Sukses

Fakta tentang Bahaya Mikroplastik yang Perlu Anda Tahu

Mikroplastik adalah hasil penguraian plastik yang berdampak buruk bagi kesehatan manusia. Simak 4 bahaya mikroplastik bagi manusia di sini.

Mikroplastik adalah hasil penguraian plastik yang ukurannya tidak lebih dari 5 mm. Dikarenakan ukurannya yang sangat kecil, partikel ini dapat ditemukan di mana saja. Misalnya, perairan laut, sendimen sungai, debu, bahkan pada rantai makanan.

Tanpa disadari, manusia berisiko menelan sekitar 5 gram mikroplastik setiap minggunya, menurut World Wildlife Fund International. Hal ini tentu tidak bisa dibiarkan, karena terdapat bahaya mikroplastik yang merugikan kesehatan.

Berikut ini beberapa dampak mikroplastik yang berbahaya bagi kesehatan manusia:

1. Mengganggu Sistem Kekebalan Tubuh

Salah satu bahaya mikroplastik bagi manusia adalah mengganggu sistem kekebalan tubuh. Partikel ini dapat menyebabkan perubahan pada DNA, stres oksidatif, dan mengakibatkan tubuh manusia lebih mudah terserang penyakit.

Berbagai penelitian menjelaskan dampak mikroplastik bagi manusia juga meliputi gangguan sistem saraf hingga dapat meningkatkan risiko kanker.

Artikel Lainnya: Jangan Bakar Plastik Mulai Sekarang, Ini Bahayanya

1 dari 3 halaman

2. Gangguan Hormon

Kandungan Bisphenol A (BPA) yang terdapat pada produk plastik dapat mengganggu aktivitas hormon alami manusia. Hal ini dapat memberikan dampak negatif pada saluran reproduksi, serta kualitas dan kuantitas sperma. 

Tidak berhenti di situ, tim peneliti juga sempat menemukan jenis plastik BPA yang berbahaya pada urine remaja-remaja di Inggris. Plastik BPA dapat mengganggu keseimbangan hormon, salah satunya mengurangi kadar testosteron pada janin. 

Hal tersebut dapat berakibat pada kurang sempurnanya pembentukan testis dan penis. Akibatnya, testis tidak dapat turun sempurna ke buah zakar dan ukuran penis kecil. 

Selain itu, bahan kimia tersebut juga dapat meningkatkan risiko kecacatan pada janin dan penyakit metabolik.

3. Mengubah Protein Penting di Dalam Darah

Seorang peneliti dari India menemukan, mikroplastik dapat berinteraksi dengan partikel di dalam darah. Senyawa tersebut mengubah protein penting di darah, seperti albumin, globulin, dan fibrinogen, sehingga menjadi tidak berfungsi dengan semestinya. 

2 dari 3 halaman

4. Mencemari Bahan Makanan

Partikel mikroplastik yang masuk ke tubuh manusia melalui makanan yang dikonsumsi dapat memicu beberapa gangguan kesehatan.

Awalnya, plastik tak terpakai yang dibuang ke lautan dapat menyebabkan partikel mikroplastik tertelan oleh hewan laut. Jika hewan-hewan laut tersebut ditangkap nelayan, dijual, dan akhirnya dikonsumsi manusia, bahaya mikroplastik bisa mengintai.

Artikel Lainnya: Hindari Pakai Wadah Plastik Ini untuk Makanan Panas

Sampah plastik yang ditimbun di dalam tanah juga dapat terurai menjadi mikroplastik dan masuk ke tubuh hewan ternak seperti sapi, ayam, dan kambing, serta sayuran. 

Jika hewan atau sayuran tersebut dikonsumsi, mikroplastik akan masuk ke tubuh. Parahnya, partikel mikroplastik pun dapat tertelan lebih banyak oleh orang yang terbiasa minum air dari kemasan botol plastik.

Setelah mengetahui dampak mikroplastik yang berbahaya untuk tubuh, sebaiknya kita lebih teliti lagi dalam memilih produk makanan. Selain itu, kita juga dapat mengurangi polusi plastik dengan cara daur ulang atau 3R (Reuse, Reduce, Recycle).

Dapatkan info kesehatan penting lainnya di aplikasi KlikDokter. Anda juga bisa konsultasi langsung dengan dokter via LiveChat.

(FR/AYU)

0 Komentar

Belum ada komentar