Sukses

Cegah Masuk Angin Usai Disiram Water Cannon saat Demo Mahasiswa

Terkena siraman water cannon saat ikut demo mahasiswa rentan bikin masuk angin! Bagaimana ya, mencegah masuk angin meski basah-basahan?

Klikdokter.com, Jakarta Saat aksi unjuk rasa —termasuk demo mahasiswa— mengarah tidak kondusif, water cannon kerap diandalkan untuk menghalau massa. Meski biasanya tak menimbulkan luka serius, disiram water cannon bisa bikin masuk angin! Lantas, bagaimana cara mencegah masuk angin saat demo ya?

Masuk angin, keluhan khas orang Indonesia

Meski termasuk gangguan kesehatan yang cukup sering dijumpai, ternyata masuk angin tidak dikenal dalam dunia medis. Menurut dr. Alberta Jesslyn Gunardi, BMedSc(Hons) dari KlikDokter, keluhan khas masyarakat Indonesia ini sebenarnya disebabkan oleh beberapa hal.

“Infeksi virus, kondisi tubuh yang beraktivitas secara berlebihan, dan sindrom dispepsia atau gangguan pencernaan adalah beberapa di antaranya,” kata dr. Jesslyn.

Penjelasan medis yang paling mendekati untuk masuk angin adalah sekumpulan flu-like symptoms atau gejala serupa flu. Ini sering kali dirasakan sebagai gejala awal dari infeksi virus (biasanya common cold). Kondisi medis lainnya yang cukup menyerupai masuk angin adalah gangguan pencernaan, seperti dispepsia.

Ditambahkan oleh dr. Reza Fahlevi dari KlikDokter, apa yang disebut masuk angin ini juga disebabkan oleh aerofagia. Kondisi ini terjadi ketika seseorang banyak menelan udara selama beraktivitas. 

Cara mencegah masuk angin usai disiram water cannon

Water cannon adalah alat yang bisa menembakkan air dalam tekanan yang tinggi dan cepat, biasanya lebih dari puluhan meter. Selain terdorong, pendemo yang terkena lontaran air bertekanan tinggi ini dapat mengalami masuk angin karena basah dalam waktu yang lama. 

Untuk menghindarinya, ada beberapa cara yang bisa Anda dan peserta demo lakukan, yaitu:

  • Tingkatkan daya tahan tubuh, cukup tidur dan makan dulu!

Ini adalah faktor yang paling penting untuk mencegah masuk angin. Cara meningkatkan daya tahan tubuh pun tak sulit. 

Sebelum ‘terjun’ ke jalanan, jangan lupa untuk tidur dengan waktu yang cukup, makan makanan yang bergizi, dan cukupi kebutuhan cairan (air putih). Bila perlu, konsumsi suplemen vitamin C.

  • Jangan lupa bawa baju ganti dan handuk kecil 

Langkah ini juga krusial. Memakai pakaian basah dan lembap dalam waktu yang lama akan membuat tubuh kedinginan dan tak nyaman. Hawa dingin akan menurunkan daya tahan tubuh, sehingga Anda mudah terinfeksi virus influenza

Bawalah pakaian ganti serta handuk bersih yang dimasukkan ke dalam kantong plastik dan simpan dalam tas Anda. Ganti dengan pakaian baru saat pakaian lama sudah basah, dan keringkan bagian tubuh yang basah, terutama rambut, dengan handuk tersebut. 

  • Isi perut dengan makanan kecil

Perut kosong dalam waktu lama juga bisa memicu timbulnya gejala masuk angin. Jadi, jangan lupa bawa camilan, seperti roti atau biskuit, untuk mengisi perut jika tak sempat makan dalam porsi besar. 

  • Beri jeda untuk tak berbicara keras/ teriak terus-menerus

Terlalu lama bicara dan berteriak dapat meningkatkan volume udara yang masuk ke dalam perut. Jika terlalu banyak udara yang masuk, risiko perut kembung akan semakin tinggi! 

Berikan waktu istirahat untuk tidak terus-menerus berbicara dan berteriak. Jangan lupa juga minum air putih di sela menyuarakan aspirasi Anda!

  • Konsumsi makanan dan minuman hangat setelah unjuk rasa

Pilih minuman atau makanan berkuah hangat untuk meningkatkan metabolisme, melancarkan sirkulasi darah, serta menenangkan saraf dan otot. 

Sensasi hangatnya mampu membuat tubuh lebih nyaman setelah terkena siraman air dingin dari water cannon. Anda bisa mencoba minuman alami berbahan dasar jahe dan madu.

  • Hindari kunyah permen karet dan minuman bersoda

Saat berunjuk rasa, jangan meningkatkan risiko masuk angin dengan mengunyah permen karet ataupun minum minuman bersoda. Keduanya bisa menyumbang udara ke dalam tubuh. Alhasil, udara yang masuk ke lambung melahirkan keluhan perut kembung.

  • Bawa obat-obatan 

Tak ada salahnya membawa obat-obatan untuk mengatasi gejala masuk angin, misalnya obat cair herbal, obat sakit kepala, antasida, ataupun minyak kayu putih. Obat-obatan tersebut dapat mencegah gejala masuk angin bertambah parah. 

Itu dia cara yang bisa dilakukan untuk mencegah masuk angin setelah disiram water cannon saat ikut demo mahasiswa. Jika cara di atas sudah dilakukan, tapi gejala masuk angin tetap muncul, jangan lupa untuk konsumsi obat telah dibawa dan istirahatkan tubuh. Segera pergi ke fasilitas kesehatan atau minta bantuan medis apabila kondisi Anda semakin memburuk saat demo.

[HNS/ RH]

0 Komentar

Belum ada komentar