Sukses

Ciri-ciri Penyakit GERD yang Perlu Anda Ketahui

GERD atau keluhan karena asam lambung sering kali buat penderitanya merasa tidak nyaman. Kenali ciri-ciri penyakit GERD dalam artikel ini.

Klikdokter.com, Jakarta Normalnya, makanan yang seharusnya sudah masuk ke dalam mulut akan langsung menuju ke esofagus dan masuk ke dalam lambung. Di sana makanan akan bertahan selama tiga sampai empat jam untuk dicerna. Tapi jika makanan yang Anda makan terasa kembali naik ke kerongkongan atau terasa asam lambung naik, bisa jadi ini ciri-ciri penyakit GERD

Gastroesophageal Reflux Disease (GERD) adalah penyakit kronik pada sistem pencernaan. GERD terjadi ketika asam lambung naik kembali ke esofagus (kerongkongan).

Jika terjadi secara kronis, bisa menyebabkan iritasi dan juga infeksi pada kerongkongan. Untuk para penderita asam lambung, biasanya mereka akan mengalami nyeri ulu hati selama satu sampai dua jam ke depan. 

Ciri-ciri penyakit GERD

Pada gangguan yang cukup berat, GERD bisa mengganggu aktivitas sehari-hari dan mengganggu waktu tidur Anda. Jika tidak segera ditangani dengan baik, maka bukan tidak mungkin ada komplikasi yang timbul dan bisa merugikan diri Anda sendiri. Karena itu, Anda perlu mewaspadai ciri-ciri GERD agar bisa segera ditangani gejalanya dengan baik. 

Menurut dr. Sepriani Timurtini Limbong dari KlikDokter, GERD biasanya memiliki gejala yang sangat mirip dengan penyakit mag. Meski demikian, adapun beberapa perbedaannya, seperti: 

Anda sering merasakan nyeri di dada yang menjalar ke kerongkongan dan umumnya sensasi yang dirasakan seperti sensasi terbakar. Durasi yang dirasakan pun cukup lama, yakni sekitar dua sampai tiga jam, dan akan memberat setelah Anda makan.  

Selain setelah makan, sensasi terbakar pada dada dan kerongkongan juga akan memberat ketika Anda berbaring atau selonjoran di sofa.  

Sensasi terbakar ini juga disertai dengan adanya rasa pahit pada mulut karena asam yang naik dari lambung berupa gas. Kondisi ini juga semakin parah jika rasa pahit yang Anda rasakan selalu terjadi di pagi hari setelah bangun tidur.  

Asam lambung yang naik hingga ke kerongkongan dalam jangka waktu lama juga bisa menyebabkan suara Anda jadi serak. Hal ini disebabkan karena iritasi yang juga terjadi pada tenggorokan dan juga pita suara.  

Timbul rasa mual dan ingin muntah juga menjadi gejala yang Anda rasakan ketika mengalami GERD. Hindari mengonsumsi makanan berlemak dan berminyak. Anda juga harus menghindari minuman yang mengandung gas seperti soda untuk mencegah asam lambung semakin naik.  

Cegah GERD dari sekarang! 

Menjaga pola makan dengan baik merupakan satu cara yang paling bisa dilakukan untuk mencegah GERD muncul.

Dokter Sepriani menghimbau agar Anda menghindari makanan dengan kandungan lemak yang tinggi karena dapat menurunkan kekuatan katup LES (lower esophageal sphincter) dan akhirnya memudahkan naiknya asam lambung.

Untuk itu, Anda harus tahu bagaimana cegah GERD seperti penjelasan di bawah ini:

  • Hindari makanan asam

Dokter Sepriani menegaskan bahwa penderita GERD, harus menghindari makanan yang mengandung asam tinggi seperti lemon, karena mampu meningkatkan kadar asam dalam tubuh.

Anda juga diminta untuk menghindari makan dengan porsi besar. Hal ini dapat menyebabkan distensi atau peregangan lambung yang mengakibatkan asam dalam lambung mudah naik ke esofagus. 

  • Kurangi konsumsi minuman alkohol dan berhenti merokok

Mengurangi asupan alkohol dan berhenti merokok juga menjadi cara untuk menurunkan risiko GERD. Pasalnya, kegiatan merokok dan minum alkohol mampu menurunkan kekuatan katup LES.

Selain menjaga pola makan, Anda juga perlu bergerak aktif dan olahraga rutin untuk menjaga berat badan tetap ideal.

  • Mengenakan pakaian yang nyaman

Hindari menggunakan pakaian yang terlalu ketat. Pakaian tersebut dapat menekan perut dan sfingter esofagus, sehingga memudahkan terjadinya GERD. Hal ini memang terlihat sepele, namun dapat membantu menghindarkan Anda dari gangguan kesehatan yang bisa merugikan Anda.

Jika Anda merasakan ciri-ciri penyakit GERD yang telah dijelaskan di atas, sebaiknya segera konsultasi dengan dokter. Meski penyakit GERD bisa disembuhkan dan diturunkan risikonya, tapi durasi pengobatannya tergolong cukup lama. Pada beberapa kasus, pengobatan bisa dilakukan sekitar dua sampai tiga minggu. Jadi, tetap jaga pola makan dengan baik sampai obat yang diberikan oleh dokter habis. 

(RPA/ RH)

0 Komentar

Belum ada komentar