Kesehatan Mental

9 Cara Sehat Memaafkan Diri Sendiri

Iswan Saputro, M.Psi., Psikolog, 03 Apr 2023

Ditinjau Oleh Tim Medis Klikdokter

Setiap orang pasti pernah melakukan kesalahan. Namun, jangan buru-buru mengutuk diri sendiri yang berakibat pada dihantui penyesalan. Lakukan ini agar kamu bisa memaafkan diri sendiri.

9 Cara Sehat Memaafkan Diri Sendiri

Ketika melakukan sebuah kesalahan atau mengalami kegagalan yang luar biasa, sering kali membuat seseorang mengutuk diri sendiri dan dihantui rasa penyesalan.

Jika kondisi terjadi dalam waktu yang lama akan berdampak pada ketenangan hidup sehingga kamu perlu cara untuk menyikapi kesalahan dengan memaafkan diri sendiri.

Sulit memaafkan diri sendiri akan berujung pada stres berkepanjangan yang memengaruhi kesehatan mental, seperti mengalami mimpi buruk, sedih, cemas, takut, tidak percaya diri, dan menarik diri dari lingkungan sosial.

Tidak bisa dipungkiri beberapa kali akan teringat atau terbayang kesalahan dimasa lalu yang membuat sedih. Namun, cobalah untuk menemukan cara agar kamu bisa memaafkan diri sendiri sebagai proses pendewasaan diri.

Cara memaafkan diri sendiri

Berikut cara yang bisa kamu lakukan untuk perlahan memaafkan diri sendiri:

1. Mengakui dan menyadari kesalahan

Wajar jika seseorang tidak mau disalahkan atas suatu kemalangan, tapi dengan mengakui dan menyadari bahwa kamu juga memiliki porsi kesalahan adalah langkah awal memaafkan diri sendiri.

Mengakui kesalahan dimulai dengan mengingat atau menyadari perkataan atau perilaku negatif apa saja yang telah dilakukan kepada orang lain atau diri sendiri.

Tidak perlu terburu-buru, tentu kamu butuh waktu untuk mengingat dan menyadari perbuatanmu yang lalu.

2. Melatih empati

Sebuah kesalahan atau saat diperlakukan tidak baik akan membuat seseorang merasa tidak nyaman. Oleh karena itu, melatih rasa empati membuat kamu menjadi lebih mawas diri dan mengevaluasi perilaku selama ini.

Empati juga membantu kamu untuk menyanyangi diri sendiri dengan tidak terlalu keras dan mengutuk diri sendiri dalam waktu yang lama.

3. Komitmen dengan diri sendiri

Setelah menyadari dan memahami rasa tidak nyaman ketika melakukan kesalahan, kamu bisa membuat komitmen kepada diri sendiri untuk tidak mengulangi perkataan atau perilaku negatif tersebut. Komitmen untuk menjadi lebih baik adalah cara memaafkan diri sendiri yang terbaik dan tidak merugikan orang lain di kemudian hari.

4. Belajar dari kesalahan

Kesalahan terjadi karena ketidaktahuan atau ketidakmampuan kamu dalam menyikapi sesuatu. Belajar dari kesalahan membantu kamu memahami kekurangan dan mengetahui hal apa yang perlu ditingkatkan atau diperbaiki.

Dengan memaknai kesalahan sebagai proses pendewasaan membantumu lebih mudah menoleransi kekurangan di masa lalu dan memaafkan diri sendiri.

5. Afirmasi positif

Tiba-tiba teringat kesalahan di masa lalu tentu membuat kamu tidak nyaman. Namun, kamu bisa melakukan afirmasi positif dapat menenangkan pikiran. Kamu dapat mengucapkan kalimat afirmasi positif, seperti:

  • “Saya sudah melakukan yang terbaik pada saat itu.”
  • “Saya masih memiliki kesempatan untuk lebih baik.”
  • “Saya terus belajar memperbaiki diri dari kesalahan itu.”
  • “Saya belajar hal baru dari pengalaman masa lalu.”

6. Fokus pada yang bisa dikendalikan

Meratapi kesalahan atau kemalangan masa lalu tidak mengubah kejadian yang sudah terjadi. Jadi, kamu sebaiknya kembali fokus pada apa yang bisa kamu lakukan. Cara ini membuat kamu lebih mudah memaafkan diri sendiri, karena kamu fokus dengan kelebihan dan potensimu..

Fokus pada hal yang bisa dikendalikan akan mengurangi stres dan membantu kamu lebih tenang dalam memaafkan diri sendiri.

7. Berbagi cerita dengan orang terdekat

Emosi negatif atau rasa tidak tenang yang kamu rasakan setelah melakukan kesalahan dapat dikurangi dengan bercerita kepada orang terdekat. Dukungan psikologis dari orang yang diharapkan dapat membuatmu merasa lebih tenang dan melihat situasi lebih luas.

Orang terdekat dapat memberikan sudut pandang baru dari kesalahan kamu yang lalu dan nasihat untuk memperbaiki diri.

8. Ikhlas

Awalnya tidak mudah dilakukan, tapi dengan mengikhlaskan kesalahan yang pernah terjadi, akan membantumu lebih mudah memaafkan diri sendiri.

Ikhlas berarti menyadari bahwa segala sesuatu terjadi karena suatu alasan dan memberikan hikmah bagi kamu. Ikhlas mempermudah kamu belajar dari kesalahan dan memiliki harapan bahwa masa depan bisa diperbaiki dan menjadi lebih baik.

9. Konseling

Jika kesalahan yang lalu membuat kamu sangat tertekan dan dibayangi rasa bersalah sehingga mempengaruhi kesehatan mental, melakukan konseling dengan psikolog atau psikiater menjadi langkah tepat untuk menolong diri sendiri.

Melalui proses konseling kamu dapat menceritakan perasaan, pikiran, dan kondisi yang dialami tanpa khawatir untuk dihakimi. Psikolog atau psikiater akan mendampingi kamu berproses dalam memaafkan diri sendiri.

Kamu dapat berkonsultasi dengan psikolog atau psikiater dengan menggunakan layanan Tanya Dokter dengan download aplikasi KlikDoter. Terus #JagaSehatmu dengan menjaga kesehatan mental dan dapatkan informasi yang terpercaya bersama KlikDokter.

(NM)

kesehatan mental