Sukses

Anak Minum Jamu, Apakah Diperbolehkan Secara Medis?

Jamu adalah salah satu minuman tradisional yang dipercaya sangat bermanfaat. Namun, apakah minuman ini boleh dikonsumsi anak? Adakah manfaat jamu untuk anak?

Hampir seluruh orang di Indonesia pasti mengenal jamu, atau bahkan sudah pernah mengonsumsinya. Minuman yang terbuat dari bahan-bahan herbal ini dipercaya memiliki manfaat kesehatan bagi tubuh.

Pada orang dewasa, minum jamu mungkin menjadi rutinitas sehari-hari agar bisa merasakan manfaat yang terkandung di dalamnya. Namun, bagaimana dengan anak? Apakah medis memperbolehkan anak minum jamu?

Menjawab pertanyaan tersebut, sebenarnya tidak ada larangan khusus dari medis terkait anak minum jamu. Namun, agar manfaat minuman tradisional tersebut dapat dirasakan sepenuhnya oleh anak, terdapat beberapa hal yang wajib diperhatikan.

1 dari 3 halaman

Perhatikan Ini Sebelum Memberikan Jamu Pada Anak

Berikut ini beberapa hal yang perlu diperhatikan terkait pemberian jamu pada anak:

  • Bahan Dasar 

Jamu dapat dikonsumsi oleh anak, asalkan sepenuhnya mengandung bahan-bahan alami; dan tidak menggunakan perasa buatan, pengawet, pewarna, bahan berbahaya atau zat adiktif lainnya. 

Selain itu, jamu yang hendak diberikan pada anak juga wajib terdaftar di Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) sehingga kualitasnya lebih terjamin. 

Artikel Lainnya: Jamu Jadi Penangkal Virus Corona? Ini Fakta Kesehatannya

  • Komposisi 

Apabila Anda hendak meracik jamu sendiri untuk diberikan pada anak, pastikan hanya menggunakan bahan-bahan alami yang berkualitas dengan komposisi sesuai. 

Jamu yang dibuat sendiri harus segera dikonsumsi, karena tidak boleh disimpan terlalu lama.

  • Usia

Pemberian jamu pada anak juga wajib memerhatikan usia si Kecil. Fakta menyebut bahwa bayi di bawah usia 6 bulan tidak boleh diberikan jamu sama sekali. 

Pasalnya, di rentang usia tersebut, bayi hanya boleh menerima ASI eksklusif tanpa tambahan lain sekalipun air putih. 

Sedangkan untuk anak di atas 6 bulan, pemberian jamu dapat disesuaikan dengan anjuran dosis yang tertera di label kemasan. Jika ragu, Anda dapat terlebih dahulu berkonsultasi dengan dokter.

Artikel Lainnya: Jamu Temulawak Kunyit, Rahasia Bugar Presiden Jokowi

2 dari 3 halaman

Manfaat Jamu untuk Anak

Bila dikonsumsi dengan benar dan sesuai dengan kondisi si Kecil, jamu dapat memberikan beragam manfaat sehat. Secara garis besar, berikut ini adalah manfaat jamu bagi kesehatan anak.

  • Meningkatkan daya tahan tubuh.
  • Meningkatkan nafsu makan.
  • Meringankan diare.
  • Meringankan gejala influenza.
  • Mengurangi rasa nyeri.

Secara spesifik, berikut ini adalah manfaat jamu berdasarkan bahan dasar yang digunakan:

  • Jahe

Jahe dikenal dapat meringankan masalah pencernaan pada anak. Untuk anak, Anda dapat mencampurkan jahe ke dalam sup atau teh agar dapat dikonsumsi.

  • Kunyit

Kunyit dapat digunakan untuk anak-anak yang menderita diare. Anda dapat mencampurkan kunyit dengan sari daun jambu biji muda yang sudah dihaluskan dan disaring.

Artikel Lainnya: Atasi Obesitas dengan Jamu, Amankah?

  • Temulawak

Temulawak dapat digunakan untuk meningkatkan nafsu makan anak. Herbal yang satu ini dapat diberikan dengan campuran madu dan air hangat.

  • Beras Kencur

Beras kencur bisa digunakan untuk meningkatkan nafsu makan dan mengatasi batuk.

  • Kencur

Kencur dapat membuat tenggorokan anak lebih nyaman, dan membantu meringankan batuk. Campurkan kencur dengan sedikit gula atau madu agar anak mau mengonsumsinya.

Tidak ada larangan khusus dari medis terkait anak minum jamu. Meski demikian, jika Anda hendak memberikan jamu untuk anak, perhatikan dengan saksama syarat-syarat yang telah dijabarkan di atas.

Hindari meracik jamu sembarangan sekalipun menggunakan bahan-bahan yang kelihatannya ‘aman’. 

Jika Anda berniat memperbolehkan anak minum jamu agar bisa merasakan segala manfaat sehat tanpa efek samping, sebaiknya konsultasikan terlebih dahulu pada dokter. 

Bagi Anda yang ingin bertanya seputar anak minum jamu, manfaat jamu untuk anak, atau manfaat minuman tradisional lainnya, jangan sungkan untuk menghubungi dokter lewat Live Chat 24 jam di aplikasi KlikDokter.

(NB/AYU)

0 Komentar

Belum ada komentar