Sukses

Diet Terbaik untuk Jaga Kesehatan Gigi dan Mulut

Untuk menjaga kesehatan gigi dan mulut, dengan rajin sikat gigi saja tidak cukup. Agar hasilnya maksimal, coba, deh menerapkan pola makan ini!

Lebih dari sekadar meraih dan menjaga berat badan ideal dan tetap sehat, ternyata pola makan atau diet sehari-hari juga turut menentukan kondisi kesehatan gigi dan mulut Anda.

Dengan begitu banyaknya jenis makanan manis, minuman bersoda dengan tambahan pemanis, serta camilan tidak sehat bisa menimbulkan masalah pada gigi dan mulut. Ini tentunya selain menambah berat badan juga.

Gigi berlubang adalah masalah yang sangat sering menyerang dan bisa dialami siapa saja. Kondisi ini terjadi ketika plak bersentuhan dengan gula di dalam mulut, sehingga menyebabkan asam mengikis lapisan permukaan gigi.

Makanan dan minuman yang mengandung gula berkontribusi terhadap kerusakan gigi. Untuk mengontrol asupan gula harian, langkah yang paling bijak adalah selalu membiasakan diri membaca kandungan nutrisi pada label makanan atau minuman yang hendak dibeli. Pilih yang bebas gula atau yang kandungan gulanya rendah.

Artikel lainnya: Rajin Sikat Gigi, Tapi Kok Tetap Bau Mulut?

1 dari 3 halaman

Diet yang Dianjurkan untuk Kesehatan Gigi dan Mulut

Rajin sikat gigi dan berkumur setiap hari memang dapat membantu membersihkan gigi dari sisa makanan. Namun, agar gigi sehat dan kuat, asupan nutrisi juga harus menjadi perhatian.

Untuk menjaga kesehatan rongga mulut, Anda bisa menerapkan pola makan berikut ini:

  • Buah, sayuran, biji-bijian, makanan berprotein, serta makanan yang kaya akan kalsium yang seimbang

Diet tersebut merupakan nutrisi penting untuk menjaga kesehatan gigi dan mulut yang optimal, berikut juga tubuh secara keseluruhan. 

Contoh makanan yang tinggi akan kalsium adalah susu rendah lemak atau bebas lemak, yoghurt, keju, kedelai, ikan salmon, kacang almon, dan sayuran berdaun hijau tua. Itu semua diketahui dapat membantu meraih gigi dan tulang yang kuat.

  • Pastikan Asupan Fosfor

Tak hanya baik untuk kondisi tulang, fosfor juga dibutuhkan untuk menjaga gigi tetap sehat dan kuat. Mineral fosfor banyak ditemukan dalam makanan seperti telur, ikan, daging tanpa lemak, susu, dan kacang-kacangan.

  • Vitamin Tak Boleh Ketinggalan

Asupan vitamin yang disarankan adalah vitamin A, C, dan D. Vitamin A dapat membantu mencegah kerusakan pada gigi, yang bisa didapat dari konsumsi buah dan sayuran seperti wortel, paprika, ubi jalar, bayam, mangga, pepaya, aprikot, dan sebagainya.

Vitamin C membantu memperkuat jaringan ikat gusi, pematangan kolagen, serta menjaga integritas ligamen periodontal, sehingga bisa mencegah penyakit gusi akibat peradangan. Penuhi asupannya lewat makanan seperti jeruk, tomat, stroberi, kiwi, dan lain-lain.

Satu lagi vitamin yang tak kalah penting adalah vitamin D, yang dibutuhkan agar penyerapan kalsium lebih baik. Sumber vitamin D yang baik selain sinar matahari adalah telur dan ikan laut seperti cod, salmon, sarden, atau tuna.

Artikel lainnya: Hilangkan Bau Mulut dengan 5 Cara Alami dan Efektif Ini

2 dari 3 halaman

Pilihlah yang Lebih Sehat

American Dental Association (ADA) menganjurkan untuk selalu minum air putih sehabis makan. Sebab, air putih dapat membantu membersihkan sisa-sisa makanan penyebab gigi berlubang yang tertinggal di sela-sela gigi.

Tak hanya itu, frekuensi makan juga harus dijaga. Semakin sering Anda ngemil, terutama di antara waktu makan, semakin besar kemungkinan untuk asam menyerang permukaan gigi yang dapat menyebabkan lubang di gigi.

Bila ingin ngemil, hindari konsumsi makanan atau minuman yang manis. Prioritaskan opsi yang lebih sehat seperti buah, sayuran, yoghurt, atau keju. Makanan tersebut dapat memproduksi air liur lebih banyak. Ini berfungsi untuk menetralisir asam di mulut.

Bila asupan nutrisi sudah terjaga, rutinitas menyikat gigi tetap harus dilakukan. Sikat gigi setidaknya dua kali sehari pada pagi hari setelah sarapan dan malam hari sebelum tidur.

Pilih sikat gigi berbulu lembut dan pasta gigi yang mengandung fluoride. Selain itu, bersihkan sela-sela gigi dengan benang khusus gigi (flossing) minimal sekali dalam sehari.

Bila rajin menjaga kesehatan gigi dan mulut dan didukung diet sehat bergizi seimbang, gigi dan gusi yang sehat, kuat, serta senyum yang indah bisa didapat. Satu lagi yang tak kalah penting, lakukan kunjungan ke dokter gigi secara berkala, 6 bulan sekali. Jadi, bila ada kerusakan gigi, dokter gigi bisa segera mengatasinya.

(RN/AYU)

0 Komentar

Belum ada komentar