Sukses

  • Home
  • Info Sehat
  • Bagaimana Efek bagi Kesehatan Jika Suka Olahraga di Ruangan Ber-AC?

Bagaimana Efek bagi Kesehatan Jika Suka Olahraga di Ruangan Ber-AC?

Karena malas panas-panasan, banyak orang yang lebih suka olahraga di ruangan ber-AC. Boleh saja, tapi Anda harus mewaspadai beberapa ancaman ini.

Klikdokter.com, Jakarta Hampir semua gym atau kelas olahraga sudah dilengkapi dengan pendingin ruangan. Karenanya, tempat tersebut menjadi surga tersendiri bagi penyuka olahraga yang tak ingin panas-panasan di luar ruangan. Namun, ternyata ada beberapa efek dari olahraga di ruangan ber-AC yang perlu diwaspadai.

Sebetulnya, tak ada yang melarang Anda berolahraga di ruangan dingin, asalkan udaranya bersih dan suhunya tepat.

Menurut sebuah penelitian dalam jurnal “Nutrients”, disebutkan bahwa olahraga di ruangan ber-AC dapat meningkatkan produksi energi ketimbang berolahraga di tempat yang panas. Mengapa demikian? Karena, tubuh perlu waktu lebih lama untuk berkeringat, sehingga durasi olahraga jadi lebih lama.

Beda halnya saat Anda berolahraga di luar ruangan pada pagi atau siang hari—tubuh cenderung lebih mudah berkeringat. Semakin cepat tubuh mengeluarkan keringat, makin cepat pula tubuh alami kelelahan. Alhasil, durasi olahraga menjadi lebih pendek dan pembakaran lemak kurang maksimal. Tak hanya itu, risiko dehidrasi pun meningkat.

Artikel lainnya: Tips Jadikan Olahraga sebagai Aktivitas Harian Anda

Keuntungan lainnya dari olahraga di ruangan ber-AC meliputi:

  • Udara yang sejuk membuat orang-orang betah berolahraga.
  • Mendinginkan tubuh lebih cepat pasca berolahraga.
  • Kram otot lebih jarang terjadi saat berolahraga di ruangan dengan temperatur terkontrol.

Jadi, berdasarkan penjelasan di atas, Anda tetap boleh berolahraga di ruangan ber-AC karena manfaat dari olahraga tetap bisa dirasakan.

Adapun suhu pendingin ruangan yang disarankan untuk berolahraga adalah 20-22 derajat Celsius. Hindari suhu ruangan yang terlampau dingin.

Kebersihan AC Wajib Diperhatikan

Selain pengaturan suhu AC yang tepat, kebersihan AC juga harus diperhatikan oleh pengelola gedung dan orang-orang yang beraktivitas di dalamnya. Sebab, gejala asma, alergi jamur, dan alergi debu lebih mudah muncul saat beraktivitas di ruangan ber-AC.

Mesin pendingin ruangan pada dasarnya memiliki struktur yang mengandung air dan kipas angin. Apabila mesin jarang dibersihkan, maka dapat menjadi sarang jamur dan bakteri, khususnya bakteri Legionella pneumophila yang dapat menginfeksi paru-paru. Untuk mencegahnya, pendingin ruangan mesti dibersihkan secara rutin dan mengganti filternya tiap beberapa bulan sekali.

Artikel lainnya: Olahraga Terbaik untuk Orang di Atas Usia 50 Tahun

Selain itu, Badan Perlindungan Lingkungan Amerika Serikat (EPA) memperingatkan bahwa Anda mungkin lebih banyak terpapar polutan di dalam ruangan ketimbang di luar ruangan. Ini karena pendingin ruangan sentral tidak mengeluarkan udara segar, tetapi mengalirkan udara lama. 

Artinya, jika ada jamur, debu, bulu binatang, atau ada orang-orang di dalam ruangan yang memiliki virus atau infeksi yang dapat menular lewat udara, Anda bisa saja jatuh sakit.

1 dari 2 halaman

Bukan Berarti Olahraga di Luar Ruangan Tidak Bermanfaat 

Kelebihan berolahraga di ruang ber-AC memang cukup banyak. Namun, ada beberapa jenis olahraga yang lebih baik dilakukan di luar ruangan. Dikatakan oleh dr. Andika Widyatama dari KlikDokter misalnya saja lari maraton, yang lebih baik dilakukan di luar ruangan.

“Anda akan melewati medan yang beragam jika berlari di luar ruangan. Ada yang berbatu, berlubang, menanjak, ataupun menurun. Dengan adanya rintangan tersebut, lari akan lebih optimal dalam melatih otot tibialis anterior,” jelasnya.

“Tak cuma itu, lari di luar ruangan juga dapat melatih keseimbangan dan koordinasi tubuh, karena Anda harus waspada dan berhati-hati terhadap berbagai kondisi. Sebuah penelitian membuktikan, seseorang akan berlari lebih cepat jika ia berlatih di luar ruangan daripada dengan treadmill,” dr. Andika menambahkan.

Itu karena, faktor-faktor alam atau lingkungan luar memberikan tekanan lebih berat pada tubuh, sehingga Anda akan berusaha lebih keras saat berlari.

Meski olahraga di ruangan ber-AC memiliki beberapa efek pada kesehatan tubuh, tetapi jangan sampai itu menciutkan semangat Anda untuk latihan fisik. Ingat, olahraga di ruangan yang sejuk ataupun di luar ruangan, manfaatnya bagi tubuh sangat sayang untuk dilewatkan. Pastikan bahwa gym atau kelas olahraga tempat Anda berlatih merawat kebersihan tempat, sekaligus pendingin ruangan, secara rutin, ya!

(RN/RPA)

0 Komentar

Belum ada komentar