Sukses

4 Manfaat Susu Kedelai bagi Wanita Menopause

Susu kedelai memberi manfaat kesehatan yang tak terduga bagi wanita menopause. Apa saja manfaat itu? Simak ulasannya di sini.

Klikdokter.com, Jakarta Bagi sebagian wanita, memasuki masa menopause terasa bagai babak baru dalam hidup karena banyaknya perubahan di dalam tubuh. Sebagian perubahan tersebut bisa bikin tak nyaman. Nah, katanya konsumsi susu kedelai bisa membawa manfaat bagi wanita menopause, yaitu mengurangi ketidaknyamanan dan menurunkan berbagai risiko penyakit.

Apa yang terjadi saat menopause?

Menopause adalah suatu proses alami yang akan dialami semua wanita seiring dengan bertambahnya usia. Pada sebagian besar wanita, menopause terjadi setelah usia 50 tahun.

Saat memasuki masa menopause, wanita akan merasakan banyak keluhan. Salah satu keluhan yang paling banyak dilaporkan pada awal masa menopause adalah hot flashes, yaitu sensasi kepanasan yang muncul tiba-tiba dan menyebabkan tubuh mendadak panas dan berkeringat.

Selain itu, keluhan lain yang juga bisa muncul pada masa menopause adalah sulit tidur, suasana hati berubah-ubah, mudah emosi, sering mengalami nyeri sendi atau otot, sakit kepala, dan vagina menjadi kering.

Manfaat susu kedelai dalam masa menopause 

Keluhan saat menopause memang bisa sangat mengganggu. Namun jangan cemas, ada cara mudah untuk mengatasi keluhan-keluhan yang disebutkan tadi, yaitu dengan minum susu kedelai.

Beberapa studi ilmiah telah membuktikan bahwa minum susu kedelai saat menopause bisa memberikan berbagai manfaat kesehatan. Di antaranya adalah:

  1. Mengurangi gejala menopause

Pada dasarnya, berbagai keluhan yang terjadi saat menopause disebabkan oleh jumlah hormon estrogen di dalam tubuh yang menurun drastis jumlahnya.

Kedelai dapat membantu mengurangi gejala menopause karena mengandung zat fitoestrogen, yaitu zat kimiawi dari tumbuhan yang memiliki struktur mirip estrogen. 

Studi menunjukkan bahwa konsumsi kedelai, misalnya dengan minum susu kedelai, secara rutin selama minimal tiga bulan dapat meringankan ketidaknyamanan saat menopause.

  1. Menurunkan kolesterol

Hormon estrogen turut menjaga kaum hawa agar tidak mudah mengalami kolesterol tinggi. Saat memasuki menopause, hormon estrogen berada dalam kadar yang rendah. Akibatnya, wanita yang sudah menopause lebih rentan mengalami kolesterol tinggi.

Konsumsi kedelai saat menopause terbukti bermanfaat dalam menurunkan kadar kolesterol jahat, setidaknya sebesar 3-5 persen. Lebih lanjut lagi, kedelai juga dapat melindungi pembuluh darah, sehingga tidak mudah mengalami penyempitan akibat penumpukan kolesterol pada dindingnya.

  1. Menjaga kepadatan tulang

Hormon estrogen juga dapat memberikan efek perlindungan terhadap osteoporosis. Itulah kenapa wanita yang belum menopause jarang mengalami pengeroposan tulang. Sebaliknya, setelah menopause kepadatan tulang wanita akan menurun secara signifikan, sehingga osteoporosis hingga patah tulang lebih rentan terjadi.

Kebiasaan mengonsumsi produk kedelai terbukti dapat membantu menjaga kepadatan tulang selama masa menopause. Ini didukung oleh hasil studi yang dilakukan di Tiongkok dan beberapa negara Asia. 

Studi mengatakan bahwa wanita yang mengonsumsi kedelai secara rutin memiliki kepadatan tulang lebih tinggi dan risiko patah tulang lebih rendah dibandingkan dengan yang tidak sering mengonsumsi kedelai. Hal ini diduga berkat kandungan isoflavon dalam kedelai.

  1. Menurunkan risiko kanker payudara

Selama ini, beredar kekhawatiran di masyarakat bahwa susu kedelai bisa menyebabkan kanker payudara, sehingga banyak wanita yang enggan meminumnya. Padahal, faktanya justru sebaliknya!

Gabungan penelitian terhadap lebih dari 10.000 wanita di dunia menunjukkan bahwa kedelai justru dapat melindungi wanita dari kanker payudara. Selain itu, manfaat susu kedelai untuk menurunkan risiko kanker payudara juga lebih besar pada wanita yang sudah memasuki masa menopause.

Wah, manfaat susu kedelai sungguh meyakinkan, ya?!

Meski demikian, perlu diingat bahwa berbagai manfaat susu kedelai bagi wanita menopause tersebut tidak bisa dirasakan sekejap mata. Untuk bisa merasakan manfaatnya, setidaknya Anda harus mengonsumsinya secara rutin selama beberapa bulan. Pilihlah susu kedelai tanpa gula. Jika tidak menyukainya, produk kedelai lainnya seperti tahu atau tempe juga bisa memberikan manfaat yang sama.

[MS/RN]

0 Komentar

Belum ada komentar