Sukses

  • Home
  • Info Sehat
  • Ciri-ciri Air Minum yang Tercemar dan Bahayanya untuk Tubuh

Ciri-ciri Air Minum yang Tercemar dan Bahayanya untuk Tubuh

Terjaminnya sumber air bersih yang tidak tercemar untuk dikonsumsi adalah hal yang sangat penting. Apa saja ciri-ciri air minum yang tercemar?

Klikdokter.com, Jakarta Air merupakan komponen penting bagi tubuh manusia. Oleh karena itu, terjaminnya sumber air bersih dan tidak tercemar untuk dikonsumsi merupakan hal yang fundamental untuk manusia. Lantas, apa saja ciri-ciri air minum yang tercemar?

Masih banyak yang konsumsi air tercemar

Berdasarkan data WHO pada tahun 2017, sekitar 71 persen populasi manusia di dunia telah memiliki sumber air minum yang reliabel dan terjamin. Namun, sekitar 2 juta penduduk masih mengonsumsi air minum dari sumber yang tercemar, terutama oleh kotoran manusia atau hewan.

Hal ini tentu sangat berbahaya karena banyak penyakit yang mudah ditularkan melalui air, baik yang dikonsumsi maupun yang digunakan untuk kebutuhan sehari-hari, seperti mandi dan mencuci. Beberapa penyakit yang dapat ditularkan melalui air yang tercemar antara lain diare, kolera, disentri, tifoid, bahkan polio.

Pencemaran air pun tidak hanya oleh mikroorganisme hidup –seperti parasit dan bakteri, tapi juga kontaminan lain –seperti logam berat. Beberapa kontaminan air tercemar yang kerap ditemukan antara lain aluminium, amonia, arsen, krom, nitrat, merkuri, dan selenium.

Berdasarkan data WHO, air yang tercemar merupakan penyebab 485.000 kematian setiap tahunnya. Data ini semakin menekankan betapa penting mengenali ciri-ciri air minum yang tercemar.

1 dari 2 halaman

Ciri khas air minum yang tercemar

Mengenali air minum yang tercemar sesungguhnya bukan merupakan hal yang sulit, dan dapat dilakukan tanpa alat-alat khusus. Ciri khas air minum tercemar antara lain:

  • Berbau

Jika air minummemiliki bau yang tidak biasa, patut dicurigai air tersebut sudah tercemar. Misalnya bau busuk seperti kotoran atau memiliki aroma kimia seperti bau kolam renang (klorin), berbau seperti deterjen, atau berbau asam.

Kalau mendeteksi ada bau-bau tersebut, sebaiknya hentikan konsumsi air tersebut.

  • Berwarna

Air yang berwarna tidak harus tampak berwarna menyatu seperti air sirup. Air tercemar dapat pula tampak berawan atau butek, seperti susu. Air minum yang baik untuk dikonsumsi seharusnya bening transparan, tidak berwarna.

  • Kotor

Tentuair yang kotor akan sangat mudah dikenali. Namun tak jarang, partikel yang tercampur di dalam air sangat kecil hingga harus ditunggu sesaat untuk mengendap di bawah atau mengambang di atas wadah agar terlihat.

Kotoran pada air dapat berupa seperti pasir, kotoran seperti kerikil, atau berserabut seperti tanaman air.

  • Meninggalkan noda

Jika air minum meninggalkan noda pada barang-barang, seperti kain, meja, atau bahkan wastafel, kemungkinan air minum tersebut sudah tercemar. Biasanya, air yang meninggalkan noda tercemar oleh senyawa kimia atau logam berat lain.

  • Memiliki rasa yang aneh

Jika air minum memiliki rasa seperti metal atau logam, terasa kasar atau berpasir saat diminum, atau terasa seperti tanah atau tanaman mentah, waspadalah. Itu juga pertanda air minum tersebut sudah tercemar.

  • Air berbusa

Tanda-tanda lain yang wajib diperhatikan adalah apakah air minum memiliki karakteristik yang berbeda dari biasanya, misalnya memiliki busa. Jika ya, jangan konsumsi  air tersebut.

Bahaya air tercemar untuk tubuh

Mengonsumsi air yang tercemar dapat menyebabkan gangguan kesehatan akut dan kronis. Gangguan kesehatan akut adalah ketika gejala keracunan air minum langsung terlihat. Adapun gangguan kesehatan kronis adalah masalah kesehatan akibat konsumsi air tercemar terus-menerus yang baru dirasakan dalam jangka waktu panjang.

Salah satu gangguan kesehatan akut yang kerap dialami karena minum air tercemar adalah diare. Meski jarang menyebabkan kerusakan permanen, tentu diare akut yang tak tertangani dengan baik dapat menyebabkan gangguan yang fatal, bahkan kematian.

Sementara itu, gangguan kronis akibat konsumsi air tercemar, misalnya kanker, gangguan hati, serta sakit ginjal. Ini terjadi karena air terkontaminasi bahan kimia atau radionuklir seperti radium dan arsenik.

Karena bahaya yang ditimbulkan, sangat penting untuk mengenali ciri-ciri air minum tercemar dan menghindarinya. Selain itu, cermatlah memilih sumber air minum yang terjamin kebersihan, keamanan, dan kualitasnya, terkhusus untuk balita. Pencernaan yang masih lemah membuat pemilihan air yang streril dan sehat sangatlah penting. Bunda bisa memilih air minum dalam kemasan yang sudah lulus uji BPOM agar aman untuk seluruh keluarga.

[HNS/ RH]

0 Komentar

Belum ada komentar