Sukses

Berbeda dengan Chia Seed, Ini Manfaat Biji Selasih

Chia seed dan biji selasih kerap dianggap sama. Tapi sebenarnya itu adalah dua jenis yang berbeda dan mari ketahui manfaat biji selasih.

Memiliki bentuk yang mirip, manfaat biji selasih juga tidak kalah besar dibandingkan dengan chia seed atau biji chia. Bahkan, tanaman bernama ilmiah Ocimum basilicum ini semakin punya banyak penggemar dan dicari.

Biji selasih sendiri sering disebut-sebut sebagai alternatif yang baik untuk pengganti chia seed. Menurut dr. Fiona Amelia, MPH, dari KlikDokter, chia seed kaya akan kandungan serat, asam lemak omega 3, protein berkualitas tinggi, dan beberapa mineral serta antioksidan yang penting.

Nah, kandungan ini mirip seperti yang terdapat di biji selasih. Dilansir dari Healthline, 1 sendok makan biji selasih dan biji chia sama-sama mengandung 60 kalori; 2,5 gram (gr) dan 3 gr lemak; 7 gr dan 5 gr karbohidrat; serta 7 gr dan 5 gr serat.

Manfaat Biji Selasih

Biji selasih sendiri didapatkan dari tanaman selasih yang berasal dari keluarga sweet basil seperti kemangi. Biji-biji ini akan mengembang dan terasa kenyal beberapa saat setelah dicampurkan dengan air.

Artikel Lainnya: Manfaat Konsumsi Chia Seed Saat Puasa

Soal manfaat, jangan ditanya. Biji selasih diketahui punya banyak manfaat sehat, antara lain sebagai berikut ini.

  • Sumber Mineral yang Baik

Dilansir dari Healthline, 1 sendok makan biji selasih menyediakan 15% kebutuhan harian untuk kalsium serta 10% kebutuhan harian untuk magnesium dan besi. Seperti Anda tahu, kalsium dan magnesium sangat penting untuk kesehatan tulang dan fungsi otot.

Sementara zat besi sangat penting untuk produksi sel darah merah. Selain itu, biji-bijian kecil berwarna hitam ini dapat menjadi sumber penting zat besi dan kalsium bagi orang yang tidak makan daging atau produk susu.

  • Kaya serat

Biji selasih kaya serat, terutama serat larut, termasuk pektin. Berikut manfaat serat biji selasih yang dapat bermanfaat bagi kesehatan Anda.

  • Membantu Anda memenuhi kuota serat Anda. Hanya 1 sendok makan memasok 7 gram serat atau sekitar 25% dari rekomendasi harian.
  • Dapat mendukung kesehatan usus. Sebuah studi menunjukkan bahwa pektin memiliki manfaat prebiotik, yang berarti dapat memelihara dan meningkatkan bakteri usus yang menguntungkan.

Artikel Lainnya: Rutin Konsumsi Chia Seed bisa Melangsingkan Tubuh?

  • Membantu Anda merasa kenyang. Pektin dapat menunda pengosongan lambung dan meningkatkan kadar hormon yang meningkatkan rasa kenyang. Akan tetapi, efektivitas makan biji selasih dalam mengekang nafsu masih perlu kajian lebih lanjut.
  • Dapat membantu kontrol gula darah. Penderita diabetes tipe 2 yang mengonsumsi 10 gram biji selasih dalam air selama sebulan setelah makan, gula darah mereka 17% lebih rendah daripada awal penelitian.
  • Dapat menurunkan kolesterol. Pektin dapat menurunkan kolesterol darah dengan menghambat penyerapan kolesterol dalam usus. Orang yang makan 30 gram (7 sendok teh) biji selasih setiap hari selama satu bulan mengalami penurunan 8% total kolesterol.
  • Kaya Senyawa Tumbuhan

Biji selasih kaya akan senyawa tanaman, termasuk flavonoid dan polifenol. Flavonoid adalah antioksidan yang bertugas melindungi sel-sel dari kerusakan akibat radikal bebas. Senyawa tanaman ini juga memiliki sifat antiinflamasi dan antikanker.

Beberapa studi juga menghubungkan asupan tinggi flavonoid dengan pengurangan risiko penyakit jantung. Dalam studi lainnya, ekstrak biji selasih bisa membunuh bakteri berbahaya.

1 dari 2 halaman

● Bahan Minuman Menyenangkan dan Berserat

Biji selasih telah lama digunakan dalam minuman di India dan Asia Tenggara.  Saat ini, beberapa produsen makanan di Amerika Serikat dan Eropa banyak menjual minuman kemasan biji selasih. Tambahan ini membuat minuman lebih kenyal sekaligus menambah banyak serat sehat.

  • Sumber Lemak Omega-3

Biji selasih mengandung rata-rata 2,5 gram lemak per 1 sendok makan. Dari total lemak ini, sekitar setengah atau 1.240 mg per sendok makan adalah asam alfa-linolenat (ALA), atau lemak omega-3.

Tidak ada rekomendasi harian untuk omega-3, tetapi 1.100 mg atau 1.600 mg per hari dianggap sebagai asupan yang cukup dari asam lemak esensial ini.

Jadi, tidak kalah ya manfaat biji selasih dibandingkan chia seed. Anda pun bisa mengombinasikannya bersama beragam makanan dan minuman sehari-hari. Misalnya, air putih hangat, jus, salad, hingga puding. Tapi ingat, hindari menambahkan terlalu banyak gula atau pemanis lainnya dalam campuran tersebut.

[HNS/AYU]

0 Komentar

Belum ada komentar