Sukses

6 Minuman Pendamping Sarapan yang Baik untuk Kesehatan

Keenam jenis minuman pendamping sarapan ini baik untuk menjaga kesehatan dan menghindari bahaya kegemukan.

Klikdokter.com, Jakarta Pilihan minuman yang tepat saat sarapan juga bisa memberikan asupan nutrisi penting. Ada minuman pendamping sarapan yang baik untuk kesehatan dan membantu berat badan tetap stabil.

Sarapan sehat adalah bahan bakar untuk memulai hari. Selain mampu menyokong kebutuhan nutrisi untuk beraktivitas, sarapan juga berperan mengendalikan rasa lapar, sehingga Anda tidak kalap saat waktu makan siang tiba.

Pemilihan minuman pendamping sarapan sama pentingnya dengan menu makan sarapan. Jenis minuman tertentu dapat menyokong asupan nutrisi, menjaga kecukupan energi, hingga menghindari risiko kegemukan. Apa saja contoh minuman yang kaya akan manfaat ini?

  1. Susu

Populer diminum pada pagi hari, susu memang memiliki banyak manfaat. Segelas susu rendah lemak setidaknya mengandung 8 gram protein sebagai zat pembangun dan penyokong otot, 0,2 gram lemak sebagai sumber energi, serta mampu memenuhi 30 persen kebutuhan kalsium harian.

Bagi yang tidak terlalu suka susu sapi, punya alergi, atau menerapkan pola makan vegan, susu berbahan dasar nabati seperti susu kedelai atau susu almon bisa menjadi alternatif.

  1. Air putih

Baik sarapan, makan siang, makan malam, atau waktu-waktu di antara, Anda wajib minum air putih. Tidak hanya untuk menjaga hidrasi tubuh, segelas air putih yang diminum sebelum makan mampu menjaga porsi makan agar tidak berlebihan.

Asupan air putih sepanjang hari juga perlu diperhatikan. Setiap orang dewasa dianjurkan untuk minuman setidaknya 2 liter air setiap harinya. Jika kurang dari itu, ada potensi turunnya konsentrasi dan tubuh rentan dehidrasi.

1 dari 2 halaman

Selanjutnya

  1. Air lemon

Bosan dengan air putih yang rasanya tawar? Anda bisa membuat infused water dengan memasukkan irisan lemon untuk menambah kesegaran.

Lemon mengandung vitamin C yang jumlahnya melimpah, sangat baik untuk menjaga daya tahan tubuh. Selain lemon, Anda juga bisa menambahkan daun mint, timun, jahe, atau stroberi.

  1. Kopi atau teh

Segelas kopi atau teh ternyata juga bisa dijadikan teman untuk mendampingi menu sarapan Anda. Kafein dalam teh dan kopi mampu memberikan suntikan energi serta mengusir kantuk saat mengawali hari.

Perhatikan asupannya, jangan sampai berlebihan. Untuk waktu sarapan, cukup secangkir saja (setara dengan 240 cc). Dengan takaran tersebut, konsumsi kafein akan terjaga. Pastikan juga gula yang ditambahkan tidak berlebihan.

  1. Smoothie

Smoothie sudah lama menjadi pilihan sarapan praktis nan bernutrisi. Selain mengandung banyak air untuk menjaga tubuh dari dehidrasi dan kaya akan nutrisi, smoothie juga mampu memberikan rasa kenyang, sehingga porsi makan tidak berlebihan.

Salah satu contoh campuran smoothie adalah stoberi, blackberry, yoghurt tawar (plain), pisang, susu, atau apa pun sesuai selera.

  1. Air kelapa

Air kelapa juga bisa menjadi pilihan minuman sehat sarapan. Air kelapa muda merupakan sumber serat, elektrolit, protein, karbohidrat, vitamin C, dan beberapa mineral penting lainnya seperti magnesium, mangan, potasium, dan kalsium. Air kelapa juga bisa menjadi bahan campuran smoothie, lo!

Yang sebaiknya tidak diminum

Minuman memang menjaga hidrasi, tetapi ada baiknya saat sarapan Anda menghindari minuman bersoda (atau minuman yang tinggi kandungan gula rafinasi lainnya), minuman berenergi, minuman beralkohol, atau kopi yang diminum saat perut kosong. Semua jenis minuman tersebut malah bisa menyebabkan dehidrasi dan bisa berpotensi timbulkan kecemasan.

Mulai besok lengkapi sarapan Anda dengan jenis-jenis minuman pendamping yang disebutkan di atas. Tak hanya baik untuk kesehatan, tetapi juga membantu menjaga berat badan tetap stabil serta menjaga hidrasi tubuh. Pastikan juga menu makanan sarapan yang dipilih juga sehat. Kalau menu makan dan minuman dua-duanya sehat, hasilnya pasti akan lebih optimal, apalagi jika dilakukan secara rutin!

(RN/ RVS)

0 Komentar

Belum ada komentar