Sukses

Beda Antara Herpes Zoster dan Herpes Simpleks

Sama-sama menyandang kata “herpes”, tetapi herpes zoster dan herpes simpleks berbeda. Ini ulasan lengkapnya.

Klikdokter.com, Jakarta Punya nama yang mirip karena sama-sama memakai kata “herpes”, tetapi herpes zoster dan herpes simpleks berbeda. Yuk ketahui perbedan antara keduanya.

Terdapat dua jenis penyakit herpes, yaitu herpes zoster dan herpes simpleks. Kedua penyakit tersebut disebabkan oleh virus yang berbeda. Penyakit herpes zoster disebabkan virus varicella zoster, sedangkan herpes simpleks diakibatkan oleh herpes simplex virus (HSV).

Agar tak salah langkah, mari ketahui terlebih dahulu perbedaan di antara kedua penyakit tersebut.

Mengenal herpes zoster

Herpes zoster adalah infeksi saraf dan kulit di sekitarnya, yang menyebabkan penyakit cacar air. Biasanya, herpes zoster terjadi karena saat pengobatan cacar air, virus tidak sepenuhnya teratasi dan menetap di dasar tulang tengkorak.

Apabila suatu saat daya tahan tubuh menurun, virus dapat kembali aktif di kemudian hari dan menyebabkan herpes zoster. Tahapan gejala penyakit herpes zoster antara lain:

1. Tahap prodromal

Pada tahap ini, terdapat gejala yang dirasakan penderita sebelum ruam timbul, yakni:

  • Rasa nyeri atau mati rasa di lokasi saraf yang terinfeksi sebelum ruam muncul 
  • Muncul gejala mirip flu
  • Pembesaran kelenjar getah bening

2. Tahap aktif

Pada tahap aktif, muncul gejala di kulit seperti:

  • Muncul ruam di satu sisi tubuh dan semakin lama ruam berubah menjadi luka lepuh. Ruam bisa muncul di area dahi, pipi, hidung, atau di sekitar mata.
  • Luka lepuh semakin hari akan semakin terbuka, mengeluarkan cairan, lalu mengering selama kurang lebih 5 hari.
  • Muncul rasa nyeri seperti tertusuk jarum.

Setelah mengetahui tahapan infeksinya, Anda juga harus paham bahwa herpes zoster dapat muncul apabila memiliki beberapa faktor risiko sebagai berikut:

  • Usia yang menua. Semakin bertambah usia, semakin menurun sistem kekebalan tubuh.
  • Stres yang menyebabkan tubuh akan melepaskan zat kimia yang akan memengaruhi sistem kekebalan tubuh.
  • Terjangkit penyakit yang menurunkan sistem kekebalan tubuh seperti HIV atau AIDS.
  • Efek tindakan medis tertentu seperti operasi transplantasi organ atau kemoterapi.

Apa bedanya dengan herpes simpleks?

Herpes simpleks adalah penyakit yang diakibatkan oleh virus yang menyerang bagian kulit, mulut, kelamin, dan dubur. Virus herpes simpleks dikategorikan dalam dua tipe, yaitu:

  1. Tipe 1 (HSV-1 atau herpes oral). Ada gejala seperti luka lepuh berisi cairan yang berkelompok di atas ruam kemerahan, dengan lokasi tersering di area mulut dan bibir. 
  2. Tipe 2 (HSV-2 atau herpes genital). Terdapat gejala luka lepuh berisi cairan di sekitar kelamin dan dubur.

Penyakit herpes simpleks tipe 1 sebagian besar ditularkan dari aktivitas seksual seperti ciuman, oral seks, serta berbagi penggunaan barang pribadi seperti sikat gigi atau peralatan makan.

Penularan herpes simpleks tipe 2 adalah melalui kontak seksual dengan seseorang yang memiliki infeksi genital HSV tipe 2.

Jika Anda mengalami beberapa gejala yang disebutkan di atas, segera konsultasikan ke dokter untuk dilakukan pemeriksaan fisik dan pemeriksaan penunjang. Bila diperlukan, pemeriksaan DNA dan kultur virus yang diambil dari sampel cairan dari luka lepuh juga bisa dilakukan.

Meski sama-sama penyakit herpes, tetapi herpes zoster dan herpes simpleks adalah dua penyakit yang berbeda. Penyebabnya beda, begitu juga pengobatannya. Jika Anda terinfeksi salah satunya, tingkatkan daya tahan tubuh dengan istirahat cukup, makan bergizi lengkap seimbang, dan perbanyak sayuran. Lakukan juga perawatan di rumah sesuai anjuran dokter agar penyembuhan lebih cepat.

(NP/RN)

0 Komentar

Belum ada komentar