Sukses

Kenali Cara Imunitas Kulit dalam Melindungi Tubuh

Kulit yang bersih dan sehat artinya imunitas kulitnya terjaga. Penasaran, bagaimana cara imunitas kulit dalam melindungi tubuh Anda sehari-hari?

Mungkin secara awam, masih banyak anggapan bahwa kulit hanya berhubungan dengan tampilan fisik. Namun, faktanya kulit punya imunitasnya sendiri, dan perannya penting untuk menjaga daya tahan tubuh secara menyeluruh.

Faktanya, kulit memiliki fungsi yang sangat penting bagi kesehatan tubuh manusia. Dengan ukuran luas sekitar 1,5-2 meter, kulit sebagai organ terbesar tubuh memiliki fungsi utama, yaitu pelindung bagi organ-organ dalam dari paparan benda asing (kimiawi atau fisik) dan kuman dari luar tubuh.

Dalam menjalankan fungsi perlindungan tersebut, kulit diperkuat sel-sel yang membentuk suatu sistem kompleks yang disebut dengan sistem imunitas kulit.

Fungsi imunitas kulit yang baik dapat menjalankan beberapa proses vital seperti inflamasi, pencegahan penyakit, penyembuhan luka, dan angiogenesis (pembentukan pembuluh darah).

Bahkan, peran imunitas kulit juga penting dalam mekanisme berbagai masalah kesehatan seperti penyakit autoimun, kanker, proses transplantasi organ, hingga vaksinasi.

Artikel Lainnya: Kenali Hal-Hal yang Dapat Melemahkan Imunitas Kulit

 

1 dari 3 halaman

Cara Kerja Imunitas Kulit dalam Melindungi Tubuh

Sistem imunitas kulit terletak di lapisan luar kulit (epidermis) dan lapisan dalam kulit (dermis). Sel Langerhans merupakan sel utama dalam imunitas kulit, yang terletak di epidermis bersama melanosit (sel yang memproduksi melanin atau zat warna kulit).

Sementara itu, sel-sel imunitas lain terletak di dermis, di antaranya adalah sel dendritik dermis, makrofag, dan beberapa sel T dan sel B. Komunikasi antara sel-sel tersebut sangat berperan dalam sistem imunitas kulit.

Sel Langerhans diketahui merupakan sel yang berperan di lapisan pertama dalam sistem imunitas kulit. Sel Langerhans memiliki peran krusial dalam menangkap antigen dan mediasi sel Th2, sebelum mekanisme imunitas lainnya bekerja lebih lanjut.

Secara mekanisme kerja, imunitas kulit terdiri dari respons imun non spesifik (alami) dan respons imun spesifik (adaptif). Respons imun non spesifik merupakan respons imun alami yang dimiliki tubuh sejak lahir.

Respons imun non spesifik distimulasi hanya dengan adanya patogen dan akan melawan patogen dengan cara yang sama pada berbagai macam jenis patogen yang berbeda. Selain itu, respons imun non spesifik tidak dapat membentuk memori terhadap patogen yang pernah menginfeksi tubuh.

Berbeda dengan respons imun non spesifik, respons imun spesifik bekerja melawan patogen secara spesifik dan mampu membentuk memori.

Ketika di kemudian hari tubuh diserang oleh patogen sejenis, respons imun spesifik mampu merespons lebih cepat dibandingkan sebelumnya, sehingga kemungkinan timbulnya masalah kesehatan dapat dikurangi.

Artikel Lainnya: Stres Bisa Turunkan Imunitas Kulit Anda, Ini Penjelasannya

2 dari 3 halaman

Tips untuk Memiliki Imunitas Kulit yang Baik

Imunitas kulit sangat penting dijaga guna mencegah terjadinya berbagai masalah kesehatan, baik di kulit ataupun penyebaran dari kulit ke organ lainnya.

Ada beberapa upaya yang dapat dilakukan agar imunitas kulit tetap terjaga, sehingga mampu membantu menjaga kesehatan tubuh secara menyeluruh.

  • Konsumsi Makanan Sehat

Mengonsumsi asupan yang sehat penting untuk menjaga kesehatan kulit. Anda dianjurkan untuk mengonsumsi makanan yang banyak mengandung vitamin C, kolagen, dan vitamin E.

Vitamin C dapat diperoleh dari jeruk, kiwi, atau tomat, sedangkan kolagen dapat diperoleh dari daging tanpa lemak, ikan, kacang-kacangan, maupun bawang putih.

Kemudian, vitamin E dapat diperoleh dari cabai, alpukat, atau tomat. Selain itu, minum air putih minimal 2 liter per hari juga dapat membantu menjaga kelembapan kulit, sehingga kulit lebih sehat.

  • Mandi secara Rutin

Mandi rutin tak boleh dilewatkan untuk membersihkan kulit dari berbagai kuman dan kotoran. Bila kulit bersih dan sehat, maka fungsinya bisa berjalan sebagaimana mestinya, termasuk perannya sebagai bagian dari sistem imunitas tubuh.

Anda dianjurkan untuk mandi dua kali sehari. Pilihlah sabun antiseptik, misalnya yang memiliki formula ActivSilver, untuk melindungi tubuh dari kuman.

Artikel Lainnya: 5 Cara untuk Mengoptimalkan Imunitas Kulit

  • Gunakan Pelembap

Pemakaian pelembap dapat membantu mencegah kulit kering. Kekeringan di kulit dapat dipengaruhi oleh faktor eksternal dan internal.

Faktor eksternal, misalnya paparan udara yang dingin, iklim yang kering, atau mandi dengan air panas terlalu lama. Faktor internal, misalnya malnutrisi atau gizi buruk, penurunan fungsi ginjal, gangguan kulit iktiosis vulgaris, ataupun reaksi alergi.

Kulit kering adalah salah satu ciri dari kulit yang tidak sehat. Kulit kering dapat meningkatkan risiko diskontinuitas kulit, sehingga dapat meningkatkan risiko infeksi atau masalah kulit lainnya.

Untuk mempertahankan keutuhan jaringan, kelembapan kulit harus terus terjaga.

  • Menggunakan Tabir Surya

Sebagai organ terluar tubuh, kulit terpapar langsung dengan sinar matahari yang dapat membahayakan kulit.

Hindari paparan sinar matahari antara jam 10 pagi hingga jam 2 siang. Gunakan tabir surya dengan SPF minimal 30, aplikasikan 15-30 menit sebelum beraktivitas di bawah sinar matahari.

Aplikasikan ulang setiap 2-4 jam sekali agar efek perlindungannya tetap dapat dipertahankan. Bila perlu, gunakan pakaian atau pelindung lainnya seperti topi atau payung.

  • Optimalkan dengan Rajin Cuci Tangan

Beberapa penelitian telah membuktikan bahwa cuci tangan dengan cara yang benar mampu mencegah penyebaran diare dan penyakit pernapasan.

Mencuci tangan merupakan cara paling mudah dan paling baik untuk menjaga imunitas kulit, yang pada akhirnya menurunkan risiko penyebaran kuman penyakit.

Anda disarankan untuk cuci tangan dengan sabun antibakteri dan air mengalir pada waktu-waktu krusial seperti: sebelum dan sesudah makan; setelah menggunakan toilet; setelah menyentuh hewan, pakan ternak, atau kotoran hewan; setelah menyentuh sampah; setelah beraktivitas; atau sesederhana saat tangan terlihat atau terasa kotor.

Menarik ya, tahu cara kerja imunitas kulit dalam melindungi tubuh dari potensi bahaya dari luar. Karenanya, mari lebih peduli dengan kesehatan dan kebersihan kulit dengan menerapkan cara-cara di atas. Ingat, kulit yang sehat menandakan tubuh yang juga sehat, sekaligus mendukung daya tahan tubuh secara keseluruhan.

(RN/ RH)

0 Komentar

Belum ada komentar