah itu sangat tidak direkomendasikan, sekalipun bahan-bahannya adalah bahan alami dan memiliki fungsi yang sama.

Kulit badan dan wajah itu berbeda. Kulit wajah jauh lebih tipis dan sensitif ketimbang kulit badan, sehingga membutuhkan sesuatu yang lebih lembut. Untuk alasan yang satu ini, mirip dengan alasan mengapa Anda tidak boleh mengaplikasikan sabun badan ke wajah.

Scrub badan biasanya memiliki butiran yang lebih besar dan kasar ketimbang butiran scrub khusus wajah. Bahan aktif yang dikandung scrub badan juga akan lebih kuat (konsentrasi asamnya lebih tinggi), sehingga berbahaya kalau dipakai di wajah.

Bayangkan saja, kulit wajah yang tipis digosok dengan butiran scrub yang besar dan keras, ditambah bahan aktif yang kuat pula. Tak lama setelahnya, pasti kulit akan memerah dan perih karena terjadi iritasi kulit.

Jangan berpikir juga bahwa dengan menggosokkan scrub badan yang besar dan kasar ke wajah, komedo serta sel kulit mati lebih mudah terangkat. Itu hanya membuat proses eksfoliasi wajah menjadi sangat tak efektif dan berisiko.

Pemilik kulit sensitif pun sangat dianjurkan untuk tidak mencoba metode ini. Bukan hanya merah dan perih, tapi juga bisa timbul luka di kulit seperti luka goresan. Mau untung, malah jadi buntung, kan? Jadi, jangan pernah mengaplikasikan scrub badan untuk wajah, ya!

Artikel lainnya: Bolehkah Scrub atau Eksfoliasi Wajah Pakai Gula?

1 dari 3 halaman

Bagaimana Bila Sudah Terlanjur Mengaplikasikan dan Timbul Iritasi?

Jangan khawatir, wajah tidak akan iritasi dalam waktu lama, asalkan treatment yang dilakukan itu tepat. Area yang kemerahan dan perih bisa diberikan kompres es terlebih dulu. Es dimasukkan ke dalam handuk, lalu kompres. Hindari langsung menempelkan es batu tanpa alas.

Akan lebih baik kalau Anda memiliki gel lidah buaya (aloe vera). Setelah diberi kompres dingin, hilangkan sisa uap air di wajah dengan handuk bersih, lalu oleskan gel ini ke area yang teriritasi. Oleskan secukupnya, tidak usah terlalu banyak. Biarkan gel meresap ke dalam.

Selama wajah dalam keadaan iritasi, lupakan dulu soal proses eksfoliasi. Melakukan eksfoliasi kala wajah sedang memerah hanya akan memperparah masalah yang sudah ada.

Sementara itu, dr. Alvin Nursalim, SpPD dari KlikDokter mengatakan, jika perih yang dirasakan sampai mengganggu aktivitas, maka diperbolehkan untuk mengonsumsi obat pereda nyeri. Tapi, bukan golongan steroid, seperti ibuprofen, asetaminofen, atau asam mefenamat.

Jangan lupa juga oleskan pelembap. Jenisnya dapat berupa krim atau gel, dan kandungan yang disarankan untuk iritasi kulit adalah chamomile atau aloe vera. Bila ingin bepergian keluar ruangan, gunakan tabir surya dengan minimal SPF 25-30.

Akan lebih baik kalau kulit yang teriritasi tidak terkena sinar matahari dulu. Namun, jika terpaksa, selain mengaplikasikan sunscreen, Anda juga bisa memakai topi ataupun masker bedah untuk melindungi kulit dari sinar UV maupun polusi.

Artikel lainnya: Luluran Setiap Hari, Ini Dampaknya pada Kulit

2 dari 3 halaman

Adakah Cara Lain Eksfoliasi Wajah tanpa Butiran Scrub?

Akibat iritasi yang dapat terjadi, mungkin akan jadi ragu memakai scrub untuk eksfoliasi kulit, sekalipun itu memang produk untuk kulit wajah.

Kabar baiknya, ada cara dan bahan lain yang bisa digunakan untuk mengangkat sel-sel kulit mati, tanpa harus menggosok kulit wajah dengan butiran scrub! Bahan tersebut bukan dari bahan alami, melainkan bahan kimia.

Beberapa bahan kimia yang dapat mengeksfoliasi kulit wajah tanpa butiran scrub dan teknik menggosok lembut, yaitu:

  • Asam hidroksi alfa, seperti glikolik laktat dan asam tartar.
  • Asam hidroksi beta, contohnya asam salisilat.
  • Salep retinoid.
  • Chemical peels yang menggunakan asam trikloroasetat, karbonat, atau fenol.

Hati-hati bagi Anda pemilik kulit kering dan sensitif, proses eksfoliasi tanpa scrub ini juga berisiko menimbulkan iritasi bila tidak dilakukan secara tepat (memakai bahan terlalu banyak atau terlalu sering).

Jika bingung harus pilih yang mana dan bagaimana dosis atau waktu yang tepat untuk melakukan eksfoliasi dengan bahan kimia, lebih baik konsultasikan ke dokter kulit.

Untuk chemical peeling, metode ini tidak boleh dilakukan terlalu sering. Perawatan kecantikan dengan cairan asam untuk mengangkat lapisan terluar dari kulit yang rusak dapat menyebabkan komplikasi serius kalau dilakukan berkali-kali dalam sebulan.

Dokter Sara Elise Wijono, MRes dari KlikDokter menyarankan untuk melakukan chemical peeling sebulan sekali saja. Meski kelembutan dan kekencangan kulit pasca peeling bikin ketagihan, tapi Anda harus sabar untuk menunggu setidaknya sebulan lagi.

Itu dia penjelasan bahaya scrub badan bila dipakai di area wajah. Bila Anda masih memiliki pertanyaan seputar kesehatan kulit badan maupun wajah, konsultasikan kepada ahlinya melalui fitur Live Chat di aplikasi KlikDokter.

(FR/RPA)

0 Komentar

Belum ada komentar