Sukses

Manfaat Memaafkan bagi Kesehatan

Memaafkan, sebuah kata yang mudah diucapkan tapi sulit dilakukan. Nyatanya, memaafkan ternyata punya manfaat bagi kesehatan.

Klikdokter.com, Jakarta Meminta maaf sepertinya mudah dilakukan. Namun, bagaimana kalau memaafkan? Rasanya sulit kalau memaafkan orang yang sudah menyakiti hati Anda. Akan tetapi, memaafkan ternyata punya manfaat kesehatan, lo

Memaafkan jadi terasa berat karena banyak orang memandang pengampunan sebagai beban. Sementara memaafkan tidak mudah bagi banyak orang, itu adalah keterampilan yang dapat dipelajari. 

"Memaafkan berarti Anda sengaja memilih untuk melepaskan perasaan negatif dan motivasi yang mungkin Anda miliki. Ini sekaligus menghilangkan pikiran negatif terhadap orang yang menyakiti Anda," kata Loren Toussaint, PhD, seorang profesor psikologi di Luther College, Amerika Serikat seperti dikutip dari Webmd.

Manfaat memaafkan untuk kesehatan

Soal manfaat memaafkan ini sebelumnya sudah pernah diteliti. Dalam penelitian terhadap 148 orang dewasa muda, Toussaint dan timnya mengukur paparan stres, kemampuan mereka untuk memaafkan, dan status kesehatan. 

Toussaint kemudian menyimpulkan kalau mengembangkan diri menjadi lebih pemaaf dapat membantu meminimalkan gangguan yang berhubungan dengan stres. Ia bahkan menyebut stres yang lebih besar dan tingkat pengampunan yang lebih rendah masing-masing menghasilkan kesehatan mental dan fisik yang lebih buruk.

Menurut Ikhsan Bella Persada, M.Psi., Psikolog dari KlikDokter, memaafkan memang baik untuk kualitas individu seseorang. Memaafkan bisa membuat Anda punya hubungan baik. Tak hanya dengan yang bermasalah dengan Anda, tapi juga dengan semua orang.

"Memaafkan baik untuk kualitas individu itu sendiri. Misalnya, Anda berantem atau ada konflik dengan orang lain. Pasti yang muncul rasa sakit hati, marah, atau dendam. Nah, dendam itu emosi negatif yang bisa berujung tekanan darah menjadi tinggi karena dipendam terus," ujar Ikhsan.

"Kalau orang memaafkan itu, berarti secara mental menerima kondisi yang sangat menyakitkan bagi dirinya. Selain punya hubungan baik, Andai bisa lebih bijak juga dalam menyikapi masalah. Terus ketika memaafkan stres bisa menurun. Karena kalau masih dendam, berarti masih memikirkan masalah itu yang berujung pada stres," sambung Ikhsan.

Hal yang paling penting ketika Anda bisa memaafkan orang lain yang menyakiti. Itu berarti Anda berhasil melatih empati. Perlu Anda tahu, punya rasa empati tinggi akan berpengaruh baik dalam kehidupan sosial setiap orang.

Dengan empati, orang jadi bisa saling tolong-menolong dan akhirnya tercipta keharmonisan dalam sebuah hubungan. Nah, memaafkan orang yang bersalah kepada Anda sangat membantu mengasah hal tersebut.

"Misalnya, kalau ada orang punya salah sama Anda dan minta maaf dengan tulus dan kemudian Anda memaafkannya, berarti Anda bisa memahami perasaan mereka juga," tegas Ikhsan. 

Bagaimana kalau sudah terlanjur punya akar pahit?

Tentunya, memaafkan memang tidak mudah. Banyak juga orang yang sudah lebih dulu menyimpan dendam. Akhirnya, punya pikiran negatif terhadap  seseorang. Dalam tahap, ini memang sangat sulit untuk bisa memaafkan orang lain.

"Terutama orang kalau sudah benci banget, jadi mudah tidak suka dengan orang lain, mudah tersinggung perasaannya. Pada akhirnya, itu bisa membuat Anda susah melihat sisi baik atau positif dari orang tersebut," kata Ikhsan.

"Dampaknya kalau punya kepahitan adalah ketika berhubungan dengan orang lain, itu jadi sulit. Kalau punya akar pahit, Anda pasti melihat orang lain tidak bisa salah. Ini pun bisa berhubungan dalam relasi Anda dengan orang lain. Tapi memang semakin Anda sakit, semakin juga berpeluang mengalami kepahitan," sambungnya.

Kalau sudah begini tidak ada cara lain selain belajar memaafkan. Ingat, memaafkan bisa dipelajari dan punya banyak manfaat tak terduga bagi kehidupan Anda. Mari belajar memaafkan supaya hubungan Anda dengan orang lain tetap terjaga baik.

[AYU/RPA]

1 Komentar

  • bgm Tuhan menciptakan Neraka dan surga? bila memaafkan adalh solusi ? bukan kah dimaafkan artinya di godok dahulu di neraka dan di apresiasi di beriakn tempat di surga