Sukses

  • Home
  • Info Sehat
  • Aktivitas Fisik Bermanfaat Lawan Kanker Prostat, Ini Faktanya!

Aktivitas Fisik Bermanfaat Lawan Kanker Prostat, Ini Faktanya!

Kanker prostat masih menjadi ancaman bagi para pria. Tetapi, Anda bisa mencegahnya dengan aktivitas fisik yang tinggi.

Klikdokter.com, Jakarta Anda tentu tahu, aktivitas fisik atau olahraga memang baik dilakukan demi menjaga kesehatan tubuh. Akan tetapi, menurut penelitian terbaru, aktivitas fisik ternyata secara spesifik bisa bermanfaat sebagai pencegahan kanker prostat. Mari ketahui faktanya.

Jenis kanker ini hanya bisa dialami oleh pria. Ini karena kelenjar prostat merupakan salah satu kelenjar yang berperan dalam sistem reproduksi pria. Salah satu fungsinya adalah untuk mengeluarkan cairan alkalis yang bisa menetralkan cairan vagina yang asam. Ini supaya sperma bisa bertahan hidup.

"Kanker prostat sangat berisiko tinggi pada pria yang berusia 50 tahun ke atas. Akan tetapi, tidak menutup kemungkinan masalah kesehatan ini bisa terjadi pada pria yang berusia di bawah 45 tahun," ujar dr. Devia Irine Putri dari KlikDokter.

Beberapa faktor risiko yang menyebabkan semakin meningkatnya kanker prostat selain usia, antara lain beberapa hal berikut.

  • Riwayat keluarga.
  • Faktor lingkungan, seperti paparan radiasi dan kimiawi.
  • Gaya hidup yang tidak sehat, seperti merokok, diet tinggi lemak, dan obesitas.
  • Peningkatan kadar hormon testosteron dalam tubuh.

Artikel lainnya: 3 Asupan Pemicu Kanker Prostat

Dalam beberapa kasus, dr. Devia menegaskan bahwa perjalanan kanker prostat bersifat perlahan. Namun, ada pula pertumbuhan kanker prostat yang agresif dan menyebar luas. 

Beberapa gejala awal yang bisa Anda waspadai, antara lain:

  • Kesulitan buang air kecil. Gejala awal dari kanker prostat serupa dengan BPH (Benign Prostatic Hyperplasia). Ini merupakan pembesaran prostat yang bersifat jinak). Laki-laki pengidap BPH akan kesulitan memulai untuk buang air kecil dan tak jarang membutuhkan waktu yang lama untuk menyelesaikan waktu berkemih.
  • Nyeri saat buang air kecil.
  • Ada darah pada saat ejakulasi atau saat buang air kecil.
  • Nyeri di daerah panggul.
  • Pembengkakan kelenjar getah bening di sekitar lipat paha.
  • Nafsu makan menurun.
  • Berat badan mulai turun.
1 dari 2 halaman

Aktivitas Fisik Bisa Lawan Kanker Prostat

Baru-baru ini, tim peneliti dari University of Bristol dan Imperial College London di Inggris, bersama rekan-rekan dari lembaga akademis lain di seluruh dunia mencoba meneliti apakah aktivitas fisik bisa mencegah kanker prostat atau tidak.

Studi ini belum lama dipublikasikan di International Journal of Epidemiology. Sementara itu, para peneliti menggunakan metode yang disebut "pengacakan Mendel".

Artikel lainnya: Gejala Kanker Prostat yang Wajib Anda Ketahui

Dalam studi mereka, para peneliti mengidentifikasi faktor-faktor risiko potensial untuk kanker prostat melalui kajian sistematis World Cancer Research Fund (WCRF) 2018. Mereka juga memiliki akses ke informasi medis dari 79.148 peserta dengan kanker prostat, serta 61.106 peserta tanpa kanker yang bertindak sebagai kontrol.

Analisis penelitian ini kemudian mengungkapkan bahwa individu dengan variasi genetik yang berisiko kanker prostat, tetapi aktif secara fisik memiliki risiko 51% lebih rendah terkena kanker. Ini dibandingkan orang yang tidak memiliki variasi genetik tersebut.

Sementara itu, para peneliti menjelaskan bahwa aktivitas fisik dalam hal ini, mengacu pada semua bentuk aktivitas, bukan hanya olahraga. Para peneliti kemudian menyimpulkan bahwa tingkat aktivitas fisik yang tinggi pada pria memiliki efek perlindungan terhadap bentuk kanker prostat.

“Penelitian terbesar ini menggunakan metode baru untuk melengkapi observasi yang sedang berlangsung. Tujuannya untuk mengetahui penyebab kanker prostat,” tegas Sarah Lewis, Ph.D seperti dikutip dari Medical News Today.

 

"Hasilnya, aktivitas fisik bisa mengarahkan efek besar bagi pengidap kanker prostat. Sehingga diharapkan bisa mendorong pria untuk aktif berkegiatan,” lanjut Sarah.

Penelitian di atas memang masih butuh pengembangan lagi. Meski begitu, setidaknya menjadi alarm bagi para pria betapa pentingnya aktif berolahraga sebagai pencegahan kanker prostat. Tapi jika Anda mengalami gejala di atas, segera konsultasi dengan dokter.

[RPA/AYU]

0 Komentar

Belum ada komentar