Sukses

Mengulik Nutrisi Cabai dan Manfaatnya Bagi Kesehatan

Cabai yang biasa dijadikan sambal ternyata punya manfaat bagi kesehatan. Mari, cek fakta nutrisi dari cabai yang biasa membuat makanan menjadi pedas ini.

Sambal setan, sambal geprek, sambal level 10 adalah makanan yang sedang marak dipromosikan para produsen makanan. Seperti yang diketahui, bahwa sambal-sambal itu semua berbahan dasar cabai. Lalu, apakah ada nutrisi yang didapat oleh tubuh dari makan cabai?

1 dari 3 halaman

Fakta tentang Nutrisi Cabai

Seperti diketahui, sambal diciptakan dengan bahan dasar utamanya adalah cabai. Cabai sejak lama dikenal “akrab" dengan lidah orang Indonesia. "Belum sah, kalau makan nggak pakai sambal”, kira-kira begitu perkataan banyak orang yang doyan makan cabai.

Nah, Anda nggak salah, kok, kalau doyan makan sambal pedas. Pasalnya, ada banyak kandungan nutrisi yang terdapat banyak di dalam cabai. Salah satu yang paling banyak adalah capsaicin.

Jadi, kalau Anda merasa pedas usai makan cabai, salahkan capsaicin untuk bertanggung jawab, ya. Karena Zat inilah yang menimbulkan rasa sensasi terbakar dalam mulut.

Selain capsaicin, ada nutrisi lain dalam cabai yang mesti Anda tahu. Melansir dari Healthline, fakta nutrisi untuk 1 sendok makan (15 gram) cabai rawit, cabai segar, atau cabai merah adalah:

  • Kalori: 6
  • Air: 88%
  • Protein: 0,3 gram
  • Karbohidrat: 1,3 gram
  • Gula: 0,8 gram
  • Serat: 0,2 gram
  • Lemak: 0,1 gram

Artikel lainnya: 8 Jenis Sayuran untuk Diet yang Bisa Anda Coba

Selain itu, cabai kaya akan berbagai vitamin dan mineral. Akan tetapi, karena mereka hanya dimakan dalam jumlah kecil, kontribusi mereka terhadap asupan harian Anda sangat kecil.

Meski begitu, berikut manfaat dari nutrisi cabai yang patut dibanggakan:

  • Vitamin C dalam cabai sangat tinggi dalam antioksidan kuat ini, yang penting untuk penyembuhan luka dan fungsi kekebalan tubuh.
  • Vitamin B6 pada kandungan cabai berperan dalam metabolisme atau mengolah energi.
  • Vitamin K1, yang juga dikenal sebagai phylloquinone, sangat penting untuk pembekuan darah dan tulang dan ginjal yang sehat.
  • Kalium adalah mineral makanan yang berguna mengurangi risiko penyakit jantung bila dikonsumsi dalam jumlah yang memadai.
  • Tembaga merupakan mikronutrien penting untuk membuat tulang kuat dan saraf sehat.
  • Vitamin A mengandung beta karoten sangat baik untuk menjaga kesehatan kulit, saraf, dan mata.
2 dari 3 halaman

Manfaat Kesehatan Makan Cabai

Mulai sekarang jangan anggap remeh cabai. Jangan juga berpandangan bahwa cabai sekadar memberi rasa pedas. Nyatanya, dari deretan fakta nutrisi di atas, cabai punya manfaat untuk kesehatan tubuh, yakni:

  1. Menurunkan Berat Badan

Menurut beberapa penelitian, kandungan capsaicin di dalam cabai  dapat membantu menurunkan berat badan. Ditemukan bahwa capsaicin dapat menekan nafsu makan dan melakukan pembakaran lemak di dalam tubuh.

Meski demikian, jangan cuma bergantung makanan pedas saja, ya. Anda harus imbangi dengan olahraga dan pengaturan makan yang tepat jika ingin berat badan turun ideal.

Artikel lainnya: 5 Sayuran Paling Sehat yang Perlu Anda Makan

  1. Meredakan Sakit Kepala

Capsaicin, kandungan dalam cabai, memang sudah lama diketahui baik bagi kesehatan. Menurut dr. Reza Fahlevi dari KlikDokter, capsaicin adalah zat penghasil rasa pedas, yang bila dikonsumsi menimbulkan sensasi terbakar di mulut.

Jika Anda mengonsumsi cabai dan mulut terasa panas atau seperti terbakar, otak akan merespons hal itu dengan mengeluarkan hormon adrenalin dan endorfin," ujar dr. Reza.

"Sedangkan, endorfin merupakan hormon alami tubuh yang dapat memicu rasa senang. Di samping itu, hormon ini juga bermanfaat dalam mencegah nyeri. Inilah mengapa cabai sering dijadikan alternatif untuk mengobati sakit kepala atau pusing," sambungnya.

  1. Mengurangi Risiko Penyakit jantung

Menurut dr. Dyah Novita Anggraini dari KlikDokter, makan makanan pedas sedikit mengurangi risiko terkena penyakit jantung. Makanan pedas yang mengandung cabai memiliki kandungan kalium. Apabila itu dikombinasikan dengan asam folat akan mampu mengurangi risiko penyakit jantung.

"Selain itu, capsaicin dalam cabai juga efektif menurunkan kadar kolesterol jahat (LDL) dan meningkatkan kadar kolesterol baik (HDL) di dalam tubuh," ungkap dr. Dyah.

  1. Menjaga Kesehatan Mata

Seperti diketahui, bahwa manfaat cabai mengandung vitamin A yang baik untuk menjaga mata Anda sehat setiap saat. Sekitar satu sendok makan cabai setiap hari dapat meningkatkan fungsi penglihatan. Ini juga dapat membantu mencega kondisi rabun malam serta degenerasi makula.

  1. Meningkatkan Metabolisme Tubuh

Ada beberapa penelitian yang dilakukan untuk mengetahui manfaat bahan makanan pedas, seperti lada, cabai, kunyit, dan kayu manis. Hasilnya menunjukkan, bahwa makanan-makanan tersebut dapat meningkatkan metabolisme tubuh saat sedang istirahat (resting metabolic rate) dan menurunkan nafsu makan.

Selain itu, kandungan capsaisin dalam cabai juga memiliki efek termogenik. Efek tersebut membuat tubuh mampu membakar kalori berlebih setelah makan.

Ternyata, cabai yang diulek menjadi sambal itu punya nutrisi yang baik dan manfaat kesehatan yang luar biasa. Tapi ingat, Anda jangan berlebihan makan cabai karena berbahaya juga bagi kesehatan pencernaan. Apabila mau cari tahu lebih lanjut tentang manfaat nutrisi atau risiko makan cabai, yuk, konsultasi langsung dengan dokter lewat Live Chat di aplikasi KlikDokter.

(OVI/RPA)

0 Komentar

Belum ada komentar