Sukses

Bolehkah Olahraga saat Sedang Flu?

Sangat hobi ‘berkeringat’ sampai rela tetap berolahraga saat sedang flu? Jangan buru-buru, baca ini terlebih dahulu.

Klikdokter.com, Jakarta Olahraga membantu meningkatkan daya tahan tubuh sehingga Anda tidak mudah terserang penyakit akibat infeksi virus atau bakteri. Saking besar manfaatnya, tidak sedikit orang yang tetap olahraga saat sedang flu. Anda salah satunya?

Tidak dimungkiri, penelitian telah membuktikan bahwa olahraga selama 30 menit sebanyak 5 kali dalam seminggu memang bisa membuat sel darah putih—yang berperan melawan infeksi—untuk beredar lebih cepat di dalam tubuh dan melakukan tugasnya dengan baik. 

Tidak berhenti di situ, para pakar kesehatan juga setuju bahwa olahraga dapat membantu mengurangi kadar stres dan membuat tidur lebih berkualitas. Dengan olahraga rutin, fungsi tubuh secara keseluruhan juga tetap terjaga dengan optimal.

Akan tetapi, segala manfaat yang ditawarkan olahraga bisa sirna seketika apabila Anda melakukannya terlalu berlebihan. Faktanya, terlalu banyak olahraga seperti menghabiskan waktu berjam-jam di gym atau lari maraton malah dapat menurunkan daya tahan tubuh Anda. Olahraga ekstrem dapat menurunkan jumlah sel darah putih dan meningkatkan kadar hormon stres dalam darah.

Lalu, bagaimana dengan olahraga saat flu? Apakah hal ini akan membawa manfaat atau justru sebaliknya?

Olahraga saat sedang flu

Berikan waktu bagi tubuh Anda untuk pulih. Daya tahan tubuh Anda akan bekerja dengan baik ketika sedang tidak kewalahan untuk melawan infeksi yang menyerang tubuh.

Biasanya, seseorang yang terkena flu akibat terinfeksi virus influenza akan mengalami penurunan fungsi dan daya tahan tubuh selama 2 hingga 5 hari. Ketika flu disertai demam, itu tandanya tubuh Anda berisiko lebih tinggi untuk kekurangan cairan alias dehidrasi.

Hal tersebut bisa Anda rasakan lebih parah akibat berolahraga. Cairan tubuh akan sangat berkurang karena keringat yang bercucuran. Jadi, jika Anda berolahraga saat sedang mengalami flu disertai demam, dehidrasi parah bisa saja terjadi sehingga proses penyembuhan yang dibutuhkan akan memakan waktu lebih lama lagi.

Adapun alasan lain yang ‘melarang’ Anda olahraga saat sedang flu, yaitu risiko penularan penyakit. Seperti diketahui, flu adalah salah satu jenis penyakit infeksi yang sangat mudah menular. Jika Anda berolahraga di tempat tertutup seperti gym atau studio, risiko penularan bisa sangat tinggi. Oleh karena itu, akan lebih baik bila Anda menunda kegiatan olahraga selama 24 jam setelah flu atau demam mereda.

Boleh tetap olahraga, asalkan …

Jika memang ingin memaksakan diri untuk berolahraga saat flu, Anda perlu mengurangi durasi dan intensitas aktivitas fisik yang dilakukan. Contoh, Anda biasa berolahraga lari cepat selama 30 menit. Saat sedang flu, cobalah untuk jogging atau jalan santai dengan durasi 15 menit.

Jika dengan penyesuaian tersebut Anda tidak merasakan perburukan gejala, tingkatkan durasi dan intensitas pada olahraga berikutnya. Apabila Anda merasa lebih lelah, beri jeda bagi tubuh Anda untuk beristirahat penuh kembali memulai olahraga rutin.

Jadikan tubuh Anda sebagai panduan. Bila Anda merasa tidak enak badan, lebih baik fokuskan waktu untuk beristirahat. Jangan memaksakan diri untuk berolahraga. Sebab, beberapa hari tidak bergerak aktif tidak akan memengaruhi performa Anda.

Olahraga saat sedang flu tetap boleh dilakukan. Asalkan, intensitas dan durasi olahraga dikurangi dan kondisi tubuh Anda benar-benar mumpuni untuk melakukannya. Jangan terlalu memaksakan diri, karena justru akan merugikan tubuh Anda sendiri. Anda tidak ingin olahraga yang seharusnya menyehatkan malah menyebabkan hal sebaliknya, bukan?

(NB/RPA)

0 Komentar

Belum ada komentar