Sukses

Cara Tepat untuk Mengatasi Gigi Sensitif

Penanganan gigi sensitif harus tepat sasaran. Salah satu caranya adalah dengan menggunakan pasta gigi khusus gigi sensitif.

Klikdokter.com, Jakarta Gigi sensitif bisa mengganggu kenyamanan saat makan dan kondisi tersebut tak boleh dibiarkan. Ada beragam cara untuk mengatasi keluhan gigi sensitif, yang salah satunya adalah dengan memilih pasta gigi yang tepat.

Gigi sensitif atau hipersensitivitas dentin bukanlah sebuah penyakit, melainkan gejala yang bisa muncul terus-menerus. Jika dibiarkan tanpa adanya tata laksana klinis, bisa berdampak signifikan pada kualitas hidup penderitanya.

Dilaporkan, wanita sedikit lebih banyak mengalami gigi sensitif dibandingkan dengan pria. Kelompok usia yang paling sering terkena adalah antara 30-40 tahun.

Gigi sensitif umumnya ditandai oleh adanya nyeri singkat tetapi tajam. Sensasi tersebut timbul dari bagian dentin yang terpapar sebagai respons terhadap suatu rangsangan berupa termal, evaporasi, taktil, osmotik, atau bahan kimia.

Biasanya, sensasi ngilu akibat gigi sensitif timbul akibat rangsangan yang dihasilkan saat mengonsumsi minuman panas atau dingin, minuman atau makanan asam, atau saat menyikat gigi.

Rasa nyeri yang muncul dapat dilokalisasi atau digeneralisasi, sehingga dapat memengaruhi satu atau berbagai permukaan gigi secara bersamaan, dan umumnya akan berhenti segera setelah mengeluarkan stimulus nyeri.

Sebagian besar gigi sensitif disertai dengan resesi gingiva atau gusi turun, yang kemungkinan disebabkan oleh penyakit periodontal, perawatan periodontal, atau kebiasaan menyikat gigi yang tidak tepat.

Diagnosis harus ditegakkan dengan benar oleh dokter gigi, karena langkah ini penting untuk menentukan penanganan selanjutnya.

Pilih pasta gigi khusus yang mampu mengatasi gigi sensitif

Fokus penanganan gigi sensitif adalah mengurangi rangsangan serabut saraf di dalam pulpa atau menutup tubulus dentin yang terbuka. Perawatan sederhana yang bisa dilakukan di rumah salah satunya adalah dengan sikat gigi dengan menggunakan pasta gigi khusus untuk gigi sensitif.

Berbagai agen telah digunakan sebagai desensitizer untuk gigi hipersensitif, termasuk perak nitrat, fluorida, formaldehida, strontium klorida, dan potasium nitrat.

Pasta gigi yang mengandung ion kalium telah ditunjukkan oleh beberapa studi klinis memiliki potensi terapeutik yang secara efektif yang bekerja dalam mengurangi gigi sensitif.

American Dental Association Council on Dental Therapeutics memberi persetujuan untuk pasta gigi yang mengandung 5 persen potasium nitrat. Ion potasium diduga bertindak dengan cara menghalangi aksi potensial yang dihasilkan di saraf intradental.

Mayoritas pasta gigi desensitisasi mengandung garam potasium yang diyakini bekerja dengan menembus panjang tubulus dentin dan mengganggu respon saraf terhadap rangsangan nyeri.

Selain itu, terdapat pula pasta gigi untuk gigi sensitif dengan tambahan bahan herbal yang baru-baru ini dipasarkan, yang dapat membantu mengurangi gejala gigi sensitif karena mengandung potasium nitrat. Dengan tambahan bahan-bahan alami, tentunya lebih aman dan memiliki efek samping yang lebih sedikit.

Beberapa bahan alami yang sering digunakan dalam produk pasta gigi herbal yaitu eucalyptus dan fennel. Keduanya banyak digunakan dalam produk perawatan gigi dan mulut karena sifat antiseptiknya.

Ekstrak fennel dipercaya mampu menghambat pertumbuhan mikroorganisme, terutama Streptococcus mutans yang bertanggung jawab atas timbulnya karies gigi dan penyakit periodontal.

Sementara itu, kandungan eucalyptus dapat diandalkan untuk melawan kuman yang menyebabkan bau mulut dan sering menimbulkan ketidaknyamanan pada penderitanya.

Ada potensi menjanjikan bahwa produk pasta gigi yang mengandung bahan-bahan tersebut mampu membantu untuk mencegah penumpukan plak pada gigi dan gusi dengan menyerang bakteri yang menyebabkan kerusakan gigi.

Salah satu cara untuk mengatasi gigi sensitif yang bisa dilakukan secara mandiri di rumah adalah dengan penggunaan pasta gigi khusus yang tepat. Contohnya yang mengandung potasium nitrat dan bahan herbal seperti eucalyptus dan fennel. Tak hanya mampu meredakan keluhan gigi sensitif, napas pun segar dan kebersihan rongga mulut terjaga, dengan kemungkinan efek samping yang sangat minim.

(RN/ RH)

0 Komentar

Belum ada komentar