Sukses

Musim Hujan Bikin Anak Rentan Kena 4 Penyakit Ini

Anak-anak cenderung lebih rentan kena penyakit saat musim hujan. Untuk antisipasi, inilah penyakit yang patut diwaspadai.

Meski dirindu, tetapi musim hujan tetap harus diwaspadai. Pasalnya, musim hujan bisa bikin anak rentan kena penyakit. Karenanya, sebagai bentuk kasih sayang dan perlindungan, orang tua perlu tahu apa saja penyakit yang paling banyak mengancam kesehatan anak dan cara mencegahnya.

Kenapa anak lebih rentan sakit?

Anak pada dasarnya sedang dalam masa pertumbuhan, yang mana seluruh metabolisme tubuhnya belum seoptimal orang dewasa, termasuk daya tahan tubuhnya.

Selain itu, ada beberapa anak yang memiliki daya tahan tubuh lebih rendah dibandingkan dengan anak lain seusianya, sehingga membutuhkan perhatian ekstra untuk menjaganya tetap sehat dan terhindar dari berbagai penyakit.

Anak-anak dengan kondisi di bawah ini punya kecenderungan memiliki sistem kekebalan tubuh yang lebih rendah:

  • Berada dalam tekanan
  • Memiliki kecenderungan murung dan bersedih
  • Tidak memiliki jam tidur yang cukup
  • Punya kebiasaan konsumsi makanan tidak sehat (makanan cepat saji)
  • Kurang memiliki aktivitas di luar ruangan

Pada dasarnya, ketika anak beranjak dewasa, proses pertumbuhannya makin optimal sehingga daya tubuhnya juga meningkat.

Kenapa anak lebih gampang sakit saat musim hujan?

Sebetulnya bukan air hujan yang bikin anak jadi mudah sakit, tetapi lebih pada perubahan kondisi lingkungan pada musim hujan yang dapat memengaruhi daya tahan tubuh anak.

Pada musim hujan, suhu udara cenderung lebih dingin, sehingga kerja sel pertahanan tubuh yang menjaga imunitas anak cenderung menurun. Ketika anak terpapar dengan virus atau bakteri seperti saat berada di sekitar orang yang sedang sakit, anak jadi lebih mudah tertular penyakit.

Saat anak pilek, itu tak selalu tanda ia sedang sakit. Bisa jadi itu adalah bentuk pertahanan tubuhnya. Seperti yang sebelumnya disinggung, suhu udara saat musim hujan akan lebih dingin dan lebih kering, sehingga tubuh membutuhkan udara yang lebih lembap.

Nah, salah satu bentuk adaptasi tubuh adalah dengan mempertahankan kelembapan di dalam rongga hidung. Tubuh memicu produksi cairan di rongga hidung lebih banyak, dan hal ini sering disalahartikan bahwa anak sedang sakit.

1 dari 2 halaman

Penyakit yang paling sering menyerang anak saat musim hujan

Musim hujan diam-diam membawa kekhawatiran bagi orang tua karena anak diketahui rentan sakit. Penyakit yang harus diwaspadai di antaranya adalah:

  1. Common cold atau selesma

Pada musim hujan, anak sering kali mengalami demam yang disertai batuk dan pilek. Penyebabnya bisa karena infeksi virus maupun bakteri yang diakibatkan oleh perubahan suhu yang cepat, sehingga membuat daya tahan tubuh anak menurun.

  1. Demam berdarah dengue (DBD)

Musim hujan berkepanjangan menciptakan banyak genangan air di sekitar rumah atau lingkungan tempat anak bermain. Genangan air tersebut adalah tempat yang disukai oleh nyamuk untuk berkembang biak, termasuk nyamuk Aedes aegypti si pembawa virus demam berdarah.

  1. Kolera

Infeksi kolera ditandai dengan gangguan pencernaan seperti diare, juga dapat disertai keluhan mual dan muntah.

Ketika musim hujan, kebersihan air terkadang sulit untuk dikontrol, sehingga berisiko terinfeksi kolera. Jika tidak ditangani dengan benar, maka bisa terjadi komplikasi seperti dehidrasi.

  1. Demam tifoid atau tifus

Sama halnya dengan kolera, makanan dan minuman lebih mudah tercemar bakteri saat musim hujan.

Salah satunya adalah bakteri Salmonella typhi yang dapat menimbulkan gejala demam disertai dengan mual, muntah, nyeri sendi, sakit tenggorokan, nyeri perut, dan gangguan pencernaan pada anak.

Dengan ancaman kesehatan tersebut, orang tua harus berupaya terus menjaga daya tahan tubuh anak. Ini dapat dicapai dengan menjaga asupan makanan dan minumannya tetap bersih dan memenuhi kebutuhan nutrisi hariannya. Pastikan juga anak selalu cukup tidur.

Seandainya tak yakin dengan pola makan sehari-hari, Anda bisa mempertimbangkan pemberian suplemen. Pilih suplemen yang mengandung vitamin A, C, D, E, dan zink untuk meningkatkan daya tubuh anak yang masih dalam fase tumbuh kembang. Sehingga, anak tak rentan terkena penyakit saat musim hujan karena daya tahan tubuhnya tetap kuat.

(RN/RH)

0 Komentar

Belum ada komentar