Sukses

Panduan Makan Seafood untuk Ibu Hamil

Siapa bilang ibu hamil dilarang makan seafood? Makanan ini justru dapat menunjang kesehatan ibu dan calon buah hati. Namun, ikuti panduannya berikut ini!

Tinggal di Indonesia artinya Anda punya kesempatan untuk mengonsumsi aneka ragam makanan laut alias seafood. Jenis makanan ini memang sering disajikan dalam berbagai menu dan cara memasak.

Meski seafood terkenal dengan rasanya yang enak dan kandungan gizi yang banyak, ibu hamil perlu berhati-hati sebelum mengonsumsi seafood.

Pada dasarnya, ibu hamil memang perlu lebih berhati-hati karena apa yang dikonsumsinya dapat berdampak langsung untuk janin. Akan tetapi, pada kasus seafood, ada beberapa risiko lain yang berpotensi membahayakan tubuh ibu dan janin secara khusus.

 

1 dari 4 halaman

Risiko Makan Seafood Saat Hamil

Seafood—terutama yang berasal dari laut bebas dan jenis seafood yang berada di tingkatan atas rantai makanan—umumnya memiliki kandungan merkuri. Kandungan inilah yang menjadikan seafood berbahaya untuk ibu hamil.

Karena itu, bagi ibu hamil yang suka makan seafood, sebaiknya berhati-hati ketika memilih makanan laut untuk dikonsumsi. Pasalnya beberapa jenis ikan, seperti hiu dan king mackerel, dapat memiliki kandungan merkuri yang tinggi sehingga harus dihindari.

Artikel Lainnya: Amankah Makan Sushi & Sashimi Ketika Hamil?

Pada orang dewasa biasa, kandungan merkuri biasanya tidak menimbulkan masalah yang berarti, kecuali bila dikonsumsi dalam jumlah besar.

Tidak demikian bagi ibu hamil. Makan seafood saat hamil berisiko meningkatkan paparan merkuri. Dengan demikian, risiko terjadinya gangguan perkembangan otak dan fungsi kognitif, serta gangguan sistem saraf pusat pada janin juga ikut meningkat.

2 dari 4 halaman

Jenis Seafood yang Aman untuk Ibu Hamil

Walau makan seafood saat hamil dapat meningkatkan risiko paparan merkuri dan toksin lainnya, bukan berarti ibu hamil tak boleh mengonsumsi seafood sama sekali.

Faktanya, biota laut ini dapat memberikan nutrisi yang penting dan menyehatkan janin. Ikan dan makanan laut lainnya umumnya tinggi akan omega-3 serta berbagai mineral seperti zat besi dan zink. Nutrien-nutrien tersebut sangat baik untuk perkembangan janin, khususnya sistem saraf.

Namun, para pakar menyatakan bahwa konsumsi seafood untuk ibu hamil harus dibatasi. Artinya, Anda tetap perlu mengonsumsi seafood dengan porsi tertentu, yaitu sekitar 340 gram per minggu atau sekitar dua hingga tiga kali dalam seminggu.

Artikel Lainnya: Bolehkan Ibu Hamil Makan Ikan Asin?

Selain porsinya yang perlu diatur, ibu hamil juga perlu memperhatikan jenis seafood yang dikonsumsi. Beberapa jenis makanan laut yang rendah merkuri dan tinggi kandungan omega-3, antara lain:

  • Salmon.
  • Anchovy. 
  • Ikan herring.
  • Ikan sarden.
  • Ikan mackerel.
  • Udang.
  • Ikan tilapia.
  • Ikan kod.

Beberapa jenis ikan air tawar lainnya pun boleh dikonsumsi ibu hamil sebagai sumber protein yang baik serta asam lemak tak jenuh lainnya.

3 dari 4 halaman

Cara Mengolah Makanan Seafood untuk Ibu Hamil

Tak hanya porsi dan jenisnya, cara mengolah makanan seafood pun penting untuk diperhatikan ibu hamil.

Sebagai contoh, Anda perlu menghindari pengolahan seafood dengan cara dibakar. Pasalnya, cara mengolah seperti ini biasanya menghasilkan makanan yang kurang matang dan tentunya menjadi tidak baik bagi ibu hamil.

Pilihlah seafood yang diolah dengan dibuat sup atau pepes. Anda juga bisa memilih cara pengolahan lain yang memastikan seafood benar-benar matang.

Tidak ada larangan mengenai konsumsi seafood untuk ibu hamil. Bahkan, dengan makan seafood, Anda bisa mendapatkan manfaat bagi perkembangan sistem saraf janin.

Akan tetapi, perhatikan porsi, jenis seafood, dan cara pengolahannya. Dengan mencermati beberapa hal tersebut, Anda akan terhindar dari paparan bahaya seafood sekaligus tetap mendapat beragam manfaatnya.  Selain itu, pastikan pula Anda selalu membeli bahan seafood dari tempat yang terjamin kebersihannya.

Untuk informasi lebih lanjut mengenai nutrisi selama kehamilan, Anda dapat berkonsultasi melalui fitur Live Chat pada aplikasi Klikdokter

[WA]

0 Komentar

Belum ada komentar