Sukses

Idealkah Bubur Ayam untuk Menu Sarapan?

Apakah bubur ayam merupakan menu sarapan yang ideal dan menyehatkan? Ini jawabannya secara medis.

Klikdokter.com, Jakarta Bubur ayam merupakan menu makanan favorit masyarakat di Asia, termasuk Indonesia. Apakah Anda salah satu penggemarnya? Jenis makanan yang satu ini memang memiliki rasa yang nikmat dan harga relatif murah, sehingga sering dijadikan sebagai menu sarapan.

Semangkuk bubur ayam umumnya terdiri dari bubur beras putih, suwiran ayam, serta sejumput seledri dan daun bawang. Dengan kombinasi seperti ini, semangkuk bubur ayam mengandung sekitar 214 kalori dengan 30 gram karbohidrat dan 11 gram protein. 

Bagaimana dengan kerupuk? Banyak yang bilang, bubur ayam tak lengkap tanpa si kriuk ini. Jika Anda mengomsumsinya bersama kerupuk, bubur ayam juga akan menyumbang asam lemak jenuh di dalam tubuh.

Mengacu pada fakta nutrisi tersebut, apakah bubur ayam dapat dianggap sebagai menu sarapan yang ideal dan sehat?

Bubur ayam untuk menu sarapan

Perlu Anda tahu, sarapan adalah momen makan yang perlu diberi perhatian khusus. Pasalnya, sarapan merupakan momen ’berbuka puasa’ setelah Anda tidak makan dan minum selama berjam-jam saat tidur. Agar sel-sel tubuh berfungsi secara optimal sejak pagi hari, menu sarapan haruslah bernutrisi dan mengandung kalori yang cukup.

Salah satu nutrisi terpenting dalam sarapan adalah protein. Sarapan dengan menu berprotein tinggi terbukti mampu menjaga kadar gula darah dalam keadaan stabil, mempertahankan rasa kenyang dalam waktu yang lama, membantu mengoptimalkan konsentrasi saat beraktivitas dan baik untuk kesehatan otot maupun tulang. 

Contoh makanan yang mengandung protein tinggi adalah telur, susu, keju, selai kacang dan daging.

Di samping protein, karbohidrat juga penting untuk dikonsumsi saat sarapan. Jenis karbohidrat yang baik untuk sarapan adalah karbohidrat kompleks. Jenis karbohidrat ini umumnya mengandung serat yang tinggi dan tidak menyebabkan lonjakan gula darah. Contoh karbohidrat kompleks adalah oats, roti gandum dan beras merah.

Lalu, bagaimana dengan bubur ayam, apakah dapat memenuhi kriteria menu sarapan ideal dan sehat? Sayangnya, jawabannya adalah tidak. Bubur ayam bukanlah menu sarapan yang ideal. 

Secara keseluruhan, kalori bubur ayam terlalu kecil untuk menu sarapan. Hal ini mengakibatkan tubuh cepat merasa lapar tak lama setelah Anda mengonsumsi bubur ayam. Kandungan protein dalam bubur ayam juga terbilang rendah.

Tidak berhenti di situ, beras sebagai bahan dasar bubur merupakan jenis karbohidrat sederhana dan bukan karbohidrat kompleks seperti yang disarankan untuk sarapan. 

Karbohidrat sederhana di dalam bubur ayam menyebabkan gula darah cepat melonjak setelah sarapan. Ini artinya, Anda akan cepat merasa lemas, mudah haus dan tidak dapat berkonsentrasi beberapa saat setelah mengonsumsi bubur ayam.

1 dari 2 halaman

Tips sarapan dengan bubur ayam 

Anda tidak ingin menu sarapan favorit malah ’berkhianat’ karena dianggap tidak ideal, bukan? Tenang, Anda tidak perlu khawatir. Anda tetap dapat mengonsumsi bubur ayam dan menjadikan menu sarapan ini sebagai asupan yang lebih bernutrisi. Caranya adalah dengan:

  • Menambahkan sumber protein sebagai pelengkap bubur ayam, misalnya sebutir telur rebus atau segelas susu
  • Tidak menambahkan kerupuk ke dalam bubur ayam
  • Makan buah seperti apel atau pisang setelah Anda mengonsumsi bubur ayam

Hal paling penting yang mesti Anda perhatikan adalah tidak melewatkan sarapan apa pun alasannya. Sebab, keputusan untuk melewatkan sarapan bisa merugikan kesehatan Anda sendiri. Berbagai studi telah membuktikan bahwa tidak sarapan justru membuat berat badan lebih mudah meningkat dan gula darah menjadi tidak stabil.

Mulai saat ini jangan sampai lupa untuk sarapan dengan menu yang menyehatkan. Ada banyak menu sarapan yang mudah dan menyehatkan, misalnya roti gandum dengan telur rebus dan keju, atau semangkuk yoghurt dengan pisang. Jika ingin sarapan dengan bubur ayam, pastikan untuk menambahkan menu mengandung protein dan serat agar kandungan gizi yang Anda dapatkan bisa lengkap.

(NB/ RH)

5 Komentar