Sukses

Cara Tepat Melatih Kedisiplinan Anak Depresi

Anak depresi perlu dilatih disiplin agar dirinya tidak semakin terjerumus pada hal-hal kurang baik. Ini cara tepat melatih kedisiplinan anak depresi

Melatih kedisiplinan anak bukanlah perkara mudah. Apalagi, jika sedari awal anak sudah mengalami depresi. 

Pada anak depresi, melatih kedisiplinan perlu dilakukan dengan pendekatan yang unik dan khas. Pasalnya, anak depresi memiliki level agresivitas yang lebih tinggi. Jika sembarangan, anak malah bisa melawan dan tak peduli lagi dengan hal yang diajarkan.

Agar tidak salah langkah, berikut ini tips melatih kedisiplinan pada anak depresi yang bisa Anda jadikan panduan:

1 dari 5 halaman

1. Pilih Sosok yang Sesuai

Langkah pertama yang sangat penting dalam melatih kedisiplinan pada anak depresi adalah memilih sosok yang paling sesuai. 

Anak dengan depresi biasanya memiliki sosok tertentu yang ia merasa lebih nyaman dengannya. Misal, anak lebih dekat dengan ayahnya. Maka, sebaiknya ayahnya yang mendekati anak untuk melatih kedisiplinan. 

Jangan memilih sosok yang bentrok dengan anak secara emosional, karena hal tersebut justru akan membuatnya tidak patuh. 

Artikel Lainnya: 10 Tips dan Trik Cara untuk Membuat Anak Disiplin

2. Pilih Waktu yang Tepat

Pilih waktu yang tepat untuk melakukan pendekatan guna melatih kedisiplinan pada anak depresi. Jangan melakukan pendekatan saat anak sedang mengalami episode gejala. Pilihlah waktu saat gejala tersebut sedang membaik dan kondisi mental anak agak stabil. 

Jika pendekatan dilakukan pada saat anak sedang dalam kondisi akut, proses melatih kedisiplinan tidak akan berhasil.

2 dari 5 halaman

3. Kerja Sama dengan Dokter dan Tim Perawat

Penting bagi orang tua untuk berkonsultasi dan bekerja sama dengan dokter maupun perawat khusus psikiatri anak, agar lebih mengerti cara pendekatan yang tepat. 

Dokter dan perawat juga dapat memberikan panduan lebih lanjut agar Anda tidak salah dalam melatih kedisiplinan pada anak yang mengalami depresi.

4. Tetapkan Aturan Kesehatan Sehari-hari

Anak dengan depresi memerlukan arahan tanpa paksaan, agar tidak terjadi pemberontakan. Anda bisa menetapkan aturan tentang kesehatan sehari-hari, seperti menjaga kebersihan diri (mandi, gosok gigi), aturan makan, istirahat, minum obat, aktivitas fisik, dan lainnya. 

Hindari bersikap terlalu ketat atau terlalu longgar dalam dalam menetapkan aturan tersebut, agar anak tidak merasa terkekang atau terlalu bebas karenanya.

Artikel Lainnya: Time Out, Metode Mendisiplinkan Anak yang Patut Dicoba

3 dari 5 halaman

5. Buat Jadwal Kegiatan Harian

Anda dapat membuat jadwal kegiatan harian anak secara rinci dari jam ke jam. Jadwal tersebut dapat menjadi panduan bagi anak untuk melakukan aktivitas hariannya. 

Ingatlah untuk menekankan kepada anak bahwa jadwal tersebut tidak kaku, sehingga ia lebih fleksibel menjalankannya. 

Pastikan untuk memasukkan hobi atau aktivitas yang anak senangi ke dalam jadwal yang dibuat. Tujuannya, agar kondisi depresi yang si kecil alami bisa lebih terkendali. 

6. Berikan Apresiasi dan Sanksi

Perlakukan anak depresi secara adil. Jika ia berhasil mematuhi kedisiplinan, orang tua perlu memberikan apresiasi berupa berupa hadiah, pujian, atau hal baik lainnya. 

Jika anak tidak mematuhinya, orang tua juga perlu memberikan sanksi yang sesuai. Hindari memberikan sanksi berlebihan atau yang meliputi kekerasan fisik, agar depresi yang dialami anak tidak semakin parah.

Introspeksi pula alasan anak tidak mematuhi sikap disiplin yang telah Anda ajarkan. Komunikasikan, dan berikan solusi terbaik.

4 dari 5 halaman

7. Ajari Anak Menghadapi Perasaan Tidak Nyaman

Ajari anak untuk menghadapi perasaan tidak nyaman yang dirasakannya dalam kondisi depresi. Biasanya anak sulit meluapkan apa yang ia rasakan. Untuk itu, orang tua harus dapat menjadi teman agar si kecil dapat bersikap terbuka dan nyaman bercerita kepada Anda. 

Dengan demikian, Anda dapat membantu mencarikan solusi dari permasalahan yang dihadapinya. Anak pun akan merasa terbantu karenanya.

Tak perlu sungkan untuk minta bantuan kepada tenaga profesional apabila Anda kesulitan dalam melatih kedisiplinan anak yang depresi. Anda juga dapat berkonsultasi lebih lanjut pada tenaga ahli melalui LiveChat 24 jam atau dengan mengunduh aplikasi KlikDokter.

(NB/JKT)

0 Komentar

Belum ada komentar